Category Archives: Marga Tionghoa

Inilah Cara Mengurus Paspor WNI Tionghoa dan Bagaimana Mengurusnya Jika Hilang

Saya Melisa (19) adalah anak dari hasil perkawinan ayah dan ibu WNI keturunan Tionghoa, dan  lahir di Indonesia). Nama ibu saya, menggunakan nama Tionghoa. Bagaimana cara saya membuat paspor? Apakah saya membutuhkan buku SBKRI? xie xie.

Status Kewarganegaraan WNI Keturunan Tionghoa Yang Lahir di Indonesia

Hi, perkenalkan nama saya Megagita (21). Saya adalah anak dari hasil perkawinan ayah dan ibu WNI keturunan Tionghoa, namun lahir di Indonesia. Hingga saat ini status kewarganegaraan ayah dan ibu saya tidak jelas, entah dianggap WNI atau masih WNA. Menurut ayah saya, beliau pernah mengajukan permohonan menjadi WNI bertahun-tahun lalu namun sampai sekarang tidak ada kabar hasilnya.

Apakah WNI Tidak Boleh Menggunakan Nama Tionghoa?

Hi Tionghoa.INFO, nama saya Susanti (31), Ibu saya memiliki nama Tionghoa dari lahir, dan KTP sampai saat ini juga masih menggunakan nama Tionghoa. Ibu saya (61) lahir di Tangerang dan saat ini bekerja di Jakarta. Pertanyaan saya :

Bisakah Kita Memberi Nama Tionghoa Untuk Anak?

Saya Stevany (28), seorang WNI keturunan, yang berdomisili di Jakarta. Yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah saya diizinkan untuk memberi nama kepada anak saya berdasarkan nama Tionghoa (nama Cina), misalnya “Tan Joe Hok”? 2. Kenapa ketika saya mengurus surat2 ke pemerintahan, seperti paspor, pihak pemerintah selalu menanyakan mana SBKRI nya? Menurut sepengetahuan saya, bukankah hal ini sudah dicabut oleh pemerintah?

Pencantuman Nama Tionghoa di Passport Amerika dan di Negara-negara Barat

Ada Pertanyaan yang datang dari sdr Edwin Li pada 13 Juli 2016 lalu sebagai berikut : Permisi admin, numpang tanya, nama mandarin saya Li Hui An (李輝安), koko saya Li Hong An dan sepupu saya Li Yung An. Setahu saya nama generasi itu ditaruh di tengah, tetapi mengapa keluarga saya menaruh nama generasi dibelakang? Mohon pencerahannya, terima kasih.

Sekilas Mengenai Marga Zhang (张)

Marga Zhang (Hanzi : ; pinyin : Zhāng) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Zhang dibaca ‘Thio‘ dalam dialek Hokkian; dan ‘Cheong’ dalam dialek Kanton. Menurut catatan, Marga Zhang (张氏; Zhāng shì) sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 3 di Tiongkok dengan total diperkirakan 86 juta jiwa (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Zhang’ sendiri menduduki urutan nomor 24 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

Sekilas Mengenai Marga Huang (黄)

Marga Huang (Hanzi : ; pinyin : Huáng) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Huang dibaca ‘Ng‘ dalam dialek Hokkian; dan ‘Wong’ dalam dialek Kanton. Menurut catatan, Marga Huang (黃氏; Huáng shì) sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 7 di Tiongkok dengan total diperkirakan 29 juta jiwa (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Huang’ sendiri menduduki urutan nomor 96 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

Sekilas Mengenai Marga Wang (王)

Marga Wang (Hanzi Tradisional : ; pinyin : Wang) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Wang dibaca ‘Ong‘ dalam ejaan bahasa Hokkian. Menurut catatan, Marga ‘Wang’ sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 2* di Tiongkok (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Wang’ sendiri menduduki urutan nomor 8 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

Daftar Urutan Marga Tiongkok

Negara Tiongkok memiliki jumlah penduduk sebanyak ±1,37 Milyar. Dari jumlah penduduk tersebut, pemerintah Tiongkok secara rutin melakukan sensus Marga terhadap warganya. Pada awal mulanya, jumlah marga ada 484 buah, yakni terdiri dari 408 Marga Tunggal 单姓 (Dānxìng; marga dengan satu huruf) dan Marga Ganda 复姓 (Fùxìng; marga dengan dua huruf) sebanyak 76 buah, contohnya : 诸葛(zhuge), 上官 (shangguan), 欧阳 (ouyang) dan sebagainya.

Nama Tionghoa di Indonesia

Era reformasi dan angin kebebasan membuat nama-nama Tionghoa hidup kembali. Haruskah nama marga diatur agar seragam? Banyak kejadian lucu namun tragis yang dialami generasi muda Tionghoa di Indonesia menyangkut soal nama. Akibat kebijakan asimilasi dan kondisi politik selama pemerintahan Orde Baru, nama-nama pribadi maupun marga terkikis perlahan. Dampaknya beragam, tapi paling banyak adalah mereka tidak mengenali sanak saudaranya atau bingung dengan tingkat hubungan darahnya.

Loading...