Hidup Menjadi Seorang Vegetarian Tidak Selalu Baik

Pola hidup dengan cara menjadi vegetarian tidak selamanya selalu baik. Makanan yang monoton menunya bisa menimbulkan banyak penyakit. Menurut berita “Majalah Kesehatan”, banyak orang terobsesi cara makan vegetarian, bahkan ada yang seumur hidup tidak pernah makan daging. Fakta menunjukkan bahwa vegetarian murni dapat menyebabkan gangguan keseimbangan dalam asupan gizi, menyebabkan timbulnya banyak penyakit, antara lain :

Penyakit Kekurangan Unsur Mikro Elemen

Tubuh manusia membutuhkan elemen yg sangat penting, seperti elemen Zinc (Zn), Calcium (Ca), Iron (Fe), dll. Diantaranya banyak terdapat pada hewani (daging). Elemen Zinc (Zn) terutama sangat banyak ada pada jenis makanan hewani (daging). 80% Calcium (Ca) berasala dari susu, 80% elemen besi/Iron (Fe) berasal dari daging dan telur. Tiga elemen tersebut sangat kurang didapatkan pada makanan sayur-sayuran, bahkan beberapa sayur malah mengandung asam oksalat yang dapat mengganggu penyerapan tubuh terhadap elemen Zn, Ca, dan Fe tersebut. Oleh karena itu, seorang vegetarian jangka panjang akan mudah terserang penyakit akibat kekurangan mineral mikro elemen tersebut.

Hipovitaminosis/Kekurangan Vitamin

Vegetarian jangka panjang mudah terserang penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin. Kekurangan Vitamin A menyebabkan penyakit rabun senja dan penyakit saluran pernafasan. Kekurangan Vitamin D menyebabkan penyakit rachitis pada anak-anak dan penyakit osteoporosis pada tulang. Kekurangan Vitamin E menyebabkan timbul penyakit hemolisi/anemia, penumpukan lemak, penyakit kulit, penurunan asam amino dalam metabolisme tubuh. Kekurangan Vitamin K menyebabkan penyakit pendarahan.

Kekurangan Asupan Protein

Kekurangan asupan protein dalam jangka panjang akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh terhadap penyakit, juga menyebabkan ketidakseimbangan perbandingan karbohidrat, protein dan lemak, sehingga menyebabkan anemia, penyusutan otot, penurunan daya ingat, penyakit lambung dan lain-lain.

Mudah Timbul Gangguan Pengkristalan

Loading...

Sayuran yang dimakan mengandung banyak macam serat yang dapat mengakibatkan menurunnya penyerapan dalam asam lambung dan menurunkan konsentrasi garam, sehingga menyebabkan para vegetarian kekurangan Vitamin A dan E. Kekurangan kedua Vitamin tersebut menyebabkan cholecyst atau sel kulit paling luar mudah mengelupas, ini semua akibat pengendapan kristal kolesterol.

Ada yang mengatakan soal gizi, untuk protein dari ikan bisa didapat dari tempe dan susu/kedelai, sedangkan lemak daging bisa didapat dari coklat. Tetapi harus ingat, protein hewani tidak bisa digantikan oleh protein nabati, demikian pula sebaliknya, karena masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda. Untuk mengetahui lebih detail mengenai perbedaan kedua jenis protein ini, bisa di search pada google dengan kata kunci “difference between plant protein and animal protein”.

Oleh : Zhong Xin Network – Wang Hai Ning

Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

4 Responses to Hidup Menjadi Seorang Vegetarian Tidak Selalu Baik

  1. Feby says:

    Semua gizi yg dibutuhkan manusia sebenarnya sudah ada di tumbuhan, buah2an, biji2an, tanpa harus di cari di produk hewani (kecuali protein hewani yg mmg tidak dimiliki tumbuhan, tp tdk ada protein hewani bukanlah suatu masalah bagi kesehatan tubuh).

    Lahir, tua, sakit, dan mati pasti, vegetarian atau tidak tetap gk terhindar dari yg namanya kena penyakit.

    Lebih baik bervegetarian dan penyakitan tp tidak berhutang nyawa dengan hewan, dari pada diri sendiri sehat tapi merugikan makhluk lain.

    GO VEGAN! live cruelty free..
    Hidup bukan “personal choice” jika pilihanmu berdampak dengan kehidupan/nyawa makhluk lain!

    • Sony Suntoso says:

      Kalau sdri Feby takut berhutang nyawa sama hewan dan takut merugikan makhluk lain, kenapa sdri Feby masih pengen hidup? Dengan sdri Feby meninggal, sudah pasti tidak akan berdampak/berkaitan dengan kehidupan nyawa makhluk lain. Hari gini kok masih berpikiran seperti itu. Hidup kok takut merugikan orang lain?

      Dikira tumbuhan itu tidak bernyawa kali. Kalo semua orang pikir dengan bervegan cepat menjadi Dewa/Budha, kalau begitu semua hewan pemakan rumput seperti sapi pasti lebih cepat menuju kesempurnaan karena mereka sejak lahir sudah bervegan.

  2. Ket Tjing says:

    Maaf, seperti artikel dan pandangan tersebut sudah ketinggalan zaman. Pola Makan Vegetarian yang benar adalah baik, kekurangan zat-zat seperti yang disebutkan, terdapat dalam berbagai makanan nabati dalam tempe, rumput laut, wijan dan lainnya.

  3. Juwita says:

    Bagus artikelnya gan. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.