Category Archives: Dewa Dewi

Inilah 8 Dewa Rezeki Cai Shen Yang Dipercaya Etnis Tionghoa

Masyarakat Tiongkok dan perantauannya, termasuk yang ada di Indonesia (Tionghoa) pada umumnya mempercayai adanya Dewa Rezeki (Hanzi : 财神; Pinyin : Cáishén) yang bertugas untuk memberikan harta dan kekayaan kepada umat manusia. Hal ini dapat dilihat pada setiap perayaan Tahun Baru Imlek; dimana terdapat banyak simbol pernak-pernik yang berkaitan dengan Dewa Rezeki (tampak ilustrasi diatas), seperti Angpao dan Kimpo (uang emas tiruan; 金元寶; Jin yuanbao). Banyaknya kelenteng yang terdapat patung Dewa Rezeki juga menandakan betapa pentingnya Dewa Rezeki dalam kehidupan masyarakat Tionghoa.

20 Ajaran Welas Asih Dewi Kwan Im

Dewi Kwan Im (Hanzi : 觀音娘娘/觀世音; Pinyin : Guānyīn niángniáng/Guānshìyīn) adalah Dewi Welas Asih yang populer dipuja masyarakat Tiongkok dan perantauannya  di dunia. Sebutan ‘Kwan Im’ sendiri berasal dari dialek Hokkian yang umum dipergunakan mayoritas etnis Tionghoa di Indonesia.

Siapakah Sebenarnya penguasa San Guan Da Di Itu

San Guan Da Di (Hanzi : 三官大帝), dalam dialek Hokkian disebut Sam Kwan Tai Te; atau secara umum juga dikenal dengan sebutan San Jie Gong (Hanzi : 三界公) terdiri dari tiga pejabat. Pemujaan terhadap San Guan Da Di ini adalah pengaruh dari Taoisme, yaitu pemujaan terhadap ketiga penguasa alam, yakni :  Alam Langit, Alam Bumi dan Alam Air.

Fu De Zheng Shen

Fu De Zheng Shen (Hanzi : 福德正神; Hokkian : Hok Tek Cin Sin) adalah Dewa Bumi atas kemakmuran dan jasa; merupakan salah satu Dewa dalam agama Tao yang sering dianggap sama atau merupakan nama resmi dari Dewa Bumi atau sering disebut Tu Di Gong (土地公).

Asal Usul Dewa Zhong Kui

Dalam Kepercayaan Masyarakat Tiongkok, terdapat seorang Dewa yang bertugas untuk menangkap dan membasmi setan serta berbagai macam roh jahat yang mengganggu kehidupan manusia di Bumi. Dewa tersebut adalah Zhong Kui [钟馗]. Menurut legenda, Beliau adalah seorang tokoh yang pernah hidup pada zaman dinasti Tang tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Tang Xuanzong [唐玄宗] 712-756 Masehi.

Dewi Jiu Tian Xuan Nu

Jiu Tian Xuan Nu (九天玄女) merupakan salah satu Dewi Besar Agama Tao. Jiu Tian Xuan Nu adalah Dewi yang sering membantu pahlawan-pahlawan. Konon, cerita pada jaman raja satria Huang Ti yang pernah mengajarkan rakyat menanam palawija. Sebelum Huang Ti menyatukan negara, Beliau pernah perang dasyat melawan Je Yu. Je Yu itu adalah sebangsa hewan yang aneh, badannya merupakan binatang tapi dia memakai bahasa manusia, juga makan batu dan pasir untuk hidup. Je Yu ini biasa disebut badan kuningan kepala besi.

Lie Lo Cia (Li Ne Zha)

Lie Lo Cia atau Li Ne Zha (Hanzi : 哪吒; Pinyin : Nǎ zhā) sering disebut juga dengan Sam Thay Cu (Hanzi : 三太子; Pinyin : San Tai Zi); Ia adalah putra ketiga Li Jing yang bergelar Li Tian Wang. Gelarnya adalah Tiong Tan Goan Swee (Hanzi : 中壇元帥; Pinyin : Zhong Tan Yuan Shuai) atau Jendral Panggung Tengah. Sering pula disebut dengan Thay Cu Ya (Tai Zi Ye).

Dewa Er Lang Shen

Menurut sejarah, Er Lang Shen (二郎神; Hokkian : Ji Long Sin) adalah putra dari seorang gubernur dari propinsi Sichuan yang hidup pada jaman Dinasti Qin, dengan nama Li Bing. Pada waktu itu Sungai Min (Minjiang, salah satu cabang Sungai Yang Zi yang bermata air di wilayah Sichuan) seringkali mengakibatkan banjir di wilayah Guankou (dekat Chengdu). Sebagai gubernur yang peka akan penderitaan rakyat, Li Bing segera mengajak putranya Li Er Lang meninjau daerah bencana dan memikirkan penanggulangannya.

Legenda 8 Dewa (Baxian)

Legenda terkenal “8 Dewa (Hanzi : 八仙; Pinyin : Baxian) Menyebrangi Lautan” berasal dari Penglai (蓬莱), Kota Yantai, Propinsi Shandong, Tiongkok. Diceritakan 8 Dewa tidak menggunakan perahu untuk menyeberangi lautan, melainkan menggunakan kesaktian mereka. Paviliun Penglai yang terkenal di dunia, terletak di bukit Danyasan di dekat lautan, sebelah utara kota Penglai. Dibangun tahun 1061 pada tahun ke 6 masa pemerintahan Kaisar Jiayou dari Dinasti Song. Total areanya seluas 1,89 km², terdiri dari 6 kompleks bangunan, yaitu Paviliun Penglai, Istana Tianshou, Istana Longwu, Klenteng Luzu, Klenteng Sanqing dan Klenteng Mituo.

Jiang Ziya

Lu Shang (呂尚) umumnya dikenal dengan nama Jiang Ziya (姜子牙) atau Jiang Shang (姜尚), adalah salah seorang pendiri negara bagian Qi. Sebagai penasihat utama Raja Wen dan Raja Wu dari Zhou, ia memegang peranan penting dalam mengalahkan negara bagian Shang dan Yin. Ia adalah kepala komandan militer dan pendiri Dinasti Zhou Barat. Setelah Raja Wu mendirikan Dinasti Zhou, Lu Shang dianugerahi wilayah Qi, yang kemudian berkembang menjadi negara yang kuat selama Zaman Musim Semi dan Gugur dan Periode Negara Berperang. Sebagai pendiri negara Qi, gelar anumertanya adalah Adipati Tai dari Qi (Hanzi : 齊太公; pinyin: Qí Tài Gōng).

Loading...