Arti Penjelasan Status Paket Pengiriman Luar Negeri USPS dan EMS

Beberapa minggu yang lalu, saya membeli barang dari luar negeri, tepatnya dari Amerika Serikat. Bukan dari penjual2 di situs Amazon, namun dari penjual di situs pribadi. Agak deg-degan, karena tanpa pihak ke-3 (di Indonesia laiknya Bukalapak, Tokopedia atau rekber Kaskus), jika terjadi sesuatu pada barangnya uang Anda bisa tidak kembali.

Setelah menyelesaikan proses pembayaran, lazimnya penjual akan segera mengirimkan barang pada 2-3 hari setelahnya. Saya menggunakan jasa pengiriman USPS – United States Postal Service, atau pak POS nya Amerika Serikat. Ada opsi kurir pengiriman (swasta) lain, seperi DHL atau Fedex, namun biayanya lebih mahal, hampir 2x lipat.

A. Perhitungan Bea Masuk Barang Impor

Sekedar info, untuk barang yang saya pesan, dimensinya seukuran amplop surat panjang dengan berat < 0,5 kg saja biayanya sekitar $45. Jika menggunakan Fedex biayanya membengkak hingga $75. Perlu diingat, bahwa biaya pengiriman itu termasuk kena pajak/bea masuk. Bukan hanya harga barangnya saja. Rumusnya (CMIIW) :

Nilai Pabean = Cost/FOB  (nilai barang) + Insurance (asuransi) + Freight (ongkos kirim)

1. Nilai pabean : Nilai yang digunakan sebagai dasar untuk penghitungan biaya bea masuk dan pungutan dalam rangka impor lainnya.

2. Cost/FOB : Nilai barang yang tercantum di faktur/nota pembelian.

3. Insurance (asuransi) : Nilai yang tercantum dalam polis asuransi. Jika tidak ada maka dianggap nihil (0).

Loading...

4. Freight : Biaya ongkos kirim sampai ke bandara/lokasi tujuan.

Kalau dulu barang terbebas dari bea masuk asal total nilai diatas (nilai pabean) dibawah $50. Namun peraturan terbaru Perdirjen No. PER-2/BC/2017 pada Maret 2017, nilainya ditingkatkan menjadi dibawah $100.

Perhitungan lainnya yaitu melibatkan pajak barang mewah (BM), pajak PPN, pajak PPh dan pajak PPnBM.

1. Pajak barang mewah (BM) dapat dilihat di halaman : BTKI (Buku Tarif Kepabeanan Indonesia). Tinggal isikan saja nama barangnya (sebelumnya pilih mau dalam uraian bahasa Indonesia/Inggris). Nanti akan muncul listnya. Umumnya berkisar antara 0%-20%. Misalnya ponsel, yang pajak BM nya 0%, atau baterai. Persentase pajaknya akan muncul di kolom BM Tax.

2. Pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) : yang nilainya 10%.

3. Pajak PPh (Pajak Penghasilan) : 7,5% (jika punya NPWP) atau 15% (jika tidak punya NPWP).

4. Pajak PPnBM (Pajak PPn Barang Mewah) : Berkisar antara 20-75%. Yang tergolong barang mewah itu seperti pesawat, kapal pesiar, mobil mewah, dan perhiasan (termasuk emas, berlian, tas, sepatu dan jam tangan bermerek).

Baca jugaContoh Perhitungan/Cara Menghitung Bea Masuk Impor

B. Penjelasan Status Paket Kiriman USPS

Kembali ke topik, setelah menunggu 2-3 hari, barang saya telah didaftarkan ke PT POS nya Amerika. Berikut contoh model halaman trackingnya :

Contoh pelacakan (tracking) pengiriman USPS ke Indonesia (Foto : dokumentasi pribadi)

Tahapan-tahapan di statusnya meliputi :

Loading...

A. Accepted At USPS Origin Facility : Artinya paket kiriman telah berhasil didaftarkan pada kantor pos cabang di USPS. Nomor track nya keluar dan bisa terlacak.
B. Arrived At USPS Regional Facility : Artinya paket kiriman sudah tiba di kantor pos cabang utama USPS (region/wilayah/propinsi).

C. Arrived At Facility : Artinya paket kiriman sudah tiba di tempat pemberangkatan. Karena pesanan saya dari Amerika yang akan dikirim ke wilayah Asia, umumnya akan diberangkatkan dari wilayah pantai barat Amerika, yakni dari California/San Fransisco. Jika pesanan dikirim ke wilayah Eropa, umumnya akan dikirim dari wilayah2 Negara bagian pantai timur Amerika.
D. Processed Through Facility : Artinya paket kiriman sementara diproses di tempat pemberangkatan. Barang2 akan dipilah, mana benda2 yang berbahaya (seperti baterai, parfum, dsb) akan dikelompokkan/dikemas lagi.

E. In Transit To Destination : Paket kiriman sudah sampai di Negara transit. Umumnya paket kiriman/kargo dari Amerika akan transit di pantai pesisir timur Asia, seperti Taiwan, Hongkong, Jepang atau Korea Selatan.
F. Processed Through Facility : Paket kiriman sudah sampai di Negara tujuan (Jakarta, Indonesia).

G. Held In Customs : Paket kiriman diperiksa/ditahan di Kantor Bea Cukai Pusat. Ini yang kadang bisa lama. Barang2 yang kena pajak (bernilai) otomatis akan lebih lama diprosesnya ketimbang barang2 yang tidak kena pajak. Untuk barang yang kena pajak/bea masuk umumnya bisa makan waktu 3-7 hari, karena akan dihitung biaya/kalkulasinya.
H. Arrival At Post Office : Paket kiriman sudah diteruskan ke kantor pos daerah. Tinggal menunggu waktu saja untuk dikirimkan ke rumahmu. Namun apabila paket kirimanmu kena pajak, mereka (PT POS Indonesia) akan mengirimkan surat panggilan terlebih dahulu, yang berisi kalkulasi biaya penebusan pajak bea masuk.

I. Delivered : Paket kiriman sudah tiba/diantarkan oleh kurir Pos Indonesia (jaringan EMS) ke rumah saya.

Kamu nantinya akan disuruh menebus dan mengambil paket kirimannya sendiri di kantor pos. Namun saat ini kalau tidak salah, biasanya mereka hanya akan menelponnya saja untuk konfirmasi, dan petugas/pak posnya akan langsung mengantarnya ke rumahmu.

C. Penjelasan Status Paket Kiriman EMS – Express Mail Service/Indonesian Post

Nah, setelah masuk di tahap Processed Through Facility, umumnya paket kirimanmu juga sudah bisa dilacak lewat halaman track Pos Indonesia. Atau bisa juga dilacak/ditrack lewat halaman Express Mail Service, EMS Pos Indonesia (jika Anda menggunakan jenis paket pengiriman USPS Express Mail). Berikut contoh model halaman trackingnya :

Contoh pelacakan (tracking) EMS POS Indonesia (Foto : dokumentasi pribadi)

Tahapan-tahapan di statusnya sendiri meliputi :

A. Posting/Collection : Paket kiriman sudah didaftarkan dan sementara diproses untuk dikirimkan ke Negara tujuan (sudah masuk kantor USPS/EMS)
B. Arrival at outward OE (Outward office of Exchange) : Paket kiriman sudah berada dalam kantor bea cukai bandara. Ini seperti titik dimana penumpang yang sedang berjalan melewati bea cukai bandara. Seharusnya dalam 1-3 hari proses ini akan selesai. Jika ada masalah seperti paket kiriman berbahaya atau barang yang dilarang, maka paket akan dikembalikan ke pengirimnya.
C. Departure from outward OE : Paket kiriman sudah berangkat dari negara pengirim menuju Indonesia.

D. Arrival at inward OE : Paket kiriman Anda sudah tiba di Negara tujuan (Indonesia) dan sedang diurus bea cukai.
E. Departure from inward OE Adpis 000052 : Artinya paket kiriman sedang diantar ke kantor pos tujuan penerima. Ini merupakan kode pos dari kantor pos selanjutnya, dan 000052 merupakan nomor Adpis, yaitu nomor paket ke lokasi tersebut.
F. Airport Handling : Pihak bandara udara sedang membongkar kargo dan mensortir paket kiriman Anda.

G. Penerimaan Dokumen / Accepted by Customs (untuk detail proses di Bea & Cukai klik link di bawah ini : www.beacukai.go.id/barangkiriman.

Paket kiriman Anda sedang diperiksa di kantor pos/kantor bea cukai. Untuk saat ini, paket kiriman di luar wilayah Jabodetabek akan langsung dikirim ke kantor pos/bea cukai tujuan terlebih dahulu. Berbeda jika menggunakan DHL atau Fedex, semua barang akan tertahan di kantor bea cukai pusat di Jakarta.

Ini yang kadang membutuhkan proses berhari-hari. Apalagi paket kiriman tidak disertai invoice/nota pembelian, sehingga pihak bea cukai sulit untuk menentukan tarifnya. Atau paket kiriman Anda membutuhkan izin impor khusus dari kementerian terkait.

Perlu diingat, sebenarnya bukan pihak bea cukai yang menahan paket kiriman Anda. Mereka hanya menentukan berapa biaya yang harus ditebus, berapapun itu, selama Anda sanggup bayar, prosesnya akan sangat cepat. Kecuali Anda mengajukan keberatan atas penentuan tarif bea masuknya.

Yang menahan barang Anda sebenarnya adalah pihak kementerian terkait. Contohnya beberapa merek ponsel/barang elektronik, dimana barang2 tersebut tidak semuanya diizinkan untuk masuk Indonesia. Atau bisa jadi barang yang Anda impor itu dilarang, seperti obat-obatan, buku/majalah yang terindikasi berbau porno, judi, paham terorisme, atau kaset CD/DVD.

Tidak semua barang luar Negeri bisa di impor masuk lewat jalur resmi (bea cukai), sekalipun itu untuk konsumsi pribadi. Kalaupun ada yang bisa tembus, itu lewat jalur ilegal (ada orang dalam, dibawa sendiri atau lewat kapal perbatasan).

Contoh tracking beacukai.go.id/barangkiriman (Foto : dokumentasi pribadi)

H. Processing document by Customs : Pihak perwakilan bea cukai sedang mengecek dokumen barang yang dikirim dalam paket kiriman.
I. Release / Release by Customs : Pihak perwakilan bea cukai sudah meloloskan/menyetujui paket kiriman Anda.
J. Cetak Invoice / Arrival at Collection Point For Pick-up : Jika ada biaya bea masuk, maka akan dikeluarkan nota tagihannya. Paket kiriman akan dikumpulkan oleh petugas untuk di jemput/dibawa ke kantor pos tujuan.

K. Departure from inward OE Adpis 000046 : Artinya paket kiriman sedang diantar ke kantor pos tujuan penerima. Ini merupakan kode pos dari kantor pos selanjutnya, dan 000046 merupakan nomor Adpis, yaitu nomor paket ke lokasi tersebut.
L. Arrival at delivery/Transit Office : Tiba di kantor pos tujuan, tempat paket kiriman akan diserahkan.
M. Item Out for Physical Delivery : Paket pesanan dikeluarkan dari kantor pos untuk dikirim ke rumah Anda. Saat ini paket kiriman sudah berada di kurir, dan akan segera sampai di alamat penerima dalam hitungan jam.

Pada tahap ini, kalau barang tidak dikenakan bea masuk, maka paket kiriman akan dikirim langsung ke alamat tujuan. Namun kalau kena bea masuk biasanya akan dikirim semacam surat panggilan/telepon, dan Anda harus mengunjungi kantor yang ditunjuk, serta melakukan pembayaran pajak masuk barang sekaligus pengambilan barangnya. Jika dalam 2 minggu tidak diambil, maka barang akan dikembalikan ke pengirim.

N. Final Delivery : Paket kiriman yang diantarkan kurir pak pos sudah tiba di rumah Anda. Pada saat menerima paket kiriman di rumah, saya diharuskan untuk membayar biaya bea pelalubean (biaya bungkus ulang dan materai) sebesar Rp.20.000,- kepada kurir pos nya.

D. Tipe-Tipe Paket USPS

USPS Priority Mail merupakan jenis paket kiriman yang paling banyak digunakan orang karena harganya yang terjangkau

Sebagai info, terdapat beberapa jenis paket pengiriman yang lazim digunakan oleh penjual dari Amerika Serikat untuk mengirim barang dagangannya ke pembeli yang tersebar di seluruh dunia. Berikut ini pilihan paket yang digunakan jika menggunakan USPS – United State Postal Service (Pos nya USA) :

1. USPS First Class Mail : Paket yang dikirim melaui Kantor Pos Amerika Serikat (USPS). Ini adalah jenis kiriman Pos Amerika yang paling standard/murah, karena biayanya yang murah namun tetap reliable.

Untuk paket kiriman yang bernilai murah, atau yang tidak memerlukan pengiriman dengan cepat, jenis paket pos ini bisa Anda pilih. Kekurangan dari USPS First class mail adalah tidak disertai dengan tracking number internasional, sehingga ketika paket sudah keluar dari wilayah Amerika (seperti di Negara transit atau sudah sampai ke Negara tujuan), maka paket kiriman sudah tidak bisa dilacak/ditracking lagi.

Contoh nomor resi/trackingnya USPS First Class Mail seperti LK123456xxxUS, LN123456xxxUS. Waktu pengiriman untuk USPS First Class Mail umumnya berkisar antara 28-35 hari sejak dikirim.

2. USPS Priority Mail : Ini adalah jenis paket kiriman melalui Pos Amerika yang lebih cepat di banding USPS First Class Mail. USPS Priority Mail banyak dipilih untuk mengirimkan barang yang lebih “berharga” dan waktu pengiriman yang lebih cepat.

Keunggulan USPS Priority Mail adalah menyediakan kode pelacakan/tracking number yang berlaku internasional, sehingga keberadaan paket kiriman bisa dilacak dimana pun posisinya berada, hingga paket diterima oleh pemesannya.

USPS Priority Mail juga merupakan paket kiriman yang paling banyak digunakan orang, karena adanya fasilitas Tracking number tadi; sehingga baik penjual maupun pembeli sama-sama bisa melacak keberadaan paket. Paket ini juga bisa di lacak lewat traking POS Indonesia apabila sudah masuk wilayah Indonesia, karena POS Indonesia dan USPS merupakan anggota jaringan EMS Dunia (kantor Pos Negara) dengan 182 anggota.

Contoh nomor resi/trackingnya USPS Priority Mail seperti : CJ471153xxxUS, CA123456xxxUS. Waktu pengiriman untuk USPS Priority Mail umumnya berkisar antara 14-21 hari sejak dikirim.

3. USPS Express Mail : USPS Express Mail ini sama/setara dengan EMS (Express Mail Service). USPS Express Mail adalah jenis paket pengiriman yang paling cepat yang bisa dilayani oleh USPS. Kecepatan pengirimannya bisa setara jasa kurir pengiriman swasta internasional, seperti Fedex, DHL atau UPS.

Paket ini biasanya dipilih untuk pengiriman yang ingin diterima dengan lebih cepat, atau yang memiliki dimensi & berat yang lebih besar sehingga tidak bisa dikirim dengan USPS Priority Mail. Paket ini bisa di lacak lewat traking POS Indonesia apabila sudah masuk wilayah Indonesia.

Contoh nomor resi/trackingnya USPS Express Mail seperti : EA123456xxxUS, ES123456xxxUS. Waktu pengiriman untuk USPS Express Mail umumnya berkisar antara 3–7 hari sejak dikirim.

Baca juga : Contoh Perhitungan/Cara Menghitung Bea Masuk Impor

Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

6 Responses to Arti Penjelasan Status Paket Pengiriman Luar Negeri USPS dan EMS

  1. Junita Riska says:

    Kak, status pengiriman saya di USPS “Your item departed a transfer airport in SOEKARNO-HATTA INTL, JAKARTA, INDONESIA on March 21, 2018 at 5:45 pm. The item is currently in transit to the destination. ” padahal kan udah sampe INA, sampai sekarang 23 Maret tulisannya masih transit? Bukan “Arrival at Inward OE”

    • Herman Tan says:

      Hi Junita,
      Tunggu saja sampai 3 hari, memang seringkali ada keterlambatan dalam menginput data. Apalagi jika ambil paket USPS yang paling murah.
      Kalau masih belum diupdate, kemungkinan barangnya kena tahan pihak bea cukai.

  2. Stepvani says:

    Terima kasih, artikelnya sangat membantu dan bermanfaat 😊 saya mau tanya apa kalau ada status Cetak Invoice / Arrival at Collection Point For Pick-up itu berarti PASTI kena pajak? Terima kasih

    • Herman Tan says:

      Hi Stepvani,
      Status tersebut belum pasti kena pajak bea masuk, karena semua barang yang masuk pasti akan ada keterangan/tahapan cetak invoicenya.
      Namun sudah pasti akan kena biaya pelalubeanan sebesar Rp.20.000,- jika menggunakan Pos Indonesia.
      Jika menggunakan DHL/Fedex, istilahnya “biaya handling”, yang lebih mahal sekitar 50-75 ribu.

  3. Intan says:

    baru beli RC Kit / Remote Control di Rcmart.com Hongkong
    Senilai 162 USD + 44 USD Ekpedisi .

    udah tentu kena pajak dll ya pak?
    kalo kena pajak berapa yg harus di bayar kira2 ?

    • Herman Tan says:

      Hi Intan,
      Ekspedisinya menggunakan kurir apa? DHL, Fedex, atau EMS?
      Kalau seharga itu, nilai FOB nya sudah pasti kena bea masuk.
      Tinggal dihitung saja estimasinya, yakni :

      Nilai pabean : $166 + FREIGHT $44 + ASURANSI (210 x 0,5%) = $211,05 (pembulatan saja ke 210 biar mudah dihitung).
      Pajak BM : Apa jenis barang yang dibelinya. Mainan remot kontrol? Coba cek di halaman BTKI, berapa pajak berjenis mainan. Linknya sudah ada di artikel. Namun contoh saja katakanlah pajaknya 10%, JADI ($210 – $100 (pembebasan bea masuk) x 10% (nilai pajak mainan remot kontrol) = $11

      PPN : ($210 – $100) X 10% = $11
      PPh : ($210 – $100) x 15% = $16,5 Diasumsikan Intan tidak punya NPWP (Non WP).
      PPnBM : 0 (Mainan tidak termasuk kategori Barang Mewah)

      TOTAL = $11 + $11 + $16,5 + $0 = $38,5 (sekitar 519.750 jika pakai kurs 13.500)
      Tambah biaya pelalubeanan/jasa handling, ini tiap kurir bervariasi. Kalau lewat POS Indonesia Rp.20.000,-. Kalau lewat DHL Rp.50.000 s/d Rp.75.000,-

      Kira2 seperti itu model perhitungannya, paling penting itu menentukan berapa nilai pajak BM nya. Untuk ponsel dan baterainya sendiri pajaknya malah 0%.

      Semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

error: eits, mau ngapain nih?
Loading...