Last Updated on 17 April 2021 by Herman Tan

Akhirnya penantian panjang olahraga Barongsai agar diakui eksistensi nya di tanah air mulai diakui. Ini juga yang ditunggu-tunggu oleh para pencinta Barongsai.

Ya, akhirnya Barongsai mulai resmi dipertandingkan sebagai LAGA EKSEBISI pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016 menjadang di Bandung, Jawa Barat.

Berikut Info hasil Rapat Anggota Tahunan KONI 2014 dalam MUSORNASLUB KONI yang digelar pada Minggu, 09 Maret 2014 di Jakarta :

1. Dahlan Iskan dapat anugerah Koni Award 2013, Kementrian BUMN sebagai institusi Pemerintah terbaik dalam membina olahraga.
2. Papua adalah Tuan Rumah PON 2020. Akomodasi, Transportasi lokal, makanan utk atlet selama di Papua Gratis.
3. Barongsai di Exhibisi pada PON 2016 di Bandung.

Artinya ini hanya sebagai laga/pertandingan perkenalan saja, dan tidak diperhitungkan dalam perolehan pedali akhir. Meski begitu, ini adalah sebuah langkah awal yang sangat baik untuk selanjutnya dimasukkan menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di Indonesia (PON), bahkan tingkat ASEAN dalam SEAGAMES.

Apalagi jika ternyata animo/reaksi penonton bagus dan mendukung untuk olahraga Barongsai ini, sudah pasti tidak akan ada masalah.

Nomor-nomor yang akan dipertandingkan dalam olahraga Barongsai sendiri kemungkinan akan mengacu pada nomor-nomor yang dipertandingkan pada International Dragon and Lion Dance Federation (IDLDF); antara lain nomor Nan Shi (Barongsai), Bei Shi (Peking Sai) dan Wu Long (Naga).

Masing-masing nomor akan dibagi 5 kategori, yakni Traditional (tradisional), Compulsory (wajib), Optional (opsional), Speed (kecepatan), dan Obstacle (rintangan).

Sesuai dengan aturan dan hasil Rapat Tahunan KONI 2014 yang menyatakan bahwa Barongsai akan di EXHIBISI pada PON 2016 di Bandung Jawa Barat, maka PB FOBI akan melakukan beberapa rencana :

1. Melakukan registrasi Ulang Anggota Club FOBI baik melalui Pengurus Provinsi atau langsung ke PB FOBI.

2. Merencanakan untuk mengadakan PRA kualifikasi PON 2016 bagi Club dari provinsi yang sudah terdaftar.

3. Menyiapkan kategori pertandingan antara lain seperti nomor-nomor yang ditandingkan dalam kejuaraan dunia seperti Traditional (tradisional), Compulsory (wajib), Optional (opsional), Speed (kecepatan), dan Obstacle (rintangan).

4. Detailnya akan diumumkan kemudian setelah PB mengadakan evaluasi serta rapat kerja Bidang pembinaan dan bidang pertandingan , Bidang organisasi dan hukum selanjutnya akan diinformasikan melalui Bidang Humas.

Keterangan pada Foto : Para Pengurus yang bertugas dan menjalankan amanat untuk memajukan Barongsai Indonesia dalam Rapat anggota Musornaslub KONI 2014

Baca Juga :  Atraksi Thangsin (Lokthung) Pada Perayaan Cap Go Meh di Indonesia

Sumber Info hasil Rapat Tahunan KONI 2014 dan rencana Pengurus Besar FOBI ke depannya : FOBI Humas

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru. PLAGIAT KONTEN bermodal COPY PASTE adalah tindakan yang tidak terpuji.

2 thoughts on “Barongsai Masuk Laga Eksebisi PON 2016”
    1. Iya, sekian lama penantian akhirnya barongsai sudah resmi dipertandingkan di PON 2016 nanti. Artinya barongsai akan lebih merakyat lagi, tidak eksklusif bagi orang keturunan Tionghoa saja. Dengar-dengar olahraga ini juga akan segera masuk SEAGAMES sebagai laga eksebisi, mengingat hampir semua negara-negara ASEAN mengenal olahraga barongsai ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Jangan jadi penulis dengkulan, yg bermodal Copas artikel Tionghoa.INFO!