TSM – XYP

THAY SHANG MEN – XIAO YAO PAI (太上门 – 逍遥派)

Agama TAO () adalah agama tertua di dunia yang berasal dari Tiongkok. Merupakan agama yang berke-Tuhanan, yaitu mengakui dan menyembah adanya Tian Gong (天公), atau Yu Huang Da Di (玉皇大帝).

Selain Tian Kung, masih banyak lagi Dewa-Dewi (神仙) yang disembah, seperti Er Lang Shen, Jiu Tian Xuan Nu, Tian Shang Seng Mu, Guan Gong, Fu De Zheng Shen, Xuan Tian Shang Di, dan lainnya.

A. Asal Usul Agama Tao (Daoisme)

Diataranya, terdapat Maha Dewa Tai Shang Lao Jun (太上老君) yang adalah Dewa Tertinggi dari semua Dewa-Dewi dalam Agama TAO. Hari kebesaran-Nya diperingati setiap tanggal 15 bulan 5 Imlek. Maha Dewa Tai Shang Lao Jun pernah 3x turun ke bumi; pertama sebagai Ban Ku Shi (pembuka jalan dunia), kedua sebagai Huang Di, dan ketiga turun kembali sebagai Lao Zi.

Walaupun Lao Zi dianggap sebagai Nabi utama yang mengajarkan ajaran Agama TAO, namun ajaran TAO pertama kali dijadikan sebuah agama oleh Zhang Dao Ling (张道陵; Hokkian : Tio Tian Su), pada masa Dinasti Han Timur.

Karena itu, secara singkat sejarah Agama TAO diyakini berasal dari Huang Di (Kaisar Kuning) sejak 27 abad sebelum masehi, dikembangkan oleh Lao Zi, dan terorganisasi menjadi sebuah institusi Keagamaan oleh Zhang Tao Ling.

Baca juga : Dewa-Dewi Dalam Taoisme

Nabi yang menurunkan Tao adalah Lao Zi (老子). Kitab sucinya adalah Dao De Jing (道德經), Tai Shang Lao Jun Zhen Jing (太上老君真經), dan lainnya. Sedangkan upacara & ritualnya sudah banyak dilakukan di berbagai kelenteng, terutama disaat hari2 kebesaran Dewa-Dewi Tao.

Agama TAO memiliki sejarah yang panjang. Walaupun banyak Dinasti yang silih berganti memerintah di Tiongkok, namun Agama TAO masih tetap eksis hingga hari ini. Semua itu menunjukkan bahwa Agama TAO mempunyai suatu keunggulan tersendiri di masyarakat.

Di umpamakan sebagai matahari, walaupun keberadaannya sudah ada sejak alam semesta ini tercipta, namun kita selalu merasakan suatu nuansa yang baru, setiap kali kita melihat matahari terbit di ufuk timur.

B. Perguruan Tao Thay Shang Men – Xiao Yao Pai di Indonesia

Secara umum, terdapat 2 aliran besar Taoisme, yakni :

Yang pertama adalah aliran yang berbasis di selatan Tiongkok, Zheng Yi Pai 正一派, dimana semua keturunan dari Zhang Daoling (张道陵) yang bermarga Zhang 张 saja yang akan menjadi pemimpinnya.

Sedangkan yang satunya aliran yang berbasis di utara Tiongkok, Quan Zhen Pai 全真派, dimana murid2nya harus hidup membiara, tidak boleh menikah, apalagi memiliki keturunan. Sila dan aturannya juga lebih ketat dibanding aliran Zheng Yi Pai.

Salah satu aliran/perguruan dalam Agama Tao (道) adalah Thay Shang Men – Xiao Yao Pai (太上门 – 逍遥派), urutan ke-33 dalam aliran Tao, dimana aliran ini tercantum pada Kuil Awan Putih di Beijing (白云观; Bai Yun Guan).

Aliran spiritual yang memuja Maha Dewa Thay Shang Lao Jun (太上老君) sebagai Dewa utama ini juga mengajarkan murid2 nya untuk selalu :

1. Melatih Shenkung (神功; Shengong), yakni senam kesehatan olah tubuh yang diajarkan dan diarahkan langsung oleh oleh Dewa),
2. Lalu Qigong (气功), atau teknik olah pernapasan kesehatan untuk menghimpun Qi (energi) dalam tubuh,
3. Serta Cingco (静坐; Jingzuo) atau meditasi untuk ketenangan batin.

Dengan berlandaskan asas Zi Ran (自然), Wu Wei (无为), Qing Jing (清静), dan Kong (), segenap Taoyu (道友) dan umat haruslah mandiri, bekerja, dan menghasilkan uang untuk keperluannya masing2 (terjun ke masyarakat), dengan mengedepankan sifat Xiao Yao You (逍遥游), atau hidup mengembara dalam dunia, dengan pikiran yang riang tidak terkekang.

Umat dapat belajar Tao, dengan bimbingan ilahi (Hu Fak Shen), seorang taoyu (atau daosu, orang yang mendalami Tao), dapat melatih ilmu Dao Yin Shu (導引術/导引术) sendiri di rumah.

Pada jaman ini jarang orang yang mau hidup membiara, atau mengkhususkan diri dalam mempelajari dan menyebarkan Agama Tao. Karena itu, Perguruan Tao ini juga mengutamakan WU () atau “kesadaran” sebagai landasan/pedoman cara berpikir dan cara bertindak dalam kehidupan kesehariannya.

C. Intisari Agama Tao

Sebelum kita membahas lebih lanjut, perlu diketahui bahwa Agama Tao ber-azaskan :

1. Ke-Tuhanan yang Maha Esa (天公; Tian Gong).
2. Menghormati nenek moyang, serta menjunjung tinggi derajat nenek moyang.
3. Harus berbakti kepada orang tua.
4. Dapat menggunakan alat yang ada (memanfaatkan barang/benda).
5. Menuju dunia makmur jaya.

Umat Agama Tao juga harus mengutamakan dan menitik-beratkan pada “Wu” (kesadaran dan daya nalar yang tinggi) serta “Ce Ran” (alamiah). Selain itu juga harus dapat mempunyai sifat rendah hati, berusaha tidak merasa punya jasa apapun, berbuat dengan tidak menghitunguntung ruginya terlebih dahulu, bahkan jika berhasil pun tidak menunjukkan keunggulan2 tadi.

Kalau maju pasti bisa memperbaiki dunia, kalau mundur setidaknya dapat menyelamatkan dirinya sendiri.

Pengertian Wu (Kesadaran) :

Wu dapat diartikan sebagai kesadaran jagad raya yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam. Wu merupakan kesadaran dan nalar yang tinggi. Suatu pola berpikir/bertindak yang berlandaskan nalar dan hati nurani. Tindakan yang dihasilkan akan memenuhi kaidah tepat situasi (Hek Jing), tepat kondisi (Hek Li) dan tepat cara (Hek Fak).

Pengertian Ce ran (Alamiah) :

Kita menjadi manusia harus dapat mengikuti kodrat atau hukum alam yang ada, sehingga bilamana kita menentang hukum alam, kita bisa terkucilkan, atau bahkan bisa binasa. Walaupun alam terus berkembang, tetapi perlu diingat bahwa kita tidak bisa terlepas dari hukum alam yang telah menempatkan kedudukan diri manusia, hewan, dan tumbuh2an yang ada di alam semesta ini.

D. Perkumpulan Tao Thay Shang Men – Xiao Yao Pai di Manado

Tampak salah satu momen sembahyang bersama Taoyu2 Manado
Tampak salah satu momen sembahyang bersama Taoyu2 Manado
Tampak upacara Dao Yin Yishi (导引仪式), atau inisiasi di Manado pada Maret 2010, oleh Li Shanghu shifu (李尚湖师父).

Baca juga : Apa Itu Ilmu Tao Yin Shu/Tao Ying Suk (导引术; Dao Yin Shu) Dalam Taoisme?

Agama TAO sudah tersebar ke berbagai perjuru dunia; termasuk di Indonesia sendiri yang sangat pesat perkembangannya.

Adapun Halaman ini didedikasikan untuk memberikan informasi Agama TAO dan perkembangannya, berikut kegiatan2 yang dilakukan oleh umat Agama TAO di Manado, Sulawesi Utara.

Sebagai info, di Manado sendiri sudah 3x melakukan upacara Tao Ying (Dao Yin; 导引) atau “inisiasi”, yakni pada tahun 2002 sebanyak 30 orang, November 2009 sebanyak 17 orang, dan Maret 2010 sebanyak 31 orang.

Pada jaman dahulu, Dao Yin Shu merupakan ilmu yang bersifat sangat rahasia di dalam Agama Tao. Ilmu ini hanya diturunkan dari guru ke murid (beberapa orang saja) dan dilakukan secara lisan saja, sehingga sulit ditemukan dalam buku2 di luar Kitab Agama Tao. Karena “Shu” disini memang berisi Cenyen (真言; Zhenyan) khusus.

Selama bertahun2, ilmu ini telah diturunkan kepada beberapa murid yang terpilih, dan tetap tidak diketahui bahkan oleh praktisi2 yang paling berpengetahuan dan terinformasi sekalipun.

Dao Yin Shu jenis pertama ini merupakan cara khusus bagi murid2 yang belajar Agama Tao.

Melalui Dao Yin Shu mereka bisa berkomunikasi dengan Dewa-Dewi (神仙; Shen Xian), dan mendapatkan bimbingan langsung dari ilahi Fu Fak Shen (护法神; Hu Fak Shen) lewat gerakan2 olah tubuh (神功; Shengong), olah pernapasan untuk menghimpun energi Chi (气功; Qigong), dan olah pikiran (静坐; Jingzuo) atau meditasi.

Umat Agama Tao (atau umat kelenteng) yang ingin belajar Dao Yin Shu (menjadi murid/taoyu, 道友), harus dilakukan proses inisiasi lewat upacara Dao Yin Yishi (导引仪式), yaitu pemberian Dao Yin/Tao Ying oleh seorang Sifu (师父) atau Daoshi (道师).

Karena pada jaman dahulu, ilmu Dao Yin Shu hanya diturunkan dari mulut ke mulut, maka hanya sedikit orang yang tahu hal ini, dan memang tidak banyak kitab yang menuliskan tentang ilmu ini.

Namun di Indonesia, oleh Li Shanghu Shifu (李尚湖师父), ilmu Kedewaan Dao Yin Shu sekarang ini sudah diajarkan secara terbuka, bagi semua orang yang benar2 ingin mempelajarinya!

Pada tahun 1970-an, sesuatu yang revolusioner terjadi. Grandmaster kami, Li Shang Hu (李尚湖), secara terbuka mulai mengajarkan harta Dao Yin Shu (导引术) kepada masyarakat Tionghoa pada umumnya. Demikianlah Xiao Yao Pai (逍遥派) perlahan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Ini adalah pertama kalinya ilmu Dao Yin Shu dibuka ke publik selama ribuan tahun, dimana pada dasarnya mengakhiri ribuan tahun pengasingan Taoisme, yang dikenal sebagai sekolah spiritual tradisional.

Saat ini, ada banyak murid Beliau yang tersebar di berbagai propinsi di Indonesia, yang sebagian besar aktif di Dao Guan dan Kelenteng setempat, serta sebagian kecil lainnya memilih untuk berlatih Dao Yin Shu dalam privasi mereka sendiri di rumah.

Bahkan Dao Yin Shu kini telah tersebar ke berbagai negara di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Inggris (dan negara2 eropa lainnya), Australia, Tiongkok, Filipina, Singapura, Malaysia, dan India.

Jika ilmu ini dulunya adalah rahasia, mengapa Shifu memiliki ide untuk membuat keputusan yang begitu besar, untuk membagikan / menyebarkan ilmu ini kepada semua orang? Padahal di Tiongkok sendiri, ilmu ini sudah punah.

Ini karena sebagai orang2 keturunan Tionghoa yang berada di negeri asing*, tentu ini adalah suatu keharusan bagi mereka untuk menguasai suatu ilmu keterampilan untuk jaga diri, agar bisa bersaing dengan orang lain.

E. Koleksi Buku-Buku Tao Kami

Buku2 TAO dibawah ini yang hanya untuk kalangan sendiri (tidak diperjual-belikan secara umum). Dapatkan buku2 Tao di bawah ini dengan menghubungi Taokwan terdekat.

Koleksi buku2 TAO Thay Shang Men – Xiao Yao Pai (太上门 – 逍遥派). Kontak kami untuk mendapatkannya (hanya untuk area domisili Manado dan sekitarnya). Untuk luar Sulawesi Utara, silahkan hubungi Taokwan2 terdekat di kota Anda.

“Sebarluaskan kitab suci TAO; yang dekat dapat sinar terang, yang jauh juga dapat bimbingan. Yang baca timbul kepercayaan, yang dengar timbul kebudian. Menuntun umat manusia sadar kembali ke jalan yang benar, supaya semua keluar dari kesesatan”

F. Daftar Alamat Dao Guan di Indonesia

正道宫
Dewa Agung – Zheng Dao Gong
Jl. Lingkar Selatan 1 No. 05, RT03/RW06
Kel. Pal Merah, Kec. Jambi Selatan
Jambi, 36139

*****

万福宫
Sinar Mulia – Wan Fu Gong
Jl. Cibadak 225-D
Bandung, Jawa Barat

*****

真诚宫
Zhen Cheng Gong
Jl. Kedoya Raya No.42, RT12/RW2
Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Jakarta, 11520

*****

吉利宫
Ji Li Gong
Jl. Gunung Lokon No.16-C
Makasar, Sulawesi Selatan

*****

天宝宫
Tian Bao Gong
Jl. Mayjen Sutoyo No. 20
Balikpapan, Kalimantan Timur

*****

Untuk informasi kontak (Whatsapp), bisa email : [email protected] terlebih dahulu.