Sebagai media, kami TIDAK MUNAFIK, memasang iklan untuk live cost. Media2 berita sebesar gaban juga mencari pemasukan lewat iklan, misalnya K*mpas group (beserta situs2 tuyulnya, spt tr*bunnews cs dengan 167 sub domainnya, papabob, mamabob, grid, natgeo, dsb), D*tik group (termasuk CNBC dan CNN), dsb.

Tidak ada makan siang yang gratis. Bahkan situs CNBC menggunakan anti adblock detector, untuk mendeteksi pengguna yang menggunakan program adblock (pemblokir iklan).

Berbagai hal di internet bisa kamu dapatkan secara gratis, salah satunya adalah karena adanya dukungan iklan. Entah itu Email, YouTube, Facebook, Instagram, konten di berbagai blog, termasuk Tionghoa.INFO bisa diakses gratis, karena biaya maintenance dan operasional tertutupi oleh pendapatan iklan. Beberapa pengeluaran rutin seperti :

(1) Sewa domain tahunan,
(2) Sewa hosting bulanan,
(3) Sewa plugin2 yang berbayar,
(4) Sewa CDN bulanan,
(5) Uang saku bagi para penulis lepas,
(6) dsb.

Namun belakangan semakin banyak pengguna/pembaca yang memakai program adblocker. Hal ini berimbas pada penyedia layanan konten yang akan semakin kesulitan menutupi biaya maintenance dan operasional, yang akhirnya bisa menyebabkan :

(1) Layanan tersebut tutup.
(2) Blogsite tidak terupdate lagi,
(3) Penyedia layanan akan menerapkan sistem berbayar untuk akses terhadap konten/layanan mereka.

Tahukah pembaca, untuk setiap iklan yang diklik (dengan sukarela) hanya bernilai 300-an perak. Jauh lebih kecil dari manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan cepat dan cuma2.

Sebuah situs bisa bertahan hidup dari adanya iklan. Jika pembaca memasang program ad-blocker atau sejenisnya, menurut mimin pribadi, itu seperti merusak “ekosistem gratis” di internet. Karena walau bagaimana pun, sebuah situs memerlukan live cost untuk hidup.

Untuk itu, meskipun memilih untuk menggunakan ad-blocker, akan lebih bijak jika kamu memasukkan daftar situs/layanan yang kamu sukai ke daftar whitelist, sehingga penyedia layanan bisa terus bertahan untuk mengupdate konten2 nya secara gratis, dan kamu tetap bisa menikmatinya secara cuma2.

Meskipun kamu tidak melihatnya, namun sebenarnya banyak penyedia konten yang akan menitikkan air mata haru jika kamu bersedia membuka ad-blocker saat mengunjungi kontennya. Ini adalah salah satu bentuk support/dukungan kamu terhadap konten2 yang ditayangkan!

Mungkin sangat masuk akal jika kamu seorang pelajar, atau seorang mahasiswa/i dengan kuota internet terbatas, atau yang tidak berlangganan internet di rumah, lalu menyalakan ad-blocker sepanjang waktu agar bisa bertahan dan mendapatkan manfaat besar demi pendidikan.

Tapi jika kamu hidup berkecukupan, telah bekerja, memiliki usaha, atau melanjutkan usaha orang tua, yang memiliki akses internet dari WiFi rumah atau paket data bulanan, bahkan menggunakan WiFi publik sambil nongkrong di Starbucks namun tetap menyalakan adblock … Oh, come on!

Demikian info & salam hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *