Tag Archives: luo guanzhong

Inilah 4 Novel Klasik Termasyur Tiongkok

Pada periode Dinasti Ming hingga Dinasti Qing (1368-1911 M) merupakan masa berjaya nya berbagai karya sastra klasik Tiongkok; seperti Sānguó Yǎnyì (Kisah Tiga Negara), Shuǐhǔ Zhuàn (Batas Air), Xī Yóu Jì (Perjalanan ke Barat), dan Hóng Lóu Mèng (Impian Paviliun Merah). Karya-karya sastra klasik ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan banyak diangkat ke dalam bentuk TV Drama, film, dan buku novel.

Inilah Kekuatan Sastra Dalam Puisi 7 Langkah

Terdapat sepotong kisah dalam perjalanan sejarah Samkok, yang menceritakan bahwa setelah Cao Cao meninggal terjadi perebutan kekuasaan antar anak-anaknya, yakni Cao Pi dan Cao Zhi. Cao Pi terkenal licik dan ambisius sedangkan Cao Zhi terkenal jago dalam urusan sastra, namun sayangnya dia adalah seorang pemabuk. Cao Zhi sebenarnya sangat disayang oleh Cao Cao karena bakat sastranya; namun karena kebiasaan buruk mabuknya menyebabkan ayahnya akhirnya memilih Cao Pi sebagai penerusnya.

Karya Sastra Dinasti Ming dan Qing

Dinasti Ming dan Qing terkenal dengan novel klasiknya. “Kisah Tiga Negara” (Sānguó Yǎnyì), “Batas Air” (Shuǐhǔ Zhuàn), “Perjalanan ke Barat” (Xīyóujì) dan “Impian Paviliun Merah” (Hónglóumèng) serta Jinpingmei (Jīn Píng Méi) yang menceritakan tentang petualangan Hsimen dengan enam istrinya. Sekarang, kelima karya sastra terkenal ini telah difilmkan dan telah menemukan popularitas yang baik di dalam dan di luar negeri.

Lima Jenderal Harimau (Five Tiger Generals)

Five Tiger Generals [五虎将] atau Lima Jenderal Harimau mengacu pada lima jenderal militer dari negara Shu Han pada masa Perang tiga Negara (Sam Kok). Lima Jenderal yang dimaksud adalah Guan Yu, Zhang Fei, Zhao Yun, Ma Chao dan Huang Zhong yang dikenal karena keberanian mereka.