Cara Mengimpor Barang Dari Online Shop China (JD, Alibaba, Aliexpress, Taobao), Beserta Perhitungan Bea Masuk Barang Impornya

Semakin berkembangnya E-COMMEERCE, semakin banyak orang tertarik untuk berbelanja online, daripada berbelanja offline di toko lokal. Ada berbagai alasan mengapa e-commerce lebih diminati konsumen, yakni karena tidak perlu keluar rumah, pilihan produk yang lebih beragam, dapat membandingkan harga antar penjual, serta transaksi yang mudah dan praktis.

Di Indonesia sendiri, ada berbagai jenis marketplace atau toko online yang populer di kalangan masyarakat, 2 diantaranya bahkan bergelar unicorn. UNICORN adalah predikat yang ditujukan untuk startup yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dollar Amerika. Fakta ini menggambarkan bagaimana padatnya aktivitas jual-beli online di Indonesia.

Saat ini kita berada di era pasar bebas, dimana kegiatan jual-beli dapat dilakukan antar Negara, tanpa ada batasan yang mengekang. Anda dapat berbelanja secara online di marketplace negara lain (self import), yang menyediakan aneka produk yang unik, berkualitas, serta harga yang lebih murah daripada produk sejenis dari dalam negeri.

Meskipun dari sudut pandang Negara, kegiatan IMPOR ini dapat menjadi ancaman bagi produk dan pengusaha lokal, namun kebebasan ini juga bisa memberikan efek keuntungan, berupa penerimaan pajak (bea masuk).

Oleh karena itulah, banyak orang kini mencoba berbelanja di marketplace luar negeri. Dan marketplace atau toko online yang sering menjadi incaran adalah asal Tiongkok. Selain harga2 produk yang terkenal murah, pengiriman barangnya juga berbiaya rendah.

Bahkan, banyak pula seller yang menawarkan FREE SHIPPING, alias bebas ongkos kirim (dengan durasi pengiriman mencapai 45 hari). Terkait free shipping, sebenarnya ini hanyalah strategi seller untuk menarik pelanggan, dengan memasukkan biaya pengiriman langsung ke dalam biaya produk.

Melihat berbagai keuntungan di atas, mungkin beberapa dari Anda tertarik untuk mencoba berbelanja online sendiri di marketplace Tiongkok. Untuk berbelanja, bukan berarti Anda harus membeli dalam jumlah yang BANYAK, laiknya IMPORTIR BESAR yang ingin menjual kembali barangnya kepada konsumen lokal. Anda dapat membeli barang secara satuan (pcs).

Loading...

Nah, di sini kami akan membagikan cara dan tips berbelanja online dari marketplace toko online Tiongkok, China.

A. Cara Memesan Barang di Marketplace Tiongkok

Sebagian dari pembaca mungkin kurang familiar dengan toko-toko online yang berasal dari Tiongkok, China. Di sini kami merekomendasikan 3 marketplace tirai bambu yang paling populer; yaitu JD, Alibaba, Aliexpress, dan Taobao. Masing-masing marketplace tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Untuk Anda yang ingin berbelanja satuan dan mengincar gratis ongkos kirim, maka kami rekomendasikan ALIEXPRESS. Penjual di Aliexpress merupakan penjual RETAIL, sehingga Anda dapat membeli produk per satuan di sini. Selain itu, marketplace yang masih satu grup dengan Alibaba ini juga menawarkan kemudahan dalam pembayaran, dibanding dengan marketplace lainnya.

Harga barang di Aliexpress juga dijual dalam satuan kurs dollar.a

Berbeda dengan Aliexpress yang condong ke penjualan produk partai kecil, di ALIBABA, mayoritas penjualnya merupakan produsen pabrik, atau SUPPLIER BESAR, sehingga Anda tidak bisa membeli satuan di sini. Terdapat batas minimum pembelian, yang jumlahnya (pcs, item) cenderung besar. Alibaba cocok untuk Anda yang ingin, berbisnis dengan menjual kembali produk di Indonesia.

Saat akan melakukan pemesanan di Alibaba, Anda tidak bisa langsung memesan seperti di Aliexpress, Anda perlu mengontak supplier terlebih dahulu, dan melakukan negosiasi atau penawaran, baru setelah deal Anda dapat melakukan pembayaran. Untuk metode pembayaran, Anda dapat melakukan pembayaran melalui sistem yang disediakan Alibaba, atau di luar sistem (tapi beresiko).

Selain Alibaba, ada pula marketplace rekomendasi lainnya untuk Anda yang ingin berbelanja dalam jumlah banyak, yaitu TAOBAO. Harga produk di marketplace ini relatif lebih murah, karena harga barang menggunakan satuan Yuan (mata uang lokal). Jadi, untuk produk yang sama, harga barang dari marketplace ini jatuhnya bisa lebih murah, jika dikonversikan ke dalam rupiah.

Akan tetapi, Anda membutuhkan Alipay (aplikasi pembayaran lokal, kerjasama bank lokal) untuk melakukan transaksi di Taobao.

Sebagai contoh, di sini akan kami bagikan cara memesan barang di Aliexpress, karena skalanya sudah internasional dan mudah dalam hal pembayaran. Anda bisa melakukan pembayaran melalui kartu kredit, ATM, alfamart, atau pembayaran online lainnya, seperti Doku Wallet. Cukup 3 langkah saja :

1. Install aplikasi dan Buat Akun AliExpress

Install aplikasi AliExpress di Google Playstore

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh aplikasi Aliexpress. Kalau Anda pengguna smartphone, Anda dapat mengunduhnya di Play Store. Setelah terunduh,  buka aplikasi dan lakukan pendaftaran. Di sini Anda akan diminta untuk mengisikan data untuk pembuatan akun, seperti username, alamat email dan password.

Loading...

Jika Anda menggunakan laptop/PC, langsung buka di browser aliexpress.com

Setelah pembuatan akun, jangan lupa untuk mengubah tujuan /alamat pengiriman, supaya setiap pemesanan selanjutnya Anda tidak perlu mengisinya kembali.

2. Pencarian Produk

Cari barang yang diminati. Produk2 di AliExpress lebih bervariasi, dan LEBIH MURAH daripada di toko online lokal, seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak; bukan rahasia lagi, karena sejatinya seller2 lokal disini juga mengambil barang (impor) dari luar negeri 🙂

Selanjutnya Anda bisa mulai mencari produk yang diinginkan, dengan mencarinya di kolom pencarian. Untuk mempermudah pencarian, Anda dapat mengatur filter pencarian supaya menjadi lebih spesifik. Misalnya, mengatur hasil filter berdasarkan kategori produk, berdasarkan harga termurah, berdasarkan pembelian (order) terbanyak, fasilitas free shipping (lagi diskon/promo), dsb.

Kemudian akan muncul rekomendasi barang yang sesuai dengan kriteria pencarian. Anda dapat memasukannya ke keranjang terlebih dahulu (Add to cart), atau langsung melakukan pembelian (Buy Now).

3. Periksa Kredibilitas Penjual

Sama seperti berbelanja di marketplace Indonesia, sebelum melakukan pembayaran, pastikan bahwa toko tujuan memiliki kredibilitas yang tinggi. Anda dapat mengeceknya melalui review/ulasan konsumen yang pernah berbelanja di toko ini. Apabila feedback positif, Anda dapat mempertimbangkan untuk lanjut berbelanja. Tetapi apabila muncul banyak feedback negatif, sebaiknya jangan lakukan pembayaran.

Hal ini untuk mencegah Anda membeli produk yang tidak berkualitas, alias KW, tidak sesuai deskripsi yang dijanjikan, yang membuat Anda menyesal kemudian.

4. Pembayaran Produk

Ingat, Harga yang tercantum dalam kurs dollar. Karena kurs berfluktuatif, kalikan saja dengan Rp.14.500,-

Setelah menekan tombol Buy Now, Anda akan diarahkan ke halaman review pemesanan. Halaman review ini akan menampilkan produk yang telah Anda pesan, alamat tujuan, serta total biaya, untuk memastikan bahwa produk yang dipesan sudah sesuai. Setelah ini, Anda akan diarahkan  ke halaman pembayaran.

Ada beberapa metode pembayaran yang disediakan. Di sini kita ambil mudahnya, yaitu dengan kartu kredit master/visa. Jadi di Payment Method, silahkan isi identitas kartu kredit Anda, kemudian tekan tombol Place Order.

Contoh halaman pembayaran Aliexpress. Masukkan kupon juga Anda memilikinya.

Tunggu sejenak sampai muncul tulisan Payment Success. Nah, untuk memantau status pemesanan produk, Anda dapat masuk ke halaman status pembelian. Di sini Anda dapat melihat apakah produk sudah diproses dan dikirim oleh penjual atau belum.

Baca juga : Arti Penjelasan Status Paket Pengiriman Luar Negeri USPS dan EMS

B. Kenali Pajak Pembelian Barang Impor, a.k.a BEA MASUK

Setelah barang dikirim oleh kurir dari luar negeri ke Indonesia, barang dibongkar dari sarana pengangkut dan dipindahkan ke dalam gudang. Di gudang, barang akan di periksa oleh pihak petugas bea cukai (custom).

Apabila nilai pabean kurang dari $75, maka barang akan bebas dari aneka pajak impor. Barang akan langsung dikemas dan dikirimkan ke alamat tujuan. Tetapi apabila nilai pabean lebih dari $75, sesuai aturan akan dikenakan pajak BEA MASUK, yaitu :

♦ Tarif Pajak Barang / Barang Mewah (BM). Tarif dari bea masuk ini tergantung dari jenis produk yang kita beli, dengan kisaran tarif antara 0% sampai dengan 75% persen dari nilai pabean.
♦ Tarif PPN, yaitu 10% dari nilai pabean.
Sedangkan untuk tarif PPh dibagi menjadi 2, yaitu PPh impor ber-NPWP, dan yang non NPWP. Untuk NPWP, dikenakan tarif sebesar 10% (dulu 7,5%) dari nilai barang, sedangkan untuk non NPWP dikenakan tarif sebesar 20% (dulu 15%) dari nilai barang.

Tarif pajak di atas hanya berlaku untuk Anda yang membeli produk + biaya kirim + asuransi yang totalnya bernilai diatas $75 (dulu $100). Apabila pembelian produk di bawah 75 USD, Anda akan dibebaskan dari bea masuk, PPN, maupun PPh.

Sebab, produk yang Anda beli hanya akan dianggap sebagai oleh-oleh (merchandise) dari luar negeri.

Makin mahal barang Anda, makin besar nilai pajak bea masuknya.

Baca juga : Contoh Perhitungan/Cara Menghitung Bea Masuk Impor 2018

Misalkan, Anda membeli produk impor senilai $200, dengan ongkos kirim sebesar $15, dan asuransi sebesar $5.

Nilai Pabean = Cost/FOB  (nilai barang) + Freight (ongkos kirim) + Insurance (asuransi)

Dari sini akan dihitung NILAI PABEAN, yaitu biaya total dari harga barang + biaya pengiriman + dan asuransi. Sehingga TOTAL nilai pabean barang Anda adalah $220. Karena nilai pabean Anda melebihi $75, maka Anda akan dikenakan tarif bea masuk barang, PPN, dan PPh.

Catatan! Tiap barang pajaknya berbeda, untuk ponsel pajaknya 0%. Selengkapnya cek sendiri di : BTKI (Buku Tarif Kepabeanan Indonesia)

♦ Misalkan tarif bea masuk produk ponsel adalah 0%. Jadi bea masuk produk yang harus dibayar adalah ($220 – $75) x 0% = $0.
♦ Setelah itu, akan dihitung kewajiban lain, yaitu PPN senilai 10%, yaitu ($220 – $75) x 10% = $14,5.
♦ Lalu untuk PPh, nilainya tergantung kepemilikan NPWP. Apabila Anda tidak memiliki NPWP, maka ($220  $75) x 20% = $29.

Catatan : Untuk pembelian barang skala kecil (per pcs) dari luar negeri, meski Anda punya NPWP, tetap akan dihitung sebagai non NPWP, yakni sebesar $20%. Pembelian NPWP (10%) hanya berlaku untuk skala besar, seperti jika Anda membeli barang dalam KARGO KONTAINER (memerlukan surat izin impor).

Loading...

Total BEA MASUK yang harus dibayar : $0 + $14,5 + $29 = $43,5 (sekitar Rp.630.000,-).

Ketika barang diantar kurir, akan ditambah lagi biaya pelalubeanan, jasa handling, atau biaya kemas ulang (atau apalah istilahnya), yang nilainya bervariasi. Kalau lewat POS Indonesia Rp.20.000,-. Kalau lewat DHL/Fedex Rp.50.000 s/d Rp.75.000,-.

Semoga artikel ini memberikan gambaran kepada pembaca, mengenai bagaimana alur dan ketentuan mengimpor barang dari luar negeri.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *