Category Archives: Tionghoa di Indonesia

Tentara Keamanan Rakyat Chungking, Pasukan Etnis Tionghoa Berani Mati

Hari ini saya sedang beruntung, karena kiriman dari seorang Teman dari Bandung yang berhasil mereplica Lencana ini, di mana lencana ini adalah lencana dari pasukan “LASKAR CHUNKING”atau” TKR CHUNGKING ” lencana ini terdiri dari gambar Bendera Merah Putih berdampingan dengan Bendera Partai Kuomintang yang kelak menjadi bendera Taiwan.

Proses Integrasi Masyarakat Tionghoa di Indonesia : Sudah Optimalkah?

Secara umum, hubungan sosial antara masyarakat Pribumi dengan masyarakat Tionghoa di Indonesia memperlihatkan perkembangan yang positif, khususnya setelah peristiwa Mei 1998 yang sebagai pertanda dimulainya “era kebebasan”.

Sejarah Kebencian Terhadap Etnis Tionghoa di Indonesia

Sebenarnya apa sih yang merupakan sumber permasalahan sentimen rasial terhadap masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia? Dari hasil penelitian seorang profesor ilmu politik Amy L Freedman dari Franklin and Marshall College, USA, yang ditulis dalam artikel jurnalnya yang berjudul Political Islam in Indonesia and Malaysia, menyebutkan bahwa kebencian terhadap masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia merupakan hasil dari politik pecah belah (Devide et impera) yang dilakukan oleh Presiden Soeharto sewaktu era Orde Baru berkuasa.

G30S/PKI 1965; Apa Efeknya Bagi Tionghoa di Indonesia?

Besok hari peringatan G30/SPKI, atau menurut versi Soekarno, Gestok/Gestapu. Mau bahas kue bulan juga percuma, toh ini akan menjadi trending topik di semua media besok. Tapi mimin tidak mau bicara tentang partai komunismenya. Takut nanti diangkut.

Tahukah Kamu : Timeline Etnis Tionghoa di Indonesia

414 M : Fa Hien memulai sejarah orang Tionghoa di wilayah nusantara. Dia pula yang mengabadikan Kerajaan Tarumanegara dan Kalingga.

1600 MMigrasi besar yang pertama membuat jumlah populasi orang Tionghoa di Batavia dari 2,000-an jiwa menjadi 10.000-an jiwa.

Bangsa Han dan Perantauannya ke Indonesia. Inilah Sejarah Nenek Moyangmu!

Suku bangsa terbanyak di Tiongkok adalah orang Han. Orang Han ini berasal dari kelompok yang mendiami bagian tengah dari Tiongkok yang disebut suku Hua. Karena suku yang mendiami di daerah itu adalah orang Hua, sedang dinasti tertua adalah dinasti Xia, maka suku Hua itu sering disebut suku Huaxia.

Berapa Jumlah populasi Etnis Tionghoa di Indonesia?

Berapakah sebenarnya jumlah populasi etnis Tionghoa di Indonesia saat ini? Ini merupakan pertanyaan klasik yang dari dulu banyak dicari orang. Tujuannya tak lain untuk mengetahui : Sebenarnya seberapa KUAT pengaruh etnis Tionghoa di Indonesia? Penulis akan mengulas berdasarkan sumber data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan sensus terakhir yang dilaksanakan pada tahun 2010 lalu.

Pengalaman Pribadi : Budi Pribumi Terhadap Etnis Tionghoa

Artikel ini sebagai bentuk respon pribadi atas artikel yang sebelumnya pernah diterbitkan blog Tionghoa.INFO dengan judul “Antara Pro Pembauran vs Anti Pembauran“. Ini juga ada hubungannya dengan artikel Tionghoa dan Kawin Campur yang ditulis oleh saudara Chen – Jakarta. Perlukah masyarakat Tionghoa meng-eksklusifkan diri nya di Indonesia? Perlu diingat, kita sudah lahir dan tumbuh besar serta mencari uang di negeri ini. Tidak ada alasan bagi kita sebenarnya untuk tetap menjaga jarak dengan penduduk lokal/pribumi. Tapi, kita juga tidak bisa memungkiri fakta sejarah dimana kita sebagai penduduk minoritas di negeri ini berulang kali dikecewakan dan dizolimi oleh kaum mayoritas.

Kapan ‘Kecinaan’ Akan Berhenti?

Kebrutalan dalam kerusuhan 13-15 Mei 1998 menyebabkan terjadinya eksodus massal. Ribuan orang keturunan Tionghoa dari beberapa kota besar di Indonesia ‘melarikan diri’ ke negara-negara tetangga, seperti Singapore, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Australia (Pertanyaan : Kenapa Tiongkok bukan menjadi salah satu Negara yang dituju sebagai pelarian?)

Siapakah Provokator dan Rekayasa Peristiwa Mei 1998?

Kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta berlangsung mengikuti tahapan-tahapan; kerusuhan dimulai dengan adanya aktivitas provokasi dan perusakan, kemudian diikuti penjarahan, dan diikuti dengan pembakaran. Pola kerusuhan dibeberapa wilayah juga berbeda-beda, ada wilayah tidak dijarah tapi dirusak dan kemudian dibakar, atau ada juga wilayah lain yang dirusak dan dijarah tapi tidak dibakar.

error: eits, mau ngapain nih?
Loading...