Category Archives: Kuliner Tionghoa

7 Jenis Teh Tiongkok Yang Perlu Anda Ketahui

Teh adalah minuman Nasional di Tiongkok. Selain sangat menonjol sebagai budaya di Tiongkok, minuman teh juga diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga ini membuatnya menjadi minuman yang sangat populer di seluruh dunia. Terdapat beberapa jenis teh Tiongkok, bervariasi pada tingkatan dan proses pengolahannya.

Inilah 3 Makanan Halal di Tiongkok Yang Perlu Anda Coba

Di Tiongkok, kata ‘halal’ disebut dengan Qingzhen Cai (清真菜). Produk makanan halal mudah didapatkan di kebanyakan kota besar Tiongkok yang memiliki populasi umat Muslim. Restoran kecil dan warung halal juga bertebaran di kota besar dan kecil karena banyaknya pendatang Muslim dari daerah Tiongkok barat.

Rou Jia Mo; Hamburger dari Tiongkok

Hamburger, atau roti isi daging, pertama di dunia bukanlah berasal dari Amerika Serikat, Jerman, atau negara Eropa lainnya, melainkan dari Tiongkok! Ya, Rou Jia Mo (肉夹馍; ròujīamó), yang merupakan hamburger pertama di duna ini berasal dari jaman Dinasti Qin (221 SM – 207 SM), dan sekarang telah menjadi jajanan kaki lima terpopuler di Tiongkok.

Mengenal Bubuk 5 Rempah Tiongkok; Wu Xiang Fen

Bubuk lima rempah Tiongkok, atau dalam bahasa Inggris nya lebih dikenal sebagai Chinese five spices powder (五香粉; wǔ xiāng fěn) merupakan campuran dari 5 macam rempah yang digunakan dalam masakanTiongkok (Chinese food). Saya pribadi tidak paham keberadaan bumbu satu ini sampai saya tinggal di luar negeri dan mau tidak mau harus memasak sendiri di rumah.

Inilah 5 Hal Tentang Arak Tradisional Tiongkok Yang Perlu Anda Ketahui

Arak (Hanzi : ; pinyin : jiǔ) adalah adalah minuman khas yang tidak terpisahkan dari kebudayaan Tiongkok. Disana, arak memiliki sejarah yang jauh lebih panjang dibanding sejarah teh. Pada tahun 1986, sebuah botol arak yang ditemukan di Propinsi Henan, diketahui telah berusia lebih dari 3000 tahun. Mulai dari acara jamuan makan, pernikahan, hari ulang tahun, pembukaan toko, sampai perayaan tahunan, tidak akan lepas dari acara minum-minuman keras yang satu ini. Saat ini hanya tinggal sebagian kecil orang Tionghoa yang gemar menenggak minuman beralkohol jenis Arak tradisional nenek moyangnya ini. Banyak diantara mereka yang hanya meminumnya pada saat perayaan tertentu saja.

Pempek Palembang, Penganan Yang Sebutannya Berasal Dari Panggilan Apek

Menurut sejarah, penganan Pempek mulai dikenal sejak abad ke 16 di daerah Palembang, Sumatera Selatan. Saat itu Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama Pempek atau biasa disebut ‘empek-empek‘ diyakini berasal dari sebutan ‘apek‘, yaitu sebutan untuk seorang lelaki tua (Paman) etnis Tionghoa dialek Hokkian.

Inilah 5 Makanan Pembawa Keberuntungan Saat Imlek

Jika pada moment tahun baru Masehi biasanya dilewati dengan acara pesta kembang api semalaman, maka pada perayaan tahun baru versi Tiongkok (Imlek) ini lebih ke acara kumpul dan makan bersama keluarga inti dan sanak keluarga pada malam Imlek dan pada hari H nya. Perayaan Imlek tidak terlepas dari makanan tradisional yang dipercaya memiliki berbagai macam simbol yang membawa keberuntungan dan umur panjang. Apa sajakah makanan itu?

Onde-Onde, Penganan Khas Tionghoa Berbentuk Bola

Kue onde-onde merupakan salah satu penganan yang cukup terkenal di Indonesia. Onde-onde dapat ditemukan di berbagai pasar tradisional maupun dijual di pedagang kaki lima. Onde-onde juga populer khususnya di daerah pecinan baik di Indonesia maupun luar negeri. Setiap wilayah memiliki cita rasa yang berbeda menyesuaikan dengan bahan dan teknik pengolahan setempat dalam membuat Onde.

Cincau

Saat ini, siapa yang tidak kenal dengan cincau? Cincau dapat dengan sangat mudah ditemui di aneka minuman dingin dan disukai oleh orang dewasa hingga anak kecil. Cincau (Hanzi: 仙草; pinyin : Xiān cǎo) adalah gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

Cap Cai

Cap Cai (Hanzi : 雜菜; Pinyin : Zá cài) adalah dialek Hokkian yang secara harfiah berarti “aneka ragam sayuran“. Cap cai adalah nama hidangan khas Tionghoa yang populer di Indonesia karena dimasak dari banyak macam sayuran. Jumlah sayuran tidak wajib. Namun banyak yang salah kaprah mengira bahwa Cap cai harus mengandung 10 macam sayuran karena dalam dialek Hokkian kata “Cap” berarti sepuluh, dan “Cai” yang berarti sayur; jika diartikan semua “Cap cai berarti sepuluh sayur.

Loading...