Festival Perahu Naga

Festival perahu Naga yang sering diperlombakan

Perahu naga (Hanzi tradisional: 龍舟 atau 龍船; Hanzi sederhana: 龙舟 atau 龙船; Pinyin: lóngzhōu, lóngchuán) adalah sejenis perahu yang panjang dan sempit. Perahu ini digerakkan oleh tenaga manusia dan digunakan dalam perlombaan olahraga dayung perahu naga, seperti di ajang Sea Games maupun Asian Games.

Dalam perlombaan, perahu ini biasanya dihiasi dengan kepala dan ekor yang berbentuk Naga dan diharuskan untuk membawa sebuah  genderang besar dalam perahunya.

Tampak 1 regu dalam perahu Naga, yang berisikan ±20 orang pendayung + seorang penabuh tambur.

Perahu Naga sering diperlombakan oleh Negara2 Asia Timur, seperti Tiongkok, Hongkong, Taiwan, Jepang, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Masyarakat Tionghoa suku Han sering menggunakan istilah “Turunan Naga” sebagai identitas etnis mereka. Di luar kegiatan lomba, hiasan naga biasanya tidak digunakan, tapi sebuah genderang tetap dibawa dalam perahu untuk kepentingan latihan, dan digunakan sebagai pelecut  moral / koordinasi gerakan dayung.

Lomba perahu naga pada awalnya (sesuai tradisi) diadakan untuk memperingati kematian Qu Yuan (339 SM – 277 SM), seorang menteri negara bagian Chu. Qu Yuan dikritik oleh keluarga Raja yang tidak senang kepadanya, yang akhirnya berakhir pada pengusirannya dari ibu kota negara Chu.

Dia lalu bunuh diri dengan melompat ke sungai Miluo.

Loading...

Rakyat yang bersimpati atas kematian Qu Yuan kemudian melempar nasi ke dalam sungai untuk mencegah makhluk di dalam air memakan jenazah Qu Yuan.

Menurut legenda, Qu Yuan melompat ke sungai pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan imlek, sehingga inilah asal muasal dari perayaan tradisi  yang disebut Duan Wu Jie, Peh Cun, atau Bakcang.

Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

2 Responses to Festival Perahu Naga

  1. Sama2 saudara Laurencius…

  2. Laurencius says:

    Terimakasih share nya teman, menambah pengetahuan kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *