Mengenal Catur Tiongkok, Xiangqi dan Weiqi

Xiangqi (Hanzi : 象棋; Pinyin : xiàngqí) atau Catur Tiongkok merupakan permainan yang berasal dari Tiongkok yang dimainkan oleh dua orang. Secara harafiah “xiangqi” berarti “catur gajah”. Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah xiang (gajah).

Permainan

Loading...
xiangqi catur tionghoa

Papan catur Xiangqi

Catur Xiangqi menggunakan biji-biji pipih melingkar dengan karakter Hanzi tertulis di atasnya. Permainan ini menggunakan 32 bidak yang dibagi menjadi merah dan hitam. Setiap kelompok warna memiliki 16 bidak yang kemudian dibagi lagi menjadi 7 tipe. Terdapat bidak jiong (raja), shi (menteri), xiang (gajah), ma (kuda), ci (benteng) pau (meriam), dan zu (pion).

Bidak raja dalam catur Xiangqi hanya bisa dijalankan di empat kotak, konon sesuai dengan fungsi raja yang tidak boleh keluar dari lingkungan istana. Bidak gajah dijalankan di kotak empat miring dan tidak menyeberang ke daerah lawan. Bidak kuda, benteng, dan prajurit langkahnya hampir sama dengan catur biasa, dan buah-buah catur ini dijalankan mengikuti garis dan berdiam di titik sudut perpotongan garis-garis tersebut. Namun sedikit keunikan dalam permainan catur Xiangqi ini adalah adanya bidak meriam, yang memiliki pergerakan mirip dengan bidak benteng dalam catur konvensional, namun jika hendak menyerang bidak ini harus melompati satu bidak lain, baik bidak musuh maupun bidak kawan.

Papan catur Xiangqi terdiri dari sembilan garis menurun dan 10 garis mendatar. Ada 99 titik pertemuan di papan. Bidak-bidak ditempatkan pada titik-titik ini. Ada bagian tengah di papan yang tidak ditandai dengan garis. Ini disebut sungai. Daerah yang ditandai dengan silang adalah sembilan istana. Sistem xiangqi mengalami pembaruan utama selama dinasti Song utara. Tata letak papan catur, nama bidak dan peraturan permainan direvisi ulang menjadi xiangqi yang kita kenal sekarang ini.

catur cina

Weiqi (Hanzi : 圍棋; Pinyin : Wéiqí)   adalah adalah permainan papan strategis antar dua pemain yang berasal dari Tiongkok kuno sekitar 2500 tahun yang lalu. Namanya kurang lebih berarti “permainan papan mengelilingi (wilayah). Di Indonesia, catur Weiqi dikenal dengan nama Igo, “Go” adalah nama Inggrisnya yang berasal dari pelafalan aksara (囲碁; Igo) dalam bahasa Jepang. Permainan ini menjadi populer di Asia Timur, dan pengembangan sistem untuk bermain melalui internet telah meningkatkan popularitasnya di belahan dunia lain.

Weiqi ditemukan oleh kaisar Tiongkok kuno Yao yang menggunakannya untuk melatih putranya Danzhu. Dulunya orang menyebut Weiqi dengan sebutan “Shoutan” atau “Zuoyin”. Shoutan berarti bercakap-cakap menggunakan tangan. Meskipun tak ada kata-kata yang diucapkan selama permainan Weiqi, seseorang bisa membaca pikiran dan suasana hati pihak lain. Zuoyin adalah dua orang yang bercakap-cakap ketika duduk bersama. Biji-biji pada papan catur Weiqi berbentuk bulat pipih berwarna hitam dan putih. Konon catur Weiqi dapat mengungkapkan strategi, perasaan, suasana hati dan motif kedua pihak. Dengan demikian, Weiqi adalah permainan dimana dua orang mencoba membuka niat masing-masing. Satu gaya permainan mencerminkan kepribadian seseorang, maka permainan Weiqi bisa mencerminkan watak dan mentalitas seseorang.

Permainan

weiqi catur tionghoa

Papan catur Weiqi

Kedua pemain (biji catur hitam dan putih), bertempur untuk memaksimalkan wilayah yang mereka kuasai, mengelilingi daerah besar di papan dengan batu-batunya, menjebak batu-batu musuh yang menyusup daerahnya, dan melindungi batu-batu mereka dari penangkapan. Strategi yang terlibat sangatlah halus namun kompleks. Beberapa pemain tingkat tinggi mendedikasikan waktu bertahun-tahun untuk menyempurnakan strateginya. Bagi sebagian orang, Weiqi adalah permainan strategi yang paling hebat karena mengalahkan catur konvensional dalam hal kompleksitasnya.

Dua pemain bergantian meletakkan batu pada titik-titik dari papan berukuran 19×19 (19 garis horizontal dan vertikal). Hitam mulai terlebih dahulu. Tiap batu harus memiliki liberti (titik bersebelahan yang kosong) agar bisa tetap berada di papan. Batu-batu berwarna sama yang terhubung oleh garis disebut rantai, dan saling berbagi liberti.

Saat sebuah batu atau rantai dikelilingi oleh batu-batu musuh sehingga tidak punya liberti lagi, batu atau rantai tersebut tertangkap dan dikeluarkan dari papan. Jika sebuah batu tidak memiliki liberti sesaat setelah dimainkan, namun secara bersamaan menghilangkan liberti terakhir rantai lawan, maka yang tertangkap adalah rantai lawan. Pemain dapat melakukan pass sebagai alternatif dari meletakkan batu. Saat kedua pemain pass berturut-turut, permainan berakhir lalu nilai dihitung.

Nilai pemain adalah jumlah titik kosong yang hanya dikelilingi batu-batunya ditambah dengan jumlah batu musuh yang ditangkap. Pemain dengan nilai terbesar menjadi menang. Perlu diketahui bahwa ada aturan yang menggunakan cara menghitung berbeda, namun hampir selalu memberikan hasil yang sama.

Dirangkum dari : wikipedia.org, taobali.org

Loading...
Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

3 Responses to Mengenal Catur Tiongkok, Xiangqi dan Weiqi

  1. Sutikno says:

    Apakah tahu CATUR MEREBUT BENDERA, tolong tanya tahu tidak dimana bisa membelinya? Ada no kontak atau alamtnya? terima kasih banyak

  2. AYOIGO says:

    Saya pemain igo sudah beberapa tahun main, permainan catur Igo ini seru banget kalo sudah ngerti mainnya. Bagi yang tertarik dan mau bertanya seputar catur Igo atau ingin beli perlengkapan catur Igo. Boleh lewat facebook saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Loading...