Tag Archives: mei 1998

Proses Integrasi Masyarakat Tionghoa di Indonesia : Sudah Optimalkah?

Secara umum, hubungan sosial antara masyarakat Pribumi dengan masyarakat Tionghoa di Indonesia memperlihatkan perkembangan yang positif, khususnya setelah peristiwa Mei 1998 yang sebagai pertanda dimulainya “era kebebasan”.

Bagaimana Tanggapan Warga Tionghoa Indonesia Atas Vonis Ahok?

Menanggapi vonis atas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua YLBHI, Asfinawati, menilai vonis akan membuat kelompok minoritas, khususnya warga Tionghoa Indonesia, takut bersuara dan ikut terlibat dalam proses politik. BBC Indonesia pun berbicara dengan sejumlah warga Tionghoa Indonesia, baik yang tinggal di Jakarta, di luar Jakarta, maupun di luar Indonesia, terkait pendapat mereka tentang vonis Ahok dan masa depan demokrasi Indonesia.

Citra Indonesia Ternyata BURUK di Situs Baidu, Googlenya Tiongkok

Situs mesin pencari terpopuler di Tiongkok berbahasa Mandarin, Baidu, ternyata menampilkan citra buruk tentang Indonesia. Jika kita mengetik kata 印尼¹ (Yìnní) di situs tersebut, di bagian 网页 (Wǎngyè) atau dari halaman web ternyata 3 dari 10 hasil pencarian di halaman 1 menampilkan tentang pembantaian yang terjadi di tahun 1965.

Pengalaman Pribadi : Budi Pribumi Terhadap Etnis Tionghoa

Artikel ini sebagai bentuk respon pribadi atas artikel yang sebelumnya pernah diterbitkan blog Tionghoa.INFO dengan judul “Antara Pro Pembauran vs Anti Pembauran“. Ini juga ada hubungannya dengan artikel Tionghoa dan Kawin Campur yang ditulis oleh saudara Chen – Jakarta.

Peristiwa Mei 1998 di Jakarta : Titik Terendah Sejarah Etnis Tionghoa di Indonesia

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta merupakan malapetaka terbesar yang dialami bangsa Indonesia, khususnya bagi keturunan etnis Tionghoa. Apakah secara langsung kerusuhan tahun 1998 tersebut diarahkan pada orang-orang keturunan Tionghoa, memang tidak begitu jelas.

Korban dan Pengorbanan Perempuan Etnis Tionghoa di Indonesia (Bagian III)

Bahwa peristiwa 13 Mei 1998 mempunyai motif politik adalah tidak perlu disangkal lagi. Pada peristiwa itu perusahaan-perusahaan milik warga keturunan Tionghoa dijarah dan dibakar. Yang lain “lolos” dengan lemparan batu saja. Tetapi yang paling menyedihkan adalah terjadinya penganiayaan secara fisik, dan terutama pemerkosaan perempuan-perempuan Tionghoa.

Korban Mei 1998 : Mengapa Harus Perempuan Tionghoa?

Apabila menilik sejarah dari hubungan antara masyarakat yang mengaku asli Indonesia dan didefinisikan serta mendefinisikan diri sebagai pribumi dengan masyarakat pendatang yang berasal dari negeri Tiongkok, maka dapat dikatakan bahwa sentimen yang muncul diakibatkan oleh adanya pengklasifikasian struktur sosial oleh kolonial Belanda pada waktu itu.

Sejarah Migrasi dan Populasi Kelompok Etnis Tionghoa

Meskipun ada yang menyebutkan bahwa keturunan Tionghoa sudah mengenal kepulauan Nusantara sejak sebelum Masehi, namun belum ada keterangan lebih lanjut tentang daerah Nusantara yang mana, berapa populasi Tionghoa itu, apa kegiatan mereka, dan bagaimana bentuk hubungan mereka dengan daerah itu.

Kaum Muda Jangan Lupakan Tragedi Mei 1998

Anak muda sebaiknya bisa tetap mengingat sejarah dan tidak melupakan fakta Kerusuhan Mei 1998. Harapan agar anak muda tidak melupakan peristiwa Mei 1998 juga untuk menghargai para aktivis reformasi yang hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. .