Last Updated on 14 June 2021 by Herman Tan

Fenomena menegakkan telur ayam dapat dilakukan pada saat perayaan Duan Wu Jie (端午节), atau Bak Cang. Pada hari ini, kita dapat meletakkan/menegakkan telur ayam mentah dalam posisi berdiri, diatas lantai atau meja.

Ini bisa dilakukan di sepanjang hari Duan Wu. Namun waktu2 terbaik terutama pada siang hari, sekitar pukul 11:00 s/d 14:00.

Fenomena ini terjadi karena “konon” saat matahari memancarkan cahaya paling kuat, gaya gravitasi di tanggal ini adalah yang terlemah di sepanjang tahun, sehingga menyebabkan telur ayam mentah bisa berdiri tegak; dimana saat ini matahari sedang berada di “posisi istimewanya”, yakni tepat di atas khatulistiwa.

Baca juga : Ketahui 7 Hal Mengenai Festival Perahu Naga dan Bakcang

Menurut penjelasan para ahli, pada tanggal tersebut posisi bulan tepat berada pada satu garis lurus dengan bumi, sehingga gaya gravitasi bulan pada tengah hari akan tepat berada dibawah bumi, sehingga kuning2 telur akan tertarik sedikit lebih rendah dibanding pada hari2 biasa.

Hal inilah yang membuat titik berat telur lebih ke bawah, dan membantu sang telur untuk berdiri tegak pada ujung lancipnya.

Karena penanggalan Imlek mengandalkan peredaran bulan, maka momen tersebut akan selalu jatuh pada tanggal 5 bulan 5 Imlek (sekitar bulan Mei atau Juni).

Karena itulah tradisi “mendirikan telur”, atau “menegakkan telur” juga merupakan bagian dari festival budaya ini; selain tentunya menyantap penganan khas Bakcang dan memainkan perahu Naga bersama team.

Tampak beberapa butir telur ayam mentah yang berhasil ditegakkan di atas lantai bersemen.

Baca juga : Festival Perayaan Duan Wu (BakCang)

Namun, selain pada saat momen perayaan Duan Wu (Bak Cang), konon tradisi “menegakkan telur” ini juga dapat dilakukan di waktu2 yang lain, seperti pada :

1. Saat Lichun (立春) yang menandakan awal permulaan Musim Semi di Asia Timur. Penetapan hari ini berasal dari kalender tradisional Asia Timur yang membagi tahun menjadi 24 bagian matahari. Lichun dimulai ketika matahari mencapai bujur langit 315° dan berakhir pada saat mencapai garis bujur 330°.

Lichun (istilah untuk garis bujur pertama) terjadi pada tanggal 04-05 Februari; dimana biasanya bertepatan atau agak bertepatan (15 hari pertama) dengan perayaan IMLEK.

2. Saat Kau Chun, tanggal 30 bulan 12 penanggalan IMLEK (namun perhitungan tanggalnya bisa berubah2).
3. Pada saat  Chunfen (春分) atau spring/vernal equinox (20 Maret).
4. Pada saat Xiazhi (夏至) atau summer solstice (21 Juni).
5. Pada saat Qiufen (秋分) atau autumnal equinox (23 September).

Untuk lebih memahami istilah2 diatas, bisa disimak dalam artikel berikut : 24 Nama Posisi Matahari Dalam Kalender Solar

Tapi ada juga yang beranggapan bahwa untuk menegakkan telur dapat dilakukan setiap hari. Posisi matahari, bulan, dan bintang tidak ada hubungannya dengan aktivitas membuat telur berdiri. Ilmu Fisika mengajarkan bahwa benda dapat berdiri dengan stabil, apabila titik beratnya tepat berada di atas titik tumpuan.

Demikian pula halnya dengan telur ayam. Membuat telur ayam berdiri di salah satu ujung lancipnya berarti membuat titik berat telur berada di atas titik tumpunya (bagian telur yang menempel dengan alas; posisi ujung lancipnya). Tentu saja telur akan menjadi lebih sulit berdiri apabila cairan di dalam telur masih bergerak2.

Namun jika pembaca kesal dan frustasi karena selalu gagal dalam menegakkan telur ayam, dapat mencobanya dengan sedikit meretakkan bagian ujung telur, agar memiliki posisi yang lebih stabil untuk berdiri tegak 🙂

Baca juga : Asal Usul Hari Bakcang; Berawal Dari Legenda Qu Yuan!

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow Facebook & Twitter @tionghoainfo untuk info2 terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *