Tag Archives: cap go meh

Festival Lampion : 6 Hal Mengenai Tradisi dan Kegiatannya

Festival Lampion dirayakan pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar, dan menurut tradisi festival ini mengakhiri rangkaian periode Tahun Baru Imlek. Di tahun 2017 ini perayaan Cap Go Meh akan jatuh pada tanggal 11 Februari.

Inilah 7 Hal Yang Dilakukan Etnis Tionghoa Sepanjang Perayaan Imlek

Perayaan Tahun Baru Imlek bukan hanya dirayakan sehari saja, namun sejatinya dirayakan selama 16 hari (dimulai dari Malam Tahun Baru sampai dengan Festival Lampion). Persiapannya bahkan dimulai sejak 7 hari sebelum Malam Tahun Baru. Ada banyak kegiatan tradisi selama periode ini, tetapi ada juga yang merupakan hal-hal baru. Inilah panduan hari dalam menyongsong perayaan Tahun Baru Imlek.

10 Fakta Menarik dari Tahun Baru Imlek Yang Perlu Anda Ketahui

Tahun Baru Imlek (Festival Musim Semi) merupakan hari libur utama bukan hanya di Negara Tiongkok saja, tetapi juga di Negara2 Asia lainnya. Berikut 10 fakta menarik dari hari libur yang paling penting bagi etnis Tionghoa ini :

5 Peluang Bisnis Menguntungkan Menyambut Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek (atau disebut juga Xin Nian; Sin Cia) merupakan tahun baru etnis Tionghoa yang saat ini sudah menjadi salah satu hari libur Nasional di Indonesia. Untuk tahun ini perayaan imlek akan jatuh pada tanggal 08 Februari 2016.

Makna IMLEK Dalam Kekeristenan (Bagian II)

1. Biasanya pada malam tahun baru Imlek semua keluarga berkumpul dan makan bersama. Setelah makan bersama, maka diadakan acara “soja tea“. Para anak, cucu dan sebagainya dengan cara berlutut menyuguhkan tea kepada orang tua sebagai pernyataan baktinya. Seringkali umat Kristen bersikap serba salah berada diantara keluarga yang beragama lain, apalagi tatkala diadakan acara “soja tea”. Karena ada umat Kristen berpandangan bahwa dengan cara berlutut menyuguhkan tea adalah semacam penyembahan, sehingga mereka tidak mau melakukan dan akibatnya suasana yang mengembirakan, menjadi kacau.

Makna IMLEK Dalam Kekeristenan (Bagian I)

15 Tahun lalu, pemandangan seperti ini tidak mungkin ada : Mal-mal atau pusat belanja berhias lampion-lampion, pita-pita dan berbagai hiasan dengan nuansa serba merah. Tulisan Mandarin di sana-sini. Orang saling mengucap salam Gong Xi Fat Cai. Semoga sejahtera. Inilah yang pada Hari Raya Imlek atau tahun baru Imlek sejak jatuhnya rezim Soeharto.

8 Festival Budaya Orang Tionghoa

Budaya Tionghoa merupakan budaya yang paling kompleks dan sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia seiring dengan banyaknya orang China yang memilih untuk bermigrasi ke luar negeri. Budaya Tionghoa mencerminkan nilai luhur, kebiasaan dan bakti kepada leluhur. Meskipun budaya Tionghoa adalah salah satu kebudayaan yang paling tua di dunia, yang sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, tapi budaya Tionghoa mampu bertahan hingga saat ini. Berikut beberapa kebudayaan yang masih dibawa dan dilakukan hingga saat ini :

Menjelang Tahun Baru Imlek

Tidak terasa, kita sudah melangkah di tahun yang baru ini. Bagi sebagian orang, tentu suasana tahun baru sudah berakhir. Aktivitas normal sudah harus kembali berjalan seperti biasa. Tapi, bagi orang Tionghoa, justru suasana tahun baru yang sebenarnya baru akan dimulai sebentar lagi. Ya, tinggal beberapa hari lagi, seluruh orang Tionghoa di dunia akan merayakan tahun baru, atau di Indonesia biasa dikenal dengan Hari Raya Imlek.

Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek (sincia) merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai dari pertengahan bulan ke 12 tahun sebelumnya sampai dengan perayaan Cap Go Meh di tanggal ke lima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”. Puncak acara perayaan Tahun baru Imlek sendiri berlangsung selama 3 hari, dari sehari sebelum Imlek sampai sehari sesudah Imlek.

Perayaan Cap Go Meh

Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas (hanzi : 十五暝; pinyin : Shíwǔ míng) bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas migran Tionghoa yang tinggal di luar China. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”. Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam. 

Loading...