Guzheng, Alat Musik Tradisional Khas Tiongkok

Guzheng adalah alat musik yang berasal dari Tiongkok sekitar 2.000 tahun yang lalu. Guzheng juga dikenal sebagai Qin zheng (秦箏) karena berasal dari Dinasti Qin (221-206 SM; terletak di provinsi Shaanxi). Alat musik ini juga populer pada masa Dinasti Tang (618-907 M), dan merupakan instrumen yang paling umum untuk dimainkan di Tiongkok.

Guzheng atau Kecapi Tiongkok termasuk Alat Musik Tradisional Tiongkok yang paling populer. Guzheng mempunyai bentuk seperti kotak yang cembung dan terbuat dari kayu sebagai kotak suara, diatasnya terbentang 21 senar. Di tengah senar tersebut ditempatkan Qin Ma (bridge guzheng) yang dapat digeser untuk menaikan atau menurunkan frekuensi nada. Senar-senar tersebut di setel pada nada pentatonis China yang terdiri dari nada : do, re, mi, sol dan la.

Sejarah

Si Maqian, seorang ahli sejarah zaman dinasti Han menulis bahwa sebelum dinasti Qin, Guzheng sudah menjadi alat musik yang populer untuk mengiringi lagu. Guzheng pada awalnya hanya memiliki 5 senar. Pada zaman dinasti Qin dan Han jumlah senarnya menjadi bertambah menjadi 12. Pada zaman dinasti Ming dan Qing jumlahnya bertambah lagi menjadi 14-16 senar. Standar Guzheng sekarang ini digunakan sejak tahun 1970 yang terdiri dari 21 senar.

Cara Memainkan

Guzheng dimainkan dengan cara dipetik. Jari-jari untuk memetik memakai alat bantu berupa kuku palsu yang terbuat dari tempurung kura-kura atau plastik. Ada banyak teknik yang digunakan dalam memainkan alat musik Guzheng; dimana tangan kanan pada umumnya dipergunakan untuk memainkan melodi, sedangkan tangan kiri untuk memainkan chord.

Loading...
Loading...

The following two tabs change content below.
Tertarik dengan tradisi & budaya Tionghoa di Indonesia. Ikuti Twitter @tionghoainfo untuk info-info terbaru.

One Response to Guzheng, Alat Musik Tradisional Khas Tiongkok

  1. Inaba says:

    guzheng ini, di daerah tempat tinggalku namanya jadi “kucen”. hahaha 😀 di salah satu toko musik terbesar di kotaku ada yang jual. harganya lumayan juga, tembus jutaan Rupiah. teman aq dulu ada yg les ini 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: eits, mau ngapain nih?