5 Jenis Gaya Arsitektur Tiongkok di Jaman Dulu; Istana Kekaisaran, Dinding Pertahanan, Pagoda, Kuil dan Mausoleum

Lebih dari 3.000 tahun, beragam arsitektur di negeri tirai bambu telah berkembang, mulai dari istana kekaisaran yang megah, hingga pagoda agama yang sederhana. Berikut beberapa informasi mengenai 5 jenis arsitektur Tiongkok di jaman dulu :

1. Istana Kekaisaran

Istana-istana kekaisaran pada awalnya dibangun untuk melayani gaya hidup mewah para kaisar, serta untuk menyediakan lokasi yang terpusat untuk menunjukkan kontrol politik kekaisaran .

Istana-istana kekaisaran dibangun dalam skala besar, dan tidak ada biaya yang dikurangi untuk menunjukkan keagungan dan martabat kekaisaran kala itu.

Setiap kaisar yang naik tahta berkontribusi pada keagungan pada struktur, dan hari ini, istana-istana ini berdiri untuk dinikmati oleh semua orang. Setiap istana kekaisaran merupakan bukti sejarah dan kejayaan budaya Tiongkok!

Bangunan-bangunan megah ini jelas menunjukkan esensi kreatif dan tradisi orang-orang Tiongkok pada jaman itu.

♦ Kota Terlarang (The Forbidden City)


Kota Terlarang terletak di pusat kota Beijing. Sekarang, struktur arsitektur kuno terbesar di dunia ini telah dijadikan Museum Istana.

Dibangun antara tahun 1406 hingga 1420, kompleks istana kekaisaran ini terdiri dari 980 bangunan yang terbuat dari kayu dan batu kuno yang dilestarikan.

Saat ini, Museum Istana juga menampung dan memajang berbagai karya seni, harta, dan koleksi dari dinasti Ming (1368 – 1644) dan dinasti Qing (1644 – 1912).

♦ Istana Kekaisaran Shenyang

Istana Kekaisaran Shenyang, atau dikenal juga sebagai Istana Mukden, awalnya dibangun pada tahun 1625, sebelum berdirinya Dinasti Qing. Istana ini memiliki 300 kamar dan 20 halaman.

Sekarang istana ini menjadi rumah bagi Museum Istana Kekaisaran Shenyang. Dulunya istana ini berfungsi sebagai ibukota (pusat) dari Dinasti Qing, sebelum pindah ke Beijing.

Baca juga : 7 Keajaiban Masa Lalu China

2. Dinding Pertahanan

Di jaman Tiongkok kuno, di kota2 besar dikelilingi dinding yang tebal. Di luar kota, kadang2 terdapat tembok penghalang di perbatasan kerajaan. Sebagian besar dari mereka awalnya berfungsi sebagai benteng pertahanan.

♦ Tembok Besar


Tembok Besar (The Great Wall of China) adalah struktur arsitektur kuno terpanjang di dunia! Tembok ini memiliki jalur yang berliku di atas pegunungan terjal di sekitar Beijing dan perbatasan Mongol, membentang dari wilayah pantai di Tiongkok Timur hingga ke koridor gurun di Barat, di antara barisan pegunungan yang tinggi.

Tembok Besar yang asli memiliki konstruksi dasar tanah dan kayu yang dipadatkan. Lalu di periode Dinasti Ming (1368–1644), ditambahkan menara2 pengawas (berbagai bentuk/fungsi) yang terbuat dari batu, yang dikembangkan sepenuhnya.

Baca Juga :  Taman Budaya Tionghoa Indonesia

Beberapa tembok kota lain yang paling terkenal di Tiongkok : tembok kota Xi’an dan tembok kota Pingyao.

3. Pagoda

Arsitektur Pagoda sebenarnya berasal dari India. Menara berbentuk segi delapan ini diperkenalkan ke Tiongkok bersamaan dengan masuknya agama Buddha. Desain pagoda tradisional India berubah ketika strukturnya diintegrasikan ke dalam budaya lokal Tiongkok.

♦ Pagoda Angsa Liar Besar


Pagoda Angsa Liar Besar di Xi’an adalah salah satu bangunan berciri khas Buddha yang terkenal di Tiongkok. Pagoda ini dibangun pada Dinasti Tang (618–907) untuk menampung para biksu yang sedang mendalami (mempelajari) kitab suci sang Buddha.

Pagoda bata bertingkat 7 ini dibangun tanpa semen. Pagoda ini juga memiliki ketinggian 64 meter, dimana dari atas Anda dapat melihat pemandangan kota Xi’an yang bagus, meskipun sekarang dikerdilkan oleh arsitektur modern.

Beberapa Pagoda lain yang terkenal di Tiongkok : Pagoda Putih Xishuangbanna, Pagoda Besi Kaifeng, dan Tiga Pagoda Dali.

Baca juga : 4 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Pagoda : Sejarah, Arsitektur, dan Filosofinya!

4. Altar dan Kuil

Altar dan kuil adalah komponen penting dari budaya Tiongkok. Mereka merupakan tempat situs upacara untuk menawarkan doa dan pengorbanan ke surga. Pengorbanan juga dipersembahkan untuk alam semesta, bulan, matahari, bumi, gunung, dan leluhur.

♦ Kuil Surgawi


Kuil Surgawi (The Temple of Heaven) adalah di mana kaisar melakukan ziarah tahunan selama titik balik matahari musim dingin, untuk berdoa ke surga agar mendapatkan panen yang baik untuk tahun berikutnya.

5. Makam Mausoleum

Mausoleum adalah aspek yang sangat penting dari budaya dan arsitektur Tiongkok. Orang Cina kuno percaya bahwa roh seseorang akan tetap hidup setelah tubuh meninggal. Oleh karena itu, sebuah makam yang kompleks dibangun untuk menghormati mereka yang telah pindah ke dimensi lain .


Banyak mausoleum menampilkan berbagai karya seni, ukiran, dan kaligrafi yang indah dan rumit. Desain standar mausoleum Tiongkok meliputi dinding di sekeliling struktur, 4 pintu terbuka yang menghadap ke setiap arah, dan 4 menara yang terletak di setiap sudut.

Letaknya menurut fengshui , makam mausoleum umumnya terletak di wilayah pegunungan. Namun, jika di wilayah itu pegunungannya kurang, mereka juga bisa ditemukan di dataran dan dataran.

Karakteristik yang membedakan mausoleum Tiongkok, yakni terdapat jalur masuk yang menuju struktur, dimana patung2 manusia dan binatang terpajang di kedua sisi jalan setapak. Pohon2 juga sering menjadi bagian dari landscape di sekitar mausoleum, untuk menciptakan suasana yang tenang dan khusyuk.

Baca Juga :  Kunjungi 4 Tempat Wisata Musim Dingin Terbaik Ini di Tiongkok

♦ Mausoleum Qin Shihuang

Makam Qin Shihuang berjarak sekitar 1,6 km (1 mil) dari Terracotta Warriors. Ini adalah bukit buatan yang dibangun sebagai bagian dari kompleks nekropolis 98 kilometer persegi yang dibangun oleh Qin Shihuang dan istananya.

Beberapa Mausoleum lain yang paling terkenal di Tiongkok : Mausoleum Qin Shihuang, Mausoleum Qianling, dan 13 Makam Ming.

Baca juga : Terracotta Army

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *