Last Updated on 27 October 2026 by Herman Tan
Pada seri artikel ramalan shio tahunan (2016-2027) terbitan Tionghoa.INFO, sebagian pembaca ada yang bertanya, “Bagaimana cara mengubah nasib saya yang jelek? Adakah caranya? Cara merubah nasib seseorang biasanya dibagi dalam beberapa cara, dan sebaiknya dilakukan sekaligus, diantaranya adalah sbb :
1. Dengan cara bertobat : Bertobat atau mendusin harus dengan kesungguhan hati! Ini adalah langkah awal. Karena cara ini merupakan peluasan lahir batin, dapat mempertipis sebab2 yang buruk dan memperoleh perubahan.
2. Dengan cara memupuk jasa dan amal (功德; Gongde) : Merupakan satu amal, misalnya mencetak buku2 kitab suci untuk dibagikan kepada umat klenteng (Cingsu), mencetak kertas ramalan (籤詩; Ciamsi), menolong yang sesat, ikut menyumbang pembangunan tempat2 ibadah, meyumbang kepada fakir miskin, rumah panti, dsb.
3. Dengan cara kegiatan : Nasib yang kurang baik, dapat sedikit berubah dengan keuletan tekad. Misalnya kurang cerdas dapat dididik agar pengetahuannya bertambah. Atau keadaan kurang memuaskan dengan semangat tinggi juga dapat sedikit berubah, misalnya hasil test yang kurang baik dapat diperbaiki dengan belajar tak kenal lelah akan berhasil.
4. Dengan cara Cisuak (改厄; Kai E) : Ini harus ada yang betul2 ilmu Tao-nya tinggi baru berdaya guna! Di samping itu juga harus sejajar dengan amal dan jasa yang bersangkutan.
Tapi ingat! Kesempatan menolong itu selalu ada, tapi hati manusia masa kini sudah kurang murni. Kita harus mengenal sebelumnya, mana yang dapat ditolong, dapat disembuhkan, baru boleh ditangani. Hati-hati ketemu yang tidak dapat ditolong, yang tak dapat disembuhkan, atau yang menjalani karma yang tak dapat diselamatkan, bisa-bisa balik MENGGIGIT, akan payah nantinya!
♦ Contoh Cara Merubah Nasib Dengan Cisuak (改厄; Kai E) :
Kai E Zhen Sha Fa (改厄鎮煞法) adalah metode tradisional dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Ini merupakan ilmu Fengshui yang digunakan untuk menghilangkan nasib buruk seseorang, mengusir energi negatif, atau mengubah peruntungan yang sedang terpuruk.
Secara harfiah, Kai E (改厄) berarti “mengubah atau membuang kesialan”, sedangkan Zhen Sha (鎮煞) berarti “menekan atau menetralisir energi negatif/shashu”, dan Fa (法) berarti “cara”.
Cara ini biasanya dilakukan saat seseorang mengalami ciong (shio yang tidak selaras dengan tahun berjalan), tertimpa kemalangan berturut-turut, atau aura rumahnya terasa tidak tenang. Ritual ini biasanya dipimpin oleh ahli Fengshui atau pendeta Taoisme untuk menetralisir energi negatif yang tak kasat mata. Beberapa diantaranya adalah sbb :
⛩️ 1. Ritual Keagamaan Taoisme untuk Cisuak :

• Metode Pengganti (替身法; Ti Shen Fa) : Menggunakan replika boneka kertas atau jerami sebagai “pengganti” diri untuk menerima kesialan. Setelah di-ritualkan, boneka ini kemudian dibakar untuk melambangkan bahwa nasib buruknya telah lenyap terbakar.
Ti Shen Fa sendiri merupakan metafisika tradisional Tiongkok (bagian dari Taoisme/agama rakyat) yang menggunakan media pengganti, seperti boneka jerami, patung kecil, atau aneka benda simbolik lain. Ritual ini bertujuan untuk mengalihkan atau menggantikan kesialan, penyakit, atau gangguan energi negatif/roh jahat yang dialami seseorang.
• Ritual Buang Sial (祭改補運; Ji Gai Bu Yun) : Ritual khusus untuk menenangkan “12 Dewa Ganas” (seperti Macan Putih, Anjing Langit, Dewa Penyakit, dsb) yang membawa kesialan pada shio tertentu di tahun tersebut. Ritual ini melibatkan persembahan simbolis dan pembakaran kertas sembahyang penambah rezeki.
• Pemasangan kertas Fu (符; Hu) : Menggunakan kertas mantra (Hu) yang telah diberkati oleh para Dewa untuk ditempel di rumah sebagai benteng pertahanan spiritual dari gangguan dimensi gaib.
🏡 2. Cara Fengshui untuk menetralisir ‘Sha Qi’ (煞气) :

Cara ini digunakan untuk mengatasi Sha Qi (煞气) atau energi negatif yang berasal dari bentuk fisik bangunan di sekitar rumah, seperti tusuk sate, sudut tajam bangunan tetangga, atau tiang listrik di depan pintu. Caranya adalah dengan meletakkan :
• Shan Hai Zhen (山海鎮) : Cermin Fengshui bergambar gunung, laut, dan garis2 bagua (patkwa). Benda ini dianggap sangat baik untuk menyerap atau membalikkan energi tajam dari arah luar rumah.
• atau Cermin Bagua (八卦) : Simbol 8 trigram yang melambangkan arah mata angin; digantung menghadap ke sumber energi negatif (depan/belakang rumah), untuk memantulkan atau menyerap hawa negatif tersebut.
• Merapikan Ruangan : Menjaga rumah tetap bersih, membuang barang2 yang rusak/tidak terpakai, dan menghindari benda tajam di sudut keberuntungan rumah (财位; Cai Wei) agar energi positif (气; Qi) bisa mengalir dengan lancar.
📅 3. Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?
• Periode Imlek : Biasanya dilakukan pada periode imlek (tanggal 1 s/d 15 bulan pertama Imlek), untuk mengamankan keberuntungan di sepanjang tahun yang berjalan,
• Sembahyang Rebutan : Biasanya dilakukan pada periode bulan hantu (tanggal 1 s/d 15 Bulan 7 Imlek) untuk menghalau gangguan roh halus.
• Saat mengalami kemalangan/kesialan berturut2 : Dilakukan kapan saja ketika seseorang mendadak sering sakit, mengalami kecelakaan berat, sering bertengkar, atau usahanya bangkrut tanpa alasan yang jelas.