Teratai Emas (Jin Ping Mei) Selayang pandang

Teratai Emas atau Jin Ping Mei yang juga dikenal dengan Chin P’ing Mei atau Kin Ping Meh adalah sebuah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Ming. Jin Ping Mei adalah novel pertama yang menggunakan gaya bahasa vernakular (sehari-hari) dalam penulisannya, berbeda dari novel-novel klasik lainnya yang menggunakan bahasa klasik.

Pengarang novel ini adalah sastrawan Dinasti Ming bernama Lanling Xiaoxiao Sheng. Mengambil tema kehidupan sehari-hari beberapa karakter yang diambil dari novel Batas Air (Shuǐhǔ Zhuàn). Seperti juga Impian Paviliun Merah (Hóng Lóu Mèng), novel ini juga adalah cerminan kehidupan masyarakat di Tiongkok di zaman dulu. Yang pertama adalah di zaman Qing dan yang terakhir di zaman Ming.

Loading...

Alur cerita dimulai dari sepenggal kisah di dalam Batas Air di mana Hsimen menggoda Pan Jinlian dan berkomplot membunuh Wu Ta suami Pan Jinlian. Cerita kemudian meneruskan penggambarkan kehidupan vulgar Hsimen sampai akhirnya bermasalah dengan Wu Song adik Wu Ta.

Kevulgaran alur cerita novel ini kemudian menyebabkan novel ini dianggap sebagai novel erotis dan tidak diakui sebagai novel bermutu. Namun seiring perkembangan dinamis masyarakat, novel ini mendapatkan statusnya sebagai salah satu karya sastra terbaik dalam sejarah sastra Tiongkok.

Belakangan Jin Ping Mei menempati peringkat “Roman klasik mandarin ke 5” setelah Empat Besar: Sānguó Yǎnyì (Kisah Tiga Negara), Shuǐhǔ Zhuàn (Batas Air), Xī Yóu Jì (Perjalanan ke Barat), dan Hóng Lóu Mèng (Impian Paviliun Merah).

Judul buku Jin Ping Mei yang bisa diartikan sebagai “Bungah Plum dalam Jambangan emas” diambil dari tiga nama tokoh sentral wanita: Pan Jinlian (Teratai Emas), Li Ping’er (Jambangan kecil), dan Pang Chunmei (Bungah Plum di musim semi)

Selain itu, nama judul ini merupakan pengambaran karakter pemeran utama bernama Hsimen: Karena pengartian Jin adalah Emas, Ping adalah Jambangan juga Botol, dan Mei adalah Buah Plum. Dimana Emas adalah metafora ungkapan untuk Uang, Botol ungkapan untuk Arak dan Buah Plum adalah ungkapan untuk Sex. Maka singkat kata: karakter dari Hsimen dicirikan oleh keserakahan akan Uang, Arak dan Sex.

Merujuk pada person Pan Jinlian sering sekali judul diterjermahkan hanya dengan “Teratai Emas”.

Disusun oleh : Aldi The
Quelle : Wikipedia

Loading...

The following two tabs change content below.
Penerjemah novel, salah satunya adalah Jinpingmei (金瓶梅; Jin Ping Mei; The Golden Lotus). Tinggal di Berlin, Jerman.

Latest posts by Aldi The (see all)

One Response to Teratai Emas (Jin Ping Mei) Selayang pandang

  1. Aswir Astaman says:

    Cerita yang sangat menyentuh. Sudah adakah terjemahan novelnya yang berbahasa Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Loading...