Tag Archives: imlek

Tahun Baru Imlek : Perayaan Hari Raya Agama atau Budaya?

Tahun Baru Imlek adalah Hari raya bagi umat Khonghucu; bukan klaim sepihak umat Khonghucu. Landasan keimanan Khonghucu berkaitan dengan hari raya ini terdapat dalam kitab suci Agama Khonghucu Kitab Sishu & Wujing. Perintah Agama Khonghucu menjelaskan bahwa terdapat rangkaian ritual keagamaan, baik sebelum dan setelah hingga 15 hari sesudah Tahun Baru Imlek.

13 Pantangan dalam merayakan Tahun Baru Imlek

Masyarakat Tionghoa menganggap hari pertama Tahun Baru Imlek merupakan awal mulanya nasib dan keberuntungan pada tahun yang bersangkutan sehingga banyak sekali larangan dan pantangan dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Boleh percaya boleh tidak; semua tergantung kita. Karena semua patangan dan larangan ini hanya semata-mata merupakan tradisi/kebiasaan agar keberuntungan pada sepanjang tahun baru ini menjadi lebih baik dan terhindar dari nasib-nasib buruk. Tentunya, seiring dengan perkembangan zaman, beberapa pantangan maupun larangan sudah mulai ditinggalkan.

5 Peluang Bisnis Menguntungkan Menyambut Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek (atau disebut juga Xin Nian; Sin Cia) merupakan tahun baru etnis Tionghoa yang saat ini sudah menjadi salah satu hari libur Nasional di Indonesia. Untuk tahun ini perayaan imlek akan jatuh pada tanggal 08 Februari 2016.

Inilah Nominal Yang Harus Kamu Kasih Buat Angpao

Saat ini, pemberian Amplop Merah alias Angpao (Hanzi: 紅包, pinyin: hóngbāo) tidak lagi hanya sekedar diberikan pada saat acara Imlek atau pada saat momen pesta pernikahan, perayaan ulang tahun, atau acara syukuran perusahaan. Penggunaan angpao sudah berkembang luas di masyarakat, termasuk sebentar lagi adalah moment perayaan tahun baru. Angpao tidak lagi sekedar dibungkus dengan warna dasar merah, namun saat ini sudah berwarna warni tergantung moment nya. Sebagus-bagusnya bungkusan atau kemasan amplop, toh yang terpenting adalah nilainya maknanya hehehe.

7 Hal Yang Hanya Dipahami Oleh Keturunan Tionghoa di Indonesia

Menurut catatan sejarah, etnis Tionghoa sudah berada di Indonesia sejak abad ke 4. Sejarah panjang etnis Tionghoa di Indonesia juga ada pasang surutnya, termasuk mengalami diskriminasi. Salah satu titik terkelam adalah pada saat orde baru, dimana seluruh kegiatan dan atribut yang berbau “kecinaan” wajib ditinggalkan

Fenomena Menegakkan Telur Ayam

Fenomena menegakkan telur ayam dapat dilakukan pada saat perayaan Duan Wu atau Bak Cang. Pada hari ini, kita dapat meletakkan/menegakkan telur ayam mentah dalam posisi berdiri diatas lantai atau meja.

Tiongkok Sambut Baik Perbaikan Sikap RI terhadap Warga Tionghoa

Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xie Feng, menyambut baik perbaikan sikap yang ditunjukkan oleh Pemerintah RI kepada jutaan warga Tionghoa yang menetap di Tanah Air. Sebelumnya, mereka kerap diperlakukan secara diskriminatif. Mereka, kata Xie, tidak hanya berkontribusi besar bagi perkembangan ekonomi, tetapi, mereka memiliki peran unik untuk menjembatani pertukaran dan kerja sama kedua negara.

Pengusaha Tionghoa Bantu 51 Truk Sampah Untuk Jakarta

Pada tanggal 05 Februari 2014 lalu Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki T. Purnama menghadiri acara perayaan Tahun Baru Imlek 2565 di Sun City Restaurant, Jakarta. Pada gelaran acara charity tersebut, Pak Ahok juga menerima sumbangan sebanyak 51 truk sampah (dump truk) yang terkumpul dari anggota Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa.

Kue Keranjang

Menjelang Imlek, biasanya ada beragam kue atau penganan khas yang wajib disajikan; salah satunya adalah Kue Keranjang atau biasa disebut Nian Gao (年糕). Di beberapa daerah di Indonesia, kue keranjang juga sering disebut dodol cina. Disebut Kue keranjang karena mendapat nama dari bentuk wadah cetakannya yang berbentuk keranjang. Kue keranjang sendiri terbuat dari tepung ketan dan gula merah yang dicampur air; setelah itu diaduk hingga kental lalu dicetak dan dikukus. Kue ini bertekstur yang kenyal dan lengket serta berbentuk bulat yang bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan memiliki tekad yang bulat dalam menghadapi tahun yang akan datang.

Sembahyang Dewa Dapur

Dalam kebudayaan tradisional Tionghoa, bagi sebagian kalangan masyarakat keturunan yang masih percaya mengganggap bahwa setiap pada tanggal 23 bulan 12 tahun penanggalan Imlek adalah “Hari Dewa Dapur” atau lebih dikenal dengan sebutan Cao Kung Kong/Zhao Shen.

Loading...