Category Archives: Adat dan Tradisi

Asal Usul Tentang “Pria di Sebelah Kiri, Wanita di Sebelah Kanan” : Nan zuo, Ni you

Pria/Laki-laki berdiri di sebelah kiri, Wanita/Perempuan berdiri di sebelah kanan. Prinsip 男左女右 (Nan zuo, Ni you) sudah menjadi tradisi kebiasaan masyarakat di Tiongkok. Hal ini pun berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan, mulai dari pernikahan, hingga sampai peletakan jenazah jika dikubur bersama.

Kubur Cina : Inilah 8 Bagian Yang Terdapat di Makam Cina

Saat pertama kali jenazah dimakamkan, keluarga mendiang (warga keturunan) tidak langsung serta merta membangun “kompleks” makam almarhum/ah. Tidak ada persyaratan khusus kapan makam tradisional Cina akan dibuat. Namun pada umumnya keluarga mendiang akan menunggu sampai 49 hari atau 100 hari masa berkabung.

3 Fakta Hari Cengbeng (Ziarah Kubur) di Indonesia

Ceng Beng atau Festival Qingming (清明节; Qing Ming Jie) adalah ritual sembahyang dan ziarah kubur tahunan masyarakat Tionghoa yang dilakukan di berbagai Negara, termasuk di Indonesia. Tidak jauh berbeda dengan Imlek, seluruh masyarakat Tionghoa pun turut menghormati perayaan ini, sebagai bagian dari kultur tradisi yang harus dilestarikan.

Amoy Singkawang : 8 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Amoy Singkawang, Anciang!

Mendengar kata Amoy / Amoi, sebagian besar orang mungkin beranggapan negatif mengenai istilah tersebut. Di Indonesia, sebutan Amoy memang memiliki stigma yang negatif, dan cenderung melecehkan apabila ditujukan / dikatakan kepada seorang wanita Tionghoa. Saat ini, kata Amoy diidentikkan sebagai “perempuan muda yang rela dinikahi pria asing, dengan imbalan uang sebagai timbal balik“.

Legenda Arak Nu Er Hong, Araknya Pesta Pernikahan

Pada jaman dulu, arak (, jiu) yang biasa digunakan untuk acara pernikahan adalah Arak Nu Er Hong (女兒紅), yang secara harafiah bisa berarti “arak gadis perawan”. Arak tersohor ini berasal dari Shaoxing, Propinsi Zhejiang, Tiongkok. Menurut kebiasaan disana, seorang ayah akan mengubur guci arak saat menunggu kelahiran anaknya.

Inilah 10 Macam Seserahan Wajib Dalam Sangjit; Seserahan ala Tionghoa

Dalam tradisi Tionghoa, sebelum acara pernikahan terdapat 1 tahapan yang harus dilalui, yakni prosesi sangjit, atau dalam istilah lain disebut hantaran, antar harta, acara lamaran atau acara pertunangan. Acara sangjit merupakan prosesi memberikan baki seserahan yang dilakukan keluarga mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita. Prosesi sangjit biasanya dilaksanakan seminggu hingga 6 bulan sebelum hari pernikahan.

Macam-Macam Sajak Dua Bait Tahun Baru Imlek dan Maknanya

Pembaca pastinya tidak asing dengan sajak bait ganda (hanzi : 对联; pinyin: duìlián) yang ditempel di pintu menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Isinya bervariasi, dan kedua puisi itu bermakna pengharapan akan keberuntungan dan kebahagiaan sepanjang tahun mendatang.

Inilah 6 Perbedaan Budaya Cara Makan Masyarakat Tiongkok dengan Indonesia

Makanan khas tirai bambu atau Chinese Food merupakan salah satu makanan favorit di lidah masyarakat Indonesia. Jika berbicara mengenai budaya makan, mayoritas masyarakat Indonesia pasti menjawab bahwa masyarakat Indonesia makan dengan sendok, sedangkan masyarakat Tiongkok menggunakan sumpit.

Kompleksnya Upacara Pemakaman Tionghoa di Indonesia (BAGIAN II)

Upacara kematian bagi masyarakat Tionghoa pada umumnya cukup melelahkan bagi keluarga yang kesusahan akibat ditinggal almarhum/ah. Untuk itu Tionghoa.INFO mau cerita soal prosesi tersebut dari saat pertama hingga diantar ke pemakaman secara singkat. Topik mengenai kremasi telah dibahas dalam artikel Fengshui Kuburan : Dikremasi vs Dikubur; Mana Yang Lebih Baik?

Kompleksnya Upacara Pemakaman Tionghoa di Indonesia (BAGIAN I)

Upacara kematian bagi masyarakat Tionghoa pada umumnya cukup melelahkan bagi keluarga yang kesusahan akibat ditinggal almarhum/ah. Untuk itu Tionghoa.INFO mau cerita soal prosesi tersebut dari saat pertama hingga diantar ke pemakaman secara singkat. Topik mengenai kremasi telah dibahas dalam artikel Fengshui Kuburan : Dikremasi vs Dikubur; Mana Yang Lebih Baik?