Lahir, Tua, Sakit, Sengsara dan Mati, bagi manusia sudah jadi satu proses kehidupan yang tidak dapat dihindari, sudah Ceran/alamiah nya (自然; Zi Ran).

Tidak pernah mengalami pahit, tidak akan tahu enaknya manis. Tidak pernah sakit, tidak akan tahu nikmatnya sehat walafiat. Tidak mengalami sedihnya tua dan (menjadi) lamban, tidak akan mengerti dan menyayangi betapa berharganya masa muda!

Baru lahir, tidak tahu apa-apa, tidak ada yang bisa dibicarakan. Pada detik terakhir, betul sudah tahu lebih dahulu pasti akan pindah alamat ke dunia yang lain dimensinya, seperti melepaskan baju lama dan memakai baju baru lagi.

Tetapi tentu saja masih ada sesuatu yang teringat, sehingga dapat timbul perasaan sedih (kenangan).

Inilah yang jadi pokok pikirannya; TAO adalah alami. Maka, inipun sudah jadi satu proses yang alam pula. Siapapun juga tak dapat lepas dari hukum alam tersebut.

Diatas hukum alam tersebut, SIUTAO justru menuju ke persoalan-persoalan diatas, guna meringankan dan memperlambat proses-proses yang tidak enak tersebut.

Jika sudah mencapai taraf agak tinggi, dan sudah mengerti sesuatu, maka tentu dapat dengan mudah, dengan senyuman menghadapi persoalan-persoalan yang demikian.

Pada waktu itulah, semuanya akan terasa ringan saja, tidak menjadi soal lagi.

Belajar TAO adalah untuk masa sekarang dan untuk masa kemudian. Yang dimaksud masa sekarang adalah ketika hidup di dunia, sedapat mungkin jadilah orang yang agak baik, dan penghidupan yang agak lumayan sedikit.

Untuk menitis lagi, karena mengerti cara SIUTAO, maka sampai hari terakhir (di dunia) sukma kita sudah Dewasa dahulu di dimensi alam sana, jadi jika lahir/menitis lagi juga pasti lebih baik sedikit. (referensi : 修道寶鑑 2014 ver.)

Baca juga : KARMA : Kaya Miskin Seseorang Saat Ini, Ditentukan Dari Kehidupan Masa Lalunya!
Baca juga : Inilah Struktur Roh Sukma (Yuan Shen) Manusia; 3 Inti 7 Lapisan (San Hun Qi Po)

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru. PLAGIAT KONTEN bermodal COPY PASTE adalah tindakan yang tidak terpuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Jangan jadi penulis dengkulan, yg bermodal Copas artikel Tionghoa.INFO!