Resep Membuat Kue Keranjang (Nian Gao) Khas Imlek

Terdapat beberapa cara dalam menyajikan kue keranjang (Nian Gao; 年糕), atau di Indonesia lebih dikenal dengan istilah “dodol cina”. Masyakarat keturunan Tionghoa di Indonesia sendiri umumnya mengkreasikan penganan khas Imlek ini dengan cara digoreng atau dikukus karena rasanya sudah manis.

Namun ada juga yang mengolah kue keranjang ini dengan campuran isi selai nanas, isi kacang, isi buah-buahan, isi cokelat, isi pandan dan sebagainya. Berikut cara penyajian kue keranjang :

1. Cara menyajikan Kue Keranjang/Dodol Cina dengan cara DIGORENG

Kue keranjang yang goreng dengan adonan telur dan tepung (foto : liannyhendrawati.com)

Menyajikan kue keranjang dengan cara ini adalah yang ter-enak, dan yang paling banyak dipakai orang. Tinggal menyiapkan 1-2 butir telur dan sedikit tepung terigu (±1 sendok makan) sebagai bahan kocokan adonan.

Setelah itu iris kue keranjang tipis2, dan celupkan ke dalam adonan telur dan tepung tadi. Goreng kue keranjang yang sudah dicelupkan, angkat dan tiriskan. Sajikan selagi hangat.

2. Cara menyajikan Kue Keranjang/Dodol Cina dengan cara DIKUKUS

Menyajikan kue keranjang dengan teknik ini adalah yang paling mudah. Kue keranjang kita iris menjadi beberapa lembar/potongan tipis, kemudian dikukus. Bisa ditambahkan dengan taburan parutan kelapa sebagai pemanis. Rasanya dijamin lezat, lebih sehat, dan bisa menjadi alternatif bagi yang tidak suka makanan gorengan.

3. Cara menyajikan Kue Keranjang/Dodol Cina dengan balutan UBI JALAR

Penyajian kue keranjang dengan model ini termasuk ke dalam olahan kreasi unik, namun tetap lezat dinikmati dan cukup mudah untuk dibuat sendiri di rumah. Berikut step by stepnya :

Bahan-bahan kue keranjang goreng ubi jalar :

Loading...

• 200 gram kue keranjang.
• 100 gram tepung terigu self-raising. Bila tidak ada terigu self-raising, bisa juga menggunakan tepung terigu biasa yang dicampur dengan 2 sendok teh baking powder + 1 sendok teh baking soda.
• 100 ml air.
• 1/2 sendok makan minyak goreng.
• Ubi jalar.
• Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng.

Cara membuat kue keranjang goreng ubi jalar :

a. Iris kue keranjang dengan ketebalan kurang dari 1 cm. Perlu diingat bahwa kue keranjang terbuat dari campuran gula merah. Bila terlalu lama digoreng, kuenya berubah menjadi lengket dan berwarna kehitaman.
b. Kupas ubi jalar dan iris tipis-tipis. Setelah itu rendam ubi jalar tersebut dalam air. Setelah itu tiriskan/keringkan.

c. Campurkan tepung terigu, baking soda, baking powder, serta sedikit minyak goreng hingga menjadi adonan dan tercampur rata.
d. Panaskan minyak goreng dengan api sedang. Apit setiap potongan kue keranjang dengan 2 irisan ubi jalar di setiap sisinya. Goreng hingga berwarna kuning keemasan. Sajikan selagi hangat.

4. Cara menyajikan Kue Keranjang/Dodol Cina kukus SAUS PANDAN

Apabila bosan dengan cara penyajian umum kue keranjang diatas,  resep berikut mungkin bisa menjadi jalan keluarnya. yup! Kue keranjang kukus saus pandan yang manis dan harum pasti disukai banyak orang :
Bahan-bahan kue keranjang kukus saus pandan :

• 1 buah kue keranjang, potong 5 x 2 cm, dengan ketebalan ±2 cm.
• 250 ml santan.
• 50 ml air daun suji, dari 30 lembar daun suji dan 2 lembar daun pandan.
• 75 gram gula pasir.
• 1/4 sendok teh garam.
• 2 sendok teh tepung maizena dan 1 sendok teh air, larutkan sebagai pengental.

Resep bahan untuk lapisan :

• 100 gram kelapa parut kasar.
• 1/8 sendok teh garam.
• 1 lembar daun pandan.

Cara membuat kue keranjang kukus saus pandan :

Loading...

a. Cara membuat saus pandannya : rebus santan, air daun suji, gula dan garam, lalu diaduk sampai mendidih.
b. Kentalkan dengan larutan air dan tepung maizena. Masak sampai meletup-letup dan diaduk sampai kental, setelah itu sisihkan.

c. Cara membuat bahan pelapisnya : siapkan bahan2 parutan kelapa, garam dan daun pandan, lalu aduk/dicampur sampai rata. Setelah itu kukus dengan api sedang selama ±15 menit, lalu angkat dan sisihkan.
d. Balutkan kue keranjang bersama kelapa kukus hingga rata. Sajikan kue keranjang kukus bersama saus ( untuk 6 porsi).

Baca jugaSejarah dan Makna Kue Keranjang

Cara Membuat kue Keranjang (Nian Gao; 年糕)

Kue keranjang yang telah diiris tipis-tipis, siap digoreng dan disajikan (foto : soundofhope.org)

Kue keranjang terbuat dari tepung beras ketan dan gula. Penganan khas Imlek ini kalau dijemur/diawetkan bisa disimpan hingga 6 bulan. Untuk membuat kue keranjang hingga berbentuk dodol sendiri membutuhkan waktu hingga 6 jam. Warnanya kecoklatan, memiliki tekstur yang lembut dan manis.

Bahan-bahan kue keranjang :

• 2 kg tepung beras ketan.
• 3 kg santan.
• 3 kg gula pasir.
• 3 kg gula merah.
• 5 butir kelapa untuk santan.

Resep membuat kue keranjang :

1. Tepung ketan dicampur terlebih dahulu dengan gula merah hingga menjadi satu.
2. Kemudian masukan santan, lalu rebus sambil terus diaduk perlahan hingga mendidih dan berubah warna menjadi kecoklatan.

3. Siapkan cetakan, alasi dengan daun pisang atau plastik minyak. Tuang adonan tadi kedalam cetakan, biarkan hingga mendingin.
4. Bagian atas cetakan atau jangan dulu ditutup agar cepat mendingin, setelah itu baru tutup bagian atas tadi dengan daun pisang atau plastik minyak lainnya.

Kue keranjang sudah jadi dan siap disantap! Bisa langsung di potong-potong dan dimakan begitu saja seperti dodol, atau diolah seperti kreasi resep olahan diatas.

Kue keranjang atau “dodol cina” merupakan penganan khas yang harus ada pada saat Imlek. Menurut legenda cerita rakyat Tiongkok, Kue keranjang ini awalnya dimaksudkan sebagai hidangan/sesajian untuk sembahyang Dewa Dapur (Hanzi : 竈君公; Hokkian : Cau Kun Kong).

Hal ini dipercaya sebagian orang Tionghoa dengan tujuan agar sang Dewa Dapur susah untuk berbicara saat melaporkan hasil catatannya karena mulutnya lengket kepada sang Kaisar Langit (Hanzi : 玉皇上帝; Hokkian : Giok Hong Siang Te).

Kue keranjang juga dipergunakan sebagai sesajian pada upacara sembahyang leluhur yang dilakukan sehari sebelum Imlek, sampai pada puncaknya pada malam menjelang tahun baru Imlek. Setelah itu biasanya diolah/dimakan pada H+1 hingga H+15.

Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

error: eits, mau ngapain nih?