Bolehkah Memberikan Nama China Untuk Anak?

Sebagai keturunan Tionghoa, sepasang suami-istri ingin memberikan nama Tionghoa untuk anaknya, namun mereka khawatir nanti anaknya akan mendapatkan masalah ketika harus berurusan dengan birokasi di Indonesia, misalnya harus menunjukkan SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia) saat akan mengurus pasport.

Dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia menyatakan tak pernah ada aturan yang mensyaratkan izin untuk menamai anak dengan nama Tionghoa. Jadi silakan saja. Perihal diskriminasi dan perlakuan buruk dalam pelayanan birokratis, secara hukum itu tidak dibenarkan. Semua peraturan lama yang diskriminatif sudah dihapus setelah sejak era Reformasi.

nama china di indonesia

Klik untuk memperbesar gambar

Untuk info lebih jelasnya mengenai aturan-aturan dalam perundang-undangan yang terkait mengenai hal penamaan China atau Tionghoa di Indonesia, dalam pengurusan pasport atau SKBRI, bisa kunjungi halaman ini.

Loading...

Contoh kasus : (update 18 Mei 2017)

Banyak kejadian yang terjadi selama ini, terjadi penikahan campur, dimana ayahnya adalah orang Indonesia asli, sementara ibunya adalah seorang Tionghoa. Namun ibunya ingin anaknya tetap memiliki nama dan marga Tionghoa. Apakah bisa?

Jawab : Di Indonesia sendiri, sebenarnya tidak ada aturan yang mengikat dimana seorang anak harus ikut marga Ayahnya. Beberapa suku di Indonesia bahkan menggunakan pola matrilineal (marga Ibu). Bahkan suku Jawa (suku terbesar di Indonesia) pada dasarnya tidak memiliki marga, atau aturan pemargaan. Jadi mereka hanya memberikan nama saja pada anaknya.

Demikian pula pada suku Bali, dimana masyarakat disana menggunakan urutan kelahiran yang jelas, seperti Wayan, Made, Nyoman dan Ketut. Namun secara umum, Indonesia mengikuti aturan/pola patrilinear (marga Ayah), seperti kebanyakan yang digunakan oleh Negara2 lainnya.

Kembali ke kasus, seorang anak yang ikut marga Ayahnya yang asli Indonesia (pada contoh kasus diatas), SUDAH JELAS akan kehilangan salah satu ciri unsur tionghoa nya, yakni MARGA.

Apa saja ciri lainnya, simak di halaman : Siapakah Orang Tionghoa Indonesia?

Namun jika hanya sekedar ingin memberikan nama saja, tentu bisa. Namun mau pakai marga apa?

1. Bisa hanya menggunakan nama (panggilan) saja atau nama kecil, yang terdiri dari 2 huruf; seperti xiao mei (小妹), dsb.
2. Menggunakan marga netral, atau marga selain marga ibunya.

Seorang anak bisa/dapat mengikuti marga ibunya (tionghoa), dengan alasan yang BERSIFAT KHUSUS, salah satunya karena alasan lahir diluar nikah. Makanya kurang baik apabila ingin mengambil marga ibunya sebagai marga resmi, karena hal ini akan menimbulkan pergunjingan kelak di lingkungannya sendiri.

10 Responses to Bolehkah Memberikan Nama China Untuk Anak?

  1. dera febrianda says:

    pak herman gmana cara menjadi warga tionghoa sementara saya tdk memiliki garis orang tionghoa, saya sangat menyukai budaya chineese dan bagaimana agar kelak bisa melanjutkan garis keturunan tionghoa tanpa ada keturunan apapun, karena saya pikit menikah dengan wanita tionhoia sangat sulit ?

  2. Martadjaja says:

    Pak Herman…bisa rekomend kalau nama ayah saya lie boen soei…saya lie cuan tiong…kira2 yg nama anak saya yg cocok n bagus…putra 1 lahir 25 mar 2000 shio naga…ke2. 23 agst 2005 trims pak..

    • Herman Tan says:

      Nama keluarga Lie.
      Tinggal ikuti urutan nama tengah/nama generasi saja.
      Lalu tambahkan 1 nama kecil di belakang. Untuk anak tertua, berhubung shionya Naga, kalau anak laki kasih saja Liong (Long; Naga).

  3. Pria Menyedihkan says:

    Sama seperti saya..
    Saya ingin cerita dikit soal hidup saya yang mungkin miris..

    Saya adalah pria ada keturunan cina dari garis keturunan ibu, dia bermarga Li …
    Sementara ayah saya dari kalimantan asli (dayak)..
    Anda tau kan di kalimantan banyak keturunan cina, bahkan mayoritas juga keturunan cina disana, jadi banyak terjadi asimilasi,..

    Masalahnya terjadi saat saya bekerja di Jawa..
    Di jawa tingkat rasis itu lebih tinggi daripada di Kalimantan..
    Ketika saya jatuh cinta sama orang jawa, rata2 kluarga di jawa tidak menerima saya karena saya ini dianggap cina, menyedihkan sekali bukan…
    Mereka beranggapan saya ini cina dan mereka takut saya tak bisa berbaur dengan keluarga mereka, mereka juga malu jika punya menantu orang cina..

    Beda hal ketika saya suka sama cewek cina,,,
    Rata2 kluarga mereka easy welcome dengan saya, karena saya memang punya fisik cina, mandarin gitu, berkulit putih kemerah2an, klo mata saya gak sipit karena ikut ayah, rambut lurus, dll…

    Tapi saya masih mikir2 untuk melanjutkan, karena saya gak punya marga…
    Saya takut terjadi penolakan…
    Hidup saya memang menyedihkan…
    Saya hanya menyesali kenapa orang tua saya ada yang menikah dengan pribumi sehingga saya yang memiliki fisik cina ini jadi terkucilkan…

    Kiranya om Admin bisa memberikan nasihat kepada hidup saya ini…
    Dapatkah saya memiliki marga cina ?
    atau setidaknya dapatkah saya mlanjutkan hubungan saya dengan kekasih saya yang keturunan cina itu ?
    Jika bisa, lalu bagaimana kelanjutannya ??

    • Herman Tan says:

      Anda tidak bisa memilih untuk dilahirkan dimana.
      So, jalani saja sesuai dengan apa yang ada sekarang.
      Yang penting, apapun agama, suku, golongan anda, tetap TOLERAN.

      • Martadjaja says:

        Pak herman…bisa rekomend nama yg cocok utk anak kami..ayah saya lie.boen soei..saya lie cuan tiong….putra ke1 lahir 25 mar 2000 shio naga ke2 23 agst 2005..trims

    • ethanhunt says:

      ikut marga emak lha.wong saudara we karna dia cucu tunggal dari keluarga mamanya sampe ikut marga mamanya( ga kaya barat yg bsa dua marga d blakang e) tp nama indonya dua marga.papa nya anak ke 3 jdi ga masalah dari pihak papanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *