Tag Archives: marga tionghoa

Mau Punya Nama Mandarin? Simak 4 Cara Pemberian Nama Tionghoa Berikut

BERKAT kebijakan Orde Baru, tidak sedikit masyarakat Tionghoa yang kehilangan nama Cina, atau nama Tionghoa. Memang kita orang tidak dipaksa, karena sejatinya tidak ada 1 pasal pun yang tercantum kewajiban penggantian nama Tionghoa ke nama Indonesia, melainkan hanya sebatas “himbauan”.

Sekilas Mengenai Marga Wu

Marga Wu (Hanzi : 吴; pinyin : Wu) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Wang dibaca ‘Go’ atau ‘Goh‘ dalam dialek Hokkian, atau. Menurut catatan, Marga Wu sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 10 di Tiongkok, dengan jumlah sekitar 2,05%, atau sekitar 28,2 juta jiwa.

Sekilas Mengenai Marga Liu

Marga Liu (Hanzi sederhana : 刘; Tradisional : 劉; pinyin : Liú) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Menurut catatan, Marga ‘Wang’ sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 4 di Tiongkok dengan jumlah 5,38%, atau sekitar 72,4 juta jiwa.

Pencantuman Nama Tionghoa di Passport Amerika dan di Negara-negara Barat

Ada Pertanyaan yang datang dari sdr Edwin Li pada 13 Juli 2016 lalu sebagai berikut : Permisi admin, numpang tanya, nama mandarin saya Li Hui An (李輝安), koko saya Li Hong An dan sepupu saya Li Yung An. Setahu saya nama generasi itu ditaruh di tengah, tetapi mengapa keluarga saya menaruh nama generasi dibelakang? Mohon pencerahannya, terima kasih.

Sekilas Mengenai Marga Zhang (张)

Marga Zhang (Hanzi : ; pinyin : Zhāng) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Zhang dibaca ‘Thio‘ dalam dialek Hokkian; dan ‘Cheong’ dalam dialek Kanton. Menurut catatan, Marga Zhang (张氏; Zhāng shì) sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 3 di Tiongkok dengan total diperkirakan 86 juta jiwa (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Zhang’ sendiri menduduki urutan nomor 24 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

Sekilas Mengenai Marga Huang (黄)

Marga Huang (Hanzi : ; pinyin : Huáng) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Huang dibaca ‘Ng‘ dalam dialek Hokkian; dan ‘Wong’ dalam dialek Kanton. Menurut catatan, Marga Huang (黃氏; Huáng shì) sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 7 di Tiongkok dengan total diperkirakan 29 juta jiwa (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Huang’ sendiri menduduki urutan nomor 96 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

Sekilas Mengenai Marga Wang (王)

Marga Wang (Hanzi Tradisional : ; pinyin : Wang) adalah adalah sebuah nama marga Tionghoa yang umum digunakan. Marga Wang dibaca ‘Ong‘ dalam ejaan bahasa Hokkian. Menurut catatan, Marga ‘Wang’ sendiri merupakan marga dengan jumlah pengguna terbanyak ke 2* di Tiongkok (belum termasuk dengan masyarakat perantauan dan keturunan yang menggunakan marga romanisasi di luar Tiongkok). Marga ‘Wang’ sendiri menduduki urutan nomor 8 dalam Buku Ratusan Marga Tionghoa Bai Jia Xing [百家姓].

7 Hal Yang Hanya Dipahami Oleh Keturunan Tionghoa di Indonesia

Menurut catatan sejarah, etnis Tionghoa sudah berada di Indonesia sejak abad ke 4. Sejarah panjang etnis Tionghoa di Indonesia juga ada pasang surutnya, termasuk mengalami diskriminasi. Salah satu titik terkelam adalah pada saat orde baru, dimana seluruh kegiatan dan atribut yang berbau “kecinaan” wajib ditinggalkan

Daftar Urutan Marga Tiongkok

Negara Tiongkok memiliki jumlah penduduk sebanyak ±1,37 Milyar. Dari jumlah penduduk tersebut, pemerintah Tiongkok secara rutin melakukan sensus Marga terhadap warganya. Pada awal mulanya, jumlah marga ada 484 buah, yakni terdiri dari 408 Marga Tunggal 单姓 (Dānxìng; marga dengan satu huruf) dan Marga Ganda 复姓 (Fùxìng; marga dengan dua huruf) sebanyak 76 buah, contohnya : 诸葛(zhuge), 上官 (shangguan), 欧阳 (ouyang) dan sebagainya.

Nama Tionghoa di Indonesia

Era reformasi dan angin kebebasan membuat nama-nama Tionghoa hidup kembali. Haruskah nama marga diatur agar seragam? Banyak kejadian lucu namun tragis yang dialami generasi muda Tionghoa di Indonesia menyangkut soal nama. Akibat kebijakan asimilasi dan kondisi politik selama pemerintahan Orde Baru, nama-nama pribadi maupun marga terkikis perlahan. Dampaknya beragam, tapi paling banyak adalah mereka tidak mengenali sanak saudaranya atau bingung dengan tingkat hubungan darahnya.

error: eits, mau ngapain nih?