Category Archives: Sejarah

Proses Integrasi Masyarakat Tionghoa di Indonesia : Sudah Optimalkah?

Secara umum, hubungan sosial antara masyarakat Pribumi dengan masyarakat Tionghoa di Indonesia memperlihatkan perkembangan yang positif, khususnya setelah peristiwa Mei 1998 yang sebagai pertanda dimulainya “era kebebasan”.

Mengenal Bapak Hanyu Pinyin, Zhou Youguang

Bagi para pembaca yang sedang mempelajari bahasa Mandarin, pasti akan sangat berterima kasih pada sosok yang satu ini. Sistem ejaan Hanyu Pinyin (汉语拼音) dicetuskan oleh seorang ahli bahasa Tiongkok sekaligus ahli ekonomi, bankir, sinolog sekaligus penulis bernama Zhou Youguang (Hanzi : 周有光; pinyin : Zhōu Yǒuguāng), 13 Januari 1906 – 14 Januari 2017.

Dokter Lie Dharmawan; Pendiri Rumah Sakit Apung Swasta Pertama di Indonesia

Selain dokter Lo, ternyata ada juga dokter lain yang pengabdiannya luar biasa bagi masyarakat. Dia adalah dokter Lie Dharmawan. Seperti dikutip dari situs berita msn.comDr Lie Dharmawan (71) dianggap sebagai ‘dokter gila’. Pasalnya, lewat Yayasan DoctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) yang didirikannya, dia menjadi ‘malaikat’ bagi kaum miskin.

Sejarah Kebencian Terhadap Etnis Tionghoa di Indonesia

Sebenarnya apa sih yang merupakan sumber permasalahan sentimen rasial terhadap masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia? Dari hasil penelitian seorang profesor ilmu politik Amy L Freedman dari Franklin and Marshall College, USA, yang ditulis dalam artikel jurnalnya yang berjudul Political Islam in Indonesia and Malaysia, menyebutkan bahwa kebencian terhadap masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia merupakan hasil dari politik pecah belah (Devide et impera) yang dilakukan oleh Presiden Soeharto sewaktu era Orde Baru berkuasa.

Mei Lanfang, Maestro Opera Peking Abad ke-20

Mei Lan, atau lebih dikenal dengan nama panggung 梅兰芳, Mei Lanfang (22 Oktober 1894 – 8 Agustus 1961) adalah seorang maestro opera Peking yang memiliki jiwa patriotik luar biasa. Dalam dunia opera Tiongkok, walaupun ia adalah seorang pria, ia dikenal selalu memainkan peran utama wanita (dan) dalam pentasnya.

G30S/PKI 1965; Apa Efeknya Bagi Tionghoa di Indonesia?

Besok hari peringatan G30/SPKI, atau menurut versi Soekarno, Gestok/Gestapu. Mau bahas kue bulan juga percuma, toh ini akan menjadi trending topik di semua media besok. Tapi mimin tidak mau bicara tentang partai komunismenya. Takut nanti diangkut.

Li Bai, Pujangga Termasyhur Tiongkok dari Dinasti Tang

Li Bai (Hanzi : 李白; pinyin : Lǐbái, 701 – 762), atau sering kali juga disebut Li Bo dan Taibai, adalah salah satu pujangga jenius paling terkenal di masa kejayaan Dinasti Tang dalam bidang seni dan budaya, yaitu pada masa kaisar Tang Xuanzong. Ia menulis lebih dari seribu puisi dalam hidupnya dan digelari Dewa Puisi.

Empat Pria Tampan dalam Sejarah Tiongkok Kuno

Berbicara soal tokoh-tokoh yang berparas paling menarik dalam sejarah Tiongkok, pasti kita lebih mengenal Empat Wanita Cantik Tiongkok Kuno (Hanzi : 四大美女, Pinyin : sì dà měi nǚ). Namun bukan hanya wanita, tapi juga ada empat pria yang terkenal akan ketampanannya di Tiongkok kuno.

Cai Lun : Penemu Kertas Asal Tiongkok

Teknik pembuatan kertas yang diciptakan oleh Cai Lun berpengaruh besar dalam sejarah dan memainkan peranan penting dalam perkembangan peradaban manusia. Teknik pembuatan kertas adalah lambang sejarah dan teknologi Tiongkok. Ini juga merupakan salah satu satu kebanggaan bangsa Tiongkok.

Inilah 9 Kelompok Etnis Selain Han di Tiongkok

Sama seperti Indonesia, Tiongkok juga memiliki banyak suku bangsa. Selain suku bangsa Han, yang mengambil lebih dari 91% dari total populasi 1,3 milyar penduduk, terdapat 55 kelompok etnis lain yang hidup bersama secara harmonis di daratan luas ini.

Loading...