Asal Usul 12 Shio Dalam Tradisi Tionghoa

Asal ceritanya terjadi ketika suatu hari Kaisar Langit (Tian Gong) menulis surat kepada hewan2 diseluruh negeri. Angin pun lalu menyebarkan surat-surat itu ke seluruh pelosok negeri. Dalam sekejap, para hewan menerima surat2 itu, yang isinya seperti ini :

“Besok pagi di Tahun Baru, aku akan memilih hewan yang paling dahulu datang kesini, dari nomor 1 sampai dengan nomor 12. Lalu, setiap tahun aku akan mengangkat satu-persatu dari mereka sebagai Jenderal berdasarkan urutan”. Tertanda, Tian.

Para hewan sangat bersemangat dan tertarik dengan hal itu. Mereka sangat ingin menjadi Jenderal. Tetapi, ada seekor hewan yang tidak membaca surat semacam ini, yaitu Kucing yang suka bersantai dan tidur. Ia hanya mendengar berita ini dari Tikus. Tikus yang licik menipunya dan memberitahu bahwa mereka harus berkumpul di tempat Tian esok lusa, padahal seharusnya mereka berkumpul besok pagi.

Semua hewan bersemangat dan memikirkan tentang kemenangan, dan mereka semua tidur cepat. Hanya kerbau yang langsung berangkat malam itu juga, karena ia sadar bahwa ia hanya dapat berjalan lambat. Tikus yang licik melihatnya lalu meloncat dan menumpang di punggung kerbau, tapi kerbau tidak menyadari hal itu.

Pagi harinya, saat hari masih gelap, Anjing, Monyet, Babi, Harimau, Naga, Ular, Kelinci, Ayam, Domba dan Kuda semuanya berangkat berlari menuju ketempat Tian.

Saat matahari mulai terbit, yang pertama kali sampai di tampat tinggal Tian adalah…kerbau. Tapi kemudian Tikus melompat ke depan dan mendarat tepat dihadapan Tian. Maka Tikus pun menjadi yang pertama. Selamat Tahun Baru Tian…kata Tikus kepada Tian.

Loading...

Kerbau pun menangis karena kecewa menjadi urutan ke dua. Di belakang mereka, tibalah Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Domba, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi datang berurutan. Dengan demikian mereka ditetapkan sebagai pemenang satu sampai dengan dua belas sesuai dengan urutan kedatangannya.

12 ekor binatang ini kemudian disebut dengan 12 Shio dalam mitologi Tiongkok.

Para hewan itu merayakan kemenangan dan berpesta pora sambil mengelilingi Tian. Lalu, kucing datang dengan wajah yang sangat marah. Ia mencari Tikus yang telah menipunya sehingga ia datang terlambat. Kucing pun berlari mengejar Tikus kesana kemari.

Sejak itu mulailah era 12 Shio dengan nama-nama hewan, dimulai dari yang pertama tahun Tikus, lalu kerbau, kemudian Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Domba, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi.

Kucing yang tidak berhasil masuk ke dalam 12 shio sampai sekarang masih mengejar Tikus kesana kemari karena telah ditipu. Ada kepercayaan yang mengatakan bahwa keturunan langsung dari kucing yang kena tipu tikus itu sampai sekarang masih berkeliaran di kota Bangkok.

Loading...

One Response to Asal Usul 12 Shio Dalam Tradisi Tionghoa

  1. He he aku pernah nonton animasi kartunya tentang ini di 12 Shio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *