Pada jaman dulu, suatu ketika konon Dewa Cai Shen (财神) turun ke dunia datang ke sebuah kota di Tiongkok daratan yang ramai penduduknya. Beliau mempunyai kemampuan untuk merubah batu menjadi emas, hanya dengan cara ditunjuk saja.

Maka, Beliau ingin menggunakan ilmu yang dimilikinya itu, untuk mencari orang di kota itu yang berjiwa tidak rakus terhadap harta. Jika ada, Beliau akan memberkatinya, supaya orang tersebut bisa awet muda dan bisa menjadi Dewa (Shenxian) juga.

Namun setelah bertahun2 mencoba dan menguji orang2 di kota tersebut, Cai Shen tidak bisa menemukan satupun orang yang betul2 tidak serakah.

Biasanya, walaupun batu bata sudah ditunjuk menjadi emas dan diberikan kepada seseorang, pada umumnya orang2 itu selalu saja mengeluh “kalau emas yang diterimanya itu masih kurang besar!”

Akan tetapi, Cai Shen tidak putus asa. Beliau pergi keluar kota dan menuju ke sebuah desa kecil yang sepi. Sesampainya di desa, kebetulan Beliau bertemu dengan seseorang yang sedang tidur2an di bawah sebuah pohon.

Langsung saja Cai Shen menunjuk sebuah batu kecil dan berucap “berubah!” Clingg … batu kecil itu mendadak langsung berubah menjadi sebongkah emas! Kemudian Cai Shen berkata, “Saya kasih emas ini untuk kamu, mau nggak?”

Orang yang raut mukanya kebingungan tersebut hanya menggeleng2 kepala, tanda tidak mau. Cai Shen bergumam dalam hati, wah mungkin kurang besar kali emas nya, sehingga orang yang serakah ini menolak pemberiannya.

Baca juga : Dewa Juga Sulit Menemukan Seorang Manusia Berakhlak Mulia

Kemudian Beliau menunjuk sebuah batu gunung yang besarnya ribuan kali dibanding dari batu kecil itu tadi, sambil berkata, “Kalau begitu, saya akan rubah batu yang besar ini menjadi emas untuk kamu.”

Benar saja, begitu ucapannya selesai, batu yang beratnya sekitar ratusan kilo itu langsung berubah menjadi bongkahan emas besar yang berkilauan!

Namun anehnya, orang itu tetap saja menggelengkan kepala, tanda masih tidak mau menerimanya!

Wah, bukan main senangnya hati Cai Shen. Beliau lantas berpikir, ini mungkin orang yang saya sedang cari2 deh. Semua emas pemberianku dia tidak mau. Barangkali dia cuma mau menjadi Dewa saja.

Maka Cai Shen segera bertanya sekali lagi, “Semua bongkahan emas yang kecil dan besar, kamu engga mau. Jadi sebenarnya apa keinginan mu?

Nah, silahkan pembaca menebak dan memberikan jawabannya masing2.Kira2 apa yang sebenarnya diminta oleh orang desa itu?

Ternyata, orang desa itu maunya supaya dia sendiri yang bisa merubah batu jadi emas! Sehingga dia bisa melakukan apapun sesuka hatinya.

Memang benar, orang desa itu lantas menyodorkan jari telunjuknya dan berucap, “Begini, tolong jari telunjuk saya ini diubah menjadi seperti jari telunjuk Anda saja. Supaya lain kali kalau saya membutuhkan emas, saya ngak perlu repot2 mencari anda.”

Pesan moralnya : Keserakahan telah membuat orang jadi lupa, atau tidak tahu diri. Sejak jaman dahulu, yang namanya manusia itu kebanyakan bersifat SERAKAH. Oleh karena itu, jarang sekali yang berhasil menjadi Dewa.

Baca juga : Inilah 8 Dewa Rezeki Cai Shen Yang Dipercaya Etnis Tionghoa

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Jangan jadi penulis dengkulan, yg bermodal Copas artikel Tionghoa.INFO