Category Archives: Sejarah

Kapan ‘Kecinaan’ Akan Berhenti?

Kebrutalan dalam kerusuhan 13-15 Mei 1998 menyebabkan terjadinya eksodus massal. Ribuan orang keturunan Tionghoa dari beberapa kota besar di Indonesia ‘melarikan diri’ ke negara-negara tetangga, seperti Singapore, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Australia (Pertanyaan : Kenapa Tiongkok bukan menjadi salah satu Negara yang dituju sebagai pelarian?)

Siapakah Provokator dan Rekayasa Peristiwa Mei 1998?

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta berlangsung mengikuti tahapan-tahapan; kerusuhan dimulai dengan adanya aktivitas provokasi dan perusakan, kemudian diikuti penjarahan, dan diikuti dengan pembakaran. Pola kerusuhan dibeberapa wilayah juga berbeda-beda, ada wilayah tidak dijarah tapi dirusak dan kemudian dibakar, atau ada juga wilayah lain yang dirusak dan dijarah tapi tidak dibakar.

Peristiwa Mei 1998 di Jakarta : Titik Terendah Sejarah Etnis Tionghoa di Indonesia

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta merupakan malapetaka terbesar yang dialami bangsa Indonesia, khususnya bagi keturunan etnis Tionghoa. Apakah secara langsung kerusuhan tahun 1998 tersebut diarahkan pada orang-orang keturunan Tionghoa, memang tidak begitu jelas. Tapi bahwa mereka menjadi korban kerusuhan ini tidak bisa dipungkiri, karena penyerangan awal kerusuhan, pembakaran, dan penjarahan di Jakarta dimulai dengan perusakan toko-toko dan rumah-rumah milik orang-orang keturunan Tionghoa.

9 Sebutan dan Tipe Keturunan Tionghoa di Indonesia

Perantauan orang Tionghoa di Indonesia umumnya berasal dari dua propinsi besar di Tiongkok; yaitu Propinsi Fujian dan Propinsi Guangdong. 2 Propinsi ini secara geografis terletak di sebelah tenggara Tiongkok yang dekat dengan wilayah perairan laut. Para perantauan tersebut mulai datang dan tersebar ke Indonesia mulai abad ke 16 sampai abad ke 19.

Inilah 8 Hal Yang Belum Anda Ketahui Tentang Tionghoa Benteng

Tionghoa Benteng adalah panggilan yang mengacu kepada masyarakat keturunan etnis Tionghoa yang tinggal di daerah Tangerang, Provinsi Banten. Nama “Tionghoa Benteng” (dulunya disebut Cina Benteng) berasal dari kata “Benteng”, nama lama kota Tangerang. Saat itu terdapat sebuah benteng Belanda di kota Tangerang, tepatnya di pinggir sungai Cisadane, yang difungsikan sebagai pos pengamanan untuk mencegah serangan dari Kesultanan Banten. Benteng ini merupakan garis terdepan pertahanan pemerintah kolonial Belanda di wilayah pulau Jawa saat itu. Masyarakat keturunan Tionghoa Benteng telah berlangsung beberapa generasi, yang awalnya tinggal di Tangerang kini telah menyebar ke berbagai kota lain di Indonesia.

Zhuge Liang:  Mengenal Lebih Dekat Sang ‘Naga Tersembunyi’

Nama Zhuge Liang (诸葛亮, 181 M – 234 M) mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penggemar sejarah Tiongkok maupun film layar lebar “Red Cliff”, yang tenar di antara tahun 2008 – 2009. Ya, tokoh Zhuge Liang diperankan oleh aktor tampan blasteran Jepang – Taiwan bernama Takeshi Kaneshiro.

Mengapa Pemukiman Mereka Dijarah? Kajian Historis Pemukiman Etnis Tionghoa di Indonesia (Bagian II)

Pemukiman Masyarakat Tionghoa dan Sentimen Massa : Kasus Jakarta

Kedudukan etnis Tionghoa sebagai “massa mengembang” rupanya berdampak besar pada pola interaksi antar etnik di Indonesia. Tidak banyak diketahui bagaimana pola interaksi yang terjadi itu pada masa lampau sebelum penguasa Belanda masuk ke Indonesia, namun dari uraian Coppel dapat kita duga bahwa saat itu masyarakat Tionghoa sebagai pendatang agaknya hidup berbaur dengan masyarakat setempat. Hubungan antara kelompok etnis Tionghoa dan kelompok pribumi mengalami pasang surut dari waktu ke waktu.

Mengapa Pemukiman Mereka Dijarah? Kajian Historis Pemukiman Etnis Tionghoa di Indonesia (Bagian I)

Masih lekat dalam ingatan kita apa yang terjadi ketika Kerusuhan Mei 1998 melanda kota Jakarta. Sebagian orang mengikutinya lewat berbagai media massa, terutama televise dan radio, yang melakukan reportase perkembangan keadaan dari menit ke menit. Sebagian lain bahkan menyaksikan kejadian itu dengan mata kepala sendiri karena tepat berada di lokasi kejadian.

Inilah 11 Penemuan Besar Dunia Yang Berasal Dari Nenek Moyang Orang Tionghoa

Bangsa Tiongkok terkenal dengan sejarah peradabannya yang panjang. Jika dihitung berdasarkan penanggalan tertua bangsa Tiongkok (Huang Lek/Tao Lek/Nong Lek), yakni sejak zaman Kaisar Huang Di (Hanzi : 黃帝; Kaisar Kuning; 2698–2598 SM) kira-kira sudah lebih dari 4700 tahun lamanya. Berikut beberapa penemuan terbesar oleh nenek moyang orang Tionghoa :

Korban dan Pengorbanan Perempuan Etnis Tionghoa di Indonesia (Bagian III)

Bahwa peristiwa 13 Mei 1998 mempunyai motif politik adalah tidak perlu disangkal lagi. Pada peristiwa itu perusahaan-perusahaan milik warga keturunan Tionghoa dijarah dan dibakar. Yang lain “lolos” dengan lemparan batu saja. Tetapi yang paling menyedihkan adalah terjadinya penganiayaan secara fisik, dan terutama pemerkosaan perempuan-perempuan Tionghoa.

Loading...