Chuanghua (窗花) merupakan suatu bentuk prakarya seni menggunting kertas yang sudah ada sejak jaman Tiongkok kuno. Secara harafiah, Chuanghua berarti “bunga jendela”. Chuanghua adalah jenis lain dari Nianhua (年画).

Sejak jaman dulu, masyarakat Tiongkok telah mengembangkan teknik menggunting kertas menjadi suatu bentuk seni yang indah. Untuk membuatnya, membutuhkan pikiran kreatif, keterampilan bakat, dan usaha yang perlu dipelajari hingga berbulan2.

Pola atau motif potongan kertas yang rumit biasanya dibuat dengan kertas biasa, dengan menggunakan banyak desain tradisional. Setelah selesai, barulah Chuanghua ditempel di pintu, jendela, atau dinding rumah sebagai hiasan dekorasi.

Seperti Nianhua, Chuanghua tidak hanya indah dan menambah kemeriahan saat Imlek, tetapi juga menyiratkan harapan akan kebahagiaan dan keberuntungan di tahun baru.

Tema dari Chuanghua pada umumnya adalah bermotif bunga, hewan, karakter2 dalam opera dan legenda.

Chuanghua (窗花) dan Jianzhi (剪纸), Seni Menggunting Kertas ala Tiongkok

Baca juga : Cara Membuat Tali Simpul China Yang Penuh Makna

Sementara Jianzhi (剪纸) adalah seni memotong kertas dengan menggunakan bahan kertas berwarna cerah, dengan gunting/cutter. Sama seperti Changhua, Jianzhi juga berasal dari seni budaya masyarakat Tiongkok kuno.

Dari sudut pandang warna, seni menggunting kertas ala Tiongkok ini terbagi menjadi 2 jenis : monokrom dan warna-warni.

Potongan kertas monokrom sebagian besar menggunakan satu jenis kertas berwarna (umumnya merah). Sedangkan satunya menggunakan potongan kertas beraneka warna, ceria dan penuh warna.

Pada jaman dulu, sebagian besar seni menggunting kertas Tiongkok berasal dari tangan2 wanita yang berprofesi sebagai petani, sehingga sebagian besar corak/motifnya adalah sesuatu yang dekat dengan mereka.

Karena kebiasaan hidup orang di setiap tempat berbeda2, gaya atau stylenya juga berbeda2.

Di Tiongkok bagian barat, sebagian besar motifnya adalah bergaya Chuang Hua. Di Tiongkok bagian timur, sebagian besar motif Jianzhi adalah karakter opera. Sedangkan di Tiongkok bagian selatan, sebagian besar motifnya adalah berbentuk bunga.

Seni menggunting kertas Tiongkok telah memenangkan cinta masyarakat Tiongkok dan perantauannya di seluruh dunia, dengan keindahan dan keunikannya (referensi : tionghoa.org).

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru. PLAGIAT KONTEN bermodal COPY PASTE adalah tindakan yang tidak terpuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Jangan jadi penulis dengkulan, yg bermodal Copas artikel Tionghoa.INFO!