Last Updated on 17 April 2021 by Herman Tan

Portal properti global, Lamudi merilis hasil survei yang menyatakan transaksi jual-beli real estate kini semakin beralih ke konsep e-commerce, atau jual-beli online.

“96 persen agen menyatakan kalau internet kini menjadi medium paling banyak digunakan untuk jual, beli, dan sewa real estate,” kata Karan Khetan, Managing Director and Co-Founder Lamudi Indonesia diacara Diskusi ‘The Future of Real Estate In The Emerging Markets’, Jakarta, Rabu (26/11).

Karan menjelaskan, 3/4 agen mengatakan kalau mereka mengiklankan properti mereka secara online dibandingkan dengan hanya 14% yang menggunakan Koran, dan 3% menggunakan majalah untuk beriklan.

Selain itu, sekitar 3/4 agen yang kami interview menyatakan kalau mereka memperkirakan sektor properti di Indonesia akan naik hingga 8% atau lebih pada tahun 2014.

“Dengan demikian tak mengherankan kalau pasar real estate Indonesia telah menjelma menjadi salah satu yang paling menjanjikan di kawasan Asia Pasifik,” tambahnya. Dalam survei yang melibatkan para konsumen, Lamudi menyoroti perilaku berburu properti diantara para pembeli dan penyewa.

Survei ini juga mengungkapkan kalau memiliki properti adalah perioritas bagi banyak orang Indonesia, diawali dengan 95% penyewa menyatakan kalau mereka menabung untuk membeli rumah.

Survei ini juga mengungkap kalau sangat sedikit orang Indonesia yang tinggal sendiri, dengan mayoritas responden tinggal dengan orang lain (56,1%) atau dengan orang tua mereka (29,8%).

Laporan lengkapnya ditampilkan dengan format online yang mudah dibaca tersedia di :

• www.lamudi.co.id/research untuk bahasa Inggris
• www.lamudi.co.id/research-bah/ untuk mengunduh laporan bahasa Indonesia

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru. PLAGIAT KONTEN bermodal COPY PASTE adalah tindakan yang tidak terpuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Jangan jadi penulis dengkulan, yg bermodal Copas artikel Tionghoa.INFO!