Category Archives: Tionghoa di Indonesia

Tahukah Kamu : Timeline Etnis Tionghoa di Indonesia

414 M : Fa Hien memulai sejarah orang Tionghoa di wilayah nusantara. Dia pula yang mengabadikan Kerajaan Tarumanegara dan Kalingga.

1600 MMigrasi besar yang pertama membuat jumlah populasi orang Tionghoa di Batavia dari 2,000-an jiwa menjadi 10.000-an jiwa.

Bangsa Han dan Perantauannya ke Indonesia. Inilah Sejarah Nenek Moyangmu!

Suku bangsa terbanyak di Tiongkok adalah orang Han. Orang Han ini berasal dari kelompok yang mendiami bagian tengah dari Tiongkok yang disebut suku Hua. Karena suku yang mendiami di daerah itu adalah orang Hua, sedang dinasti tertua adalah dinasti Xia, maka suku Hua itu sering disebut suku Huaxia.

Berapa Jumlah populasi Etnis Tionghoa di Indonesia?

Berapakah sebenarnya jumlah populasi etnis Tionghoa di Indonesia saat ini? Ini merupakan pertanyaan klasik yang dari dulu banyak dicari orang. Tujuannya tak lain untuk mengetahui : Sebenarnya seberapa KUAT pengaruh etnis Tionghoa di Indonesia? Penulis akan mengulas berdasarkan sumber data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan sensus terakhir yang dilaksanakan pada tahun 2010 lalu.

Pengalaman Pribadi : Budi Pribumi Terhadap Etnis Tionghoa

Artikel ini sebagai bentuk respon pribadi atas artikel yang sebelumnya pernah diterbitkan blog Tionghoa.INFO dengan judul “Antara Pro Pembauran vs Anti Pembauran“. Ini juga ada hubungannya dengan artikel Tionghoa dan Kawin Campur yang ditulis oleh saudara Chen – Jakarta. Perlukah masyarakat Tionghoa meng-eksklusifkan diri nya di Indonesia? Perlu diingat, kita sudah lahir dan tumbuh besar serta mencari uang di negeri ini. Tidak ada alasan bagi kita sebenarnya untuk tetap menjaga jarak dengan penduduk lokal/pribumi. Tapi, kita juga tidak bisa memungkiri fakta sejarah dimana kita sebagai penduduk minoritas di negeri ini berulang kali dikecewakan dan dizolimi oleh kaum mayoritas.

Kapan ‘Kecinaan’ Akan Berhenti?

Kebrutalan dalam kerusuhan 13-15 Mei 1998 menyebabkan terjadinya eksodus massal. Ribuan orang keturunan Tionghoa dari beberapa kota besar di Indonesia ‘melarikan diri’ ke negara-negara tetangga, seperti Singapore, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Australia (Pertanyaan : Kenapa Tiongkok bukan menjadi salah satu Negara yang dituju sebagai pelarian?)

Siapakah Provokator dan Rekayasa Peristiwa Mei 1998?

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta berlangsung mengikuti tahapan-tahapan; kerusuhan dimulai dengan adanya aktivitas provokasi dan perusakan, kemudian diikuti penjarahan, dan diikuti dengan pembakaran. Pola kerusuhan dibeberapa wilayah juga berbeda-beda, ada wilayah tidak dijarah tapi dirusak dan kemudian dibakar, atau ada juga wilayah lain yang dirusak dan dijarah tapi tidak dibakar.

Peristiwa Mei 1998 di Jakarta : Titik Terendah Sejarah Etnis Tionghoa di Indonesia

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta merupakan malapetaka terbesar yang dialami bangsa Indonesia, khususnya bagi keturunan etnis Tionghoa. Apakah secara langsung kerusuhan tahun 1998 tersebut diarahkan pada orang-orang keturunan Tionghoa, memang tidak begitu jelas. Tapi bahwa mereka menjadi korban kerusuhan ini tidak bisa dipungkiri, karena penyerangan awal kerusuhan, pembakaran, dan penjarahan di Jakarta dimulai dengan perusakan toko-toko dan rumah-rumah milik orang-orang keturunan Tionghoa.

9 Sebutan dan Tipe Keturunan Tionghoa di Indonesia

Perantauan orang Tionghoa di Indonesia umumnya berasal dari dua propinsi besar di Tiongkok; yaitu Propinsi Fujian dan Propinsi Guangdong. 2 Propinsi ini secara geografis terletak di sebelah tenggara Tiongkok yang dekat dengan wilayah perairan laut. Para perantauan tersebut mulai datang dan tersebar ke Indonesia mulai abad ke 16 sampai abad ke 19.

Inilah 8 Hal Yang Belum Anda Ketahui Tentang Tionghoa Benteng

Tionghoa Benteng adalah panggilan yang mengacu kepada masyarakat keturunan etnis Tionghoa yang tinggal di daerah Tangerang, Provinsi Banten. Nama “Tionghoa Benteng” (dulunya disebut Cina Benteng) berasal dari kata “Benteng”, nama lama kota Tangerang. Saat itu terdapat sebuah benteng Belanda di kota Tangerang, tepatnya di pinggir sungai Cisadane, yang difungsikan sebagai pos pengamanan untuk mencegah serangan dari Kesultanan Banten. Benteng ini merupakan garis terdepan pertahanan pemerintah kolonial Belanda di wilayah pulau Jawa saat itu. Masyarakat keturunan Tionghoa Benteng telah berlangsung beberapa generasi, yang awalnya tinggal di Tangerang kini telah menyebar ke berbagai kota lain di Indonesia.

Mengapa Pemukiman Mereka Dijarah? Kajian Historis Pemukiman Etnis Tionghoa di Indonesia (Bagian II)

Pemukiman Masyarakat Tionghoa dan Sentimen Massa : Kasus Jakarta

Kedudukan etnis Tionghoa sebagai “massa mengembang” rupanya berdampak besar pada pola interaksi antar etnik di Indonesia. Tidak banyak diketahui bagaimana pola interaksi yang terjadi itu pada masa lampau sebelum penguasa Belanda masuk ke Indonesia, namun dari uraian Coppel dapat kita duga bahwa saat itu masyarakat Tionghoa sebagai pendatang agaknya hidup berbaur dengan masyarakat setempat. Hubungan antara kelompok etnis Tionghoa dan kelompok pribumi mengalami pasang surut dari waktu ke waktu.

Loading...