Tag Archives: suku

Suku Tionghoa di Indonesia

rsz_china-map-with-regions

Kedatangan leluhur suku Tionghoa (yang berasal dari negera China) untuk bermigrasi ke Indonesia terjadi pada ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu (utamanya pada abad ke 16-19). Mereka datang ke Indonesia dengan tujuan awal untuk berdagang (dalam perniagaan). Ramainya interaksi perdagangan di daerah pesisir tenggara China, menyebabkan banyak orang yang tinggal di daerah pesisir China ingin ikut berlayar untuk berdagang. Tujuan utama mereka saat itu adalah Asia Tenggara, karena kegiatan pelayaran sangat tergantung pada angin musim. Setiap tahunnya para pedagang akan bermukim di wilayah-wilayah yang mereka singgahi.

Pemberian Nama Tionghoa Menurut Fengshui Pada Anak

rsz_chinese_name

Ilmu Fengshui ternyata tidak dipakai hanya untuk rumah atau bangunan saja, tetapi bisa juga dipakai untuk membuat nama pada anak (sejak bayi). Tujuan pembuatan nama anak berdasarkan Fengshui dengan harapan agar anaknya kelak bisa menjadi orang yang kaya rezeki, jadi orang terkenal, jadi pejabat, jadi artis, dan sebagainya. Banyak teknik atau cara dalam pemberian nama Fengshui anak, diantaranya adalah :

Meizhou, Ibukota Orang Hakka

rsz_2hakka-capital

Meizhou (梅州) adalah salah satu kota bersejarah di provinsi Guangdong dimana info mengenai asal muasal dan sejarah dari orang “Khek” atau “Hakka” bisa didapatkan semuanya disini. Kota Meizhou berbatasan dekat dengan provinsi Fujian (福建) dan beberapa kota terkenal seperti Shantou (汕頭), Chaozhou (潮州) atau dikenal dengan Tiochew dalam bahasa Minnan. Kota Meizhou terkenal sebagai kota budaya (文化之鄉), kota Huakiao (華僑之鄉), sepakbola (足球之鄉), dan yang terpenting adalah kota dari orang Khek sendiri (客家之鄉).

Marga Tionghoa di Indonesia

Marga Tionghoa merupakan marga yang digunakan orang Tionghoa. Marga (Hanzi: 姓氏, hanyu pinyin: xingshi) biasanya berupa satu karakter Han (Hanzi) yang diletakkan di depan nama seseorang. Ada pula marga yang terdiri dari 2 atau bahkan 3 sampai 9 karakter marga seperti ini disebut marga ganda (Hanzi: 復姓, hanyu pinyin: fuxing). Marga Tionghoa juga diadopsi oleh suku-suku minoritas yang sekarang tergabung dalam entitas Tionghoa. Marga dalam suku-suku minoritas ini biasanya berupa penerjemahan pelafalan dari bahasa suku-suku minoritas tadi ke dalam Hanzi. Penggunaan marga di dalam kebudayaan Tionghoa telah mempunyai sejarah selama 5.000 tahun lebih.