Benarkah Terpotong Pisau Pertanda Tidak Baik?

Ada banyak tanda-tanda pada seseorang jika anggota keluarga atau kerabat dekatnya akan menghadapi musibah/kesialan dalam waktu dekat. Beberapa tanda yang sering dianggap orang sebagai “tanda awal” adalah terpotong/teriris pisau dapur saat mengiris bawang/sayuran, ketusuk jarum saat menjahit, gelas terjatuh dan pecah saat dipegang, sampai bola mata yang sering bergerak sendiri.

Mitos ini banyak berkembang awalnya pada masyarakat Tionghoa sendiri, tetapi lama kelamaan sudah menyebar sampai ke masyarakat non tionghoa, dan percaya atau tidak, sangat banyak diantara mereka yang mempercayai akan hal tersebut. Bahkan tanda awalnya pun sudah bervariasi, tetapi umumnya seperti contoh-contoh diatas.

Pada peristiwa seperti itu, tidak ada yang tahu pasti, benarkah “tanda awal” itu ada? Mungkin hanya orang yang benar-benar mengalaminya sendiri yang akan tahu, yang memiliki hubungan emosional atau kedekatan batin dengan anggota keluarga atau kerabat dekatnya yang akan menghadapi musibah/kesialan tersebut, seperti Ibu dan anak, atau saudara kembar yang konon memiliki ikatan batin yang kuat sejak lahir.

Loading...

The following two tabs change content below.

3 Responses to Benarkah Terpotong Pisau Pertanda Tidak Baik?

  1. benar sekali sob, kalau udah terpotong pisau jelas tidak baik, sakit dan berdarah

    soal keterkaitan dengan kejadian lain, belum bisa dipastikan.

  2. Sugeng says:

    Kadang nyambungnya kan disambung-sambungkan sendiri. Contoh gelas jatuh dan pecah, mestinyaitu hal yang biasa. Namun setelah ada keluarga yang meninggal dunia, jadinya dihubung-hubungkan. “Ooo… tadi aku menjatuhkan gelas, tak lama ada keluarga yang meninggal. Jadi itu pertanda ya toh ?!?” Itu biasanya yang diungkan oleh mereka yang pecaya.

    Salam hangat serta jabat erat selalud ari Tabanan

  3. Suka Tawa says:

    Awalnya tahyul.
    Tapi klo dipercaya ya mungkin bisa jadi kenyataan, karena orang yang bersangkutan jadi gugup dan gelisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Loading...