Cara Memberikan Nama Tionghoa (Nama Cina, Nama Mandarin) Pada Bayi & Anak

Sebuah nama melambangkan karakter Tiongkok, yakni Ming (名), yang berarti sebuah reputasi / ketenaran. Jika seseorang hidup dengan menjadi orang yang baik sesuai dengan reputasinya, maka orang tersebut akan disebut sebagai “Ming Bu Xu Chuan” (名不虚传), yang artinya kira-kira “reputasinya (orang itu) tidak sia-sia, benar-benar sesuai namanya”.

Namun, ketika seseorang ternyata berlaku tidak seperti reputasinya, maka ia akan dicemooh dan mendapat julukan sebagai “Ming Chun Shi Wang” (名纯失望),  yang artinya kira-kira “namanya benar-benar sebuah kekecewaan”. Jika ada seseorang yang menjadi terkenal, maka ia akan disebut “Ming Man Tian Xia” (名满天下), atau nama terkenalnya sudah menyebar ke seluruh dunia!

Baca juga : Mau Punya Nama Mandarin? Simak 4 Cara Pemberian Nama Tionghoa Berikut

A. Aturan Penamaan Tionghoa : Terdiri Dari 3 Huruf!

Perlu anda ketahui bahwa pada dasarnya sebuah nama Tionghoa terdiri dari 3 karakter, YAKNI :

Loading...

Huruf pertama adalah Marga atau Nama Famili/Keluarga, yang sudah diwariskan sejak dahulu oleh leluhurnya.

Marga Tionghoa yang digunakan oleh orang Tionghoa di Indonesia umumnya karakter tunggal  (单姓; Dānxìng), atau marga dengan 1 huruf). Misalnya 李 (Li), 王 (Wang), 張 (Zhang), Chen (陈), 楊 (Yang) atau Huang (黄), atau yang lainnya.

♦ Huruf kedua merupakan NAMA GENERASI, NAMA TENGAH, yang menunjukkan tingkatan generasi dalam keluarga.

Yang kedua, yakni nama generasi, atau nama tengah, yang akan menjadi nama tengah seseorang. Di jaman dahulu, terdapat sebuah asosiasi Tiongkok yang telah membuat sebuah keputusan bahwa nama generasi yang akan dipilih harus berbeda dengan karakter yang akan digunakan oleh generasi sebelumnya.

Nama generasi juga berfungsi untuk memperkuat kesatuan dalam keluarga, dan biasanya akan ditentukan oleh kepala keluarga dari garis patriarki.

Misalnya nama kung-Kung saya Tjong Nyi Chai (dalam bahasa hakka/khek).
Terus nama papa saya Tjong Ik Sin (juga dalam bahasa khek).
Terus nama saya Tjong Se Wie (juga dalam bahasa khek).

Silsilah nama Nyi, Ik dan Se itu biasanya sudah disusun oleh nenek moyang, dan sudah diatur 3-7 generasi dibawahnya; Nama silsilah ini biasanya disusun berdasarkan kata-kata syair. Seperti pada contoh diatas, nama-nama ‘Tjong Nyi Chai’, Tjong Ik Sin’, dan ‘Tjong Se Wie’ mungkin menggunakan syair yang bunyinya ‘Nyi Ik Se’.

Jadi jika sudah sampai di akhir syair (‘Se’), maka akan kembali ke kata yang pertama (‘Nyi).

Nama Keluarga, atau Nama Generasi ini biasanya berbentuk sajak/puisi, yang kata awal hingga kata akhirnya TIDAK ADA YANG SAMA. Sehingga dari nama Keluarga, dapat menunjukkan generasi ke berapa dari ‘Keluarga Besar’. Contoh Sajak (telah ditranslate) : “Air Dari Gunung Mengalir Melalui Sungai Menuju Laut”.

Maka, yang nama Keluarganya ‘Laut’ akan memanggil ‘Sungai’ sebagai Kung Kung, karena 3 generasi diatasi ‘Laut’. Bukan karena usia. Panggilan2 kekerabatan seperti ini biasanya berlaku pada pertemuan keluarga besar.

Kalau di kampung halaman leluhur, jika kita bertanya pada tetua disana, hanya dengan menyebut She/Marga dan 3 nama generasi keluarga (kita, papa, kung kung), maka akan ketemu dengan keluarga besar kita disana.

Catatan : Ada pula yang nama tengahnya justru berada di belakang. Contohnya adalah keluarga perenang asal Singapore, Quah Ting Wen (柯婷文; 1992), Quah Zheng Wen (柯政文; 1996), dan Quah Jing Wen (柯静文; 2000).

Loading...

Aturan penamaan Cina di Indonesia : Bolehkah menamai anak kita dengan nama Tionghoa?

Baca juga : Marga Tionghoa di Indonesia

♦ Huruf ketiga baru benar-benar namanya. Yup, hanya 1 huruf! Ibarat nama kecil.

Tapi untuk 2 huruf terakhir itu (padanan nama generasi dan nama sendiri) harus dicarikan huruf yang memiliki makna bagus. Seperti harapan, atau doa, atau hal2 yang bersifat naik/berkembang.

Namun yang unik, sebagian besar etnis Tionghoa yang lahir di tahun 1970-an akhir hingga saat ini bisa dibilang sebagai “lost generation”, alias tidak lagi memiliki nama Tionghoa, apalagi nama generasi/nama silsilah. Ini terjadi akibat gerakan anti China yang dimulai akhir tahun 1965 dan diskriminasi terhadap kaum Tionghoa pada 1998.

B. Bagaimana Seharusnya Memberi Nama Cina (Tionghoa) Pada Anak?

Hal pertama yang harus diingat adalah nama Tionghoa harus selalu di lihat secara keseluruhan. Nama belakang seseorang harus selaras dan saling mendukung dengan 2 nama lainnya. Jika tidak, hasilnya mungkin merupakan kombinasi yang sangat tidak diinginkan!

Misalnya, nama keluarga Qian (錢),  seharusnya tidak diikuti oleh karakter Zhi 只. Karakter “Qian” yang berarti “uang atau kekayaan” dan “Zhi” yang bermakna “berhenti” tidak cocok dipadukan.

Karakter  Yang, Liu, Du, atau Li yang mengandung arti “dahan/pohon”, tidak boleh dikombinasikan dengan karakter seperti Shi 石 atau Tie 铁, karena pohon tidak akan bertumbuh di batu atau besi.

Karakter Wang (王) yang berarti “raja”, seharusnya tidak di kombinasikan dengan kata seperti Dao Zong 倒终, karena nantinya akan terdengar seperti “terbalik” (倒, dao) dan “berakhir” (倒, zong).

karakter Jin (金) yang berarti “emas”, tidak boleh diikuti oleh karakter Huo 火 yang berarti “api”, atau karakter yang bertentangan dengan logam seperti “Shao”.

Selain itu, hindari membuat nama Cina yang bisa terdengar lucu, karena nantinya kelak hanya akan menjadi bahan olokan.

C. Memilih Nama Anak Yang Menguntungkan = Nama Fengshui

Orang Tionghoa sangat meyakini bahwa nama seseorang dapat mempengaruhi takdirnya kelak (kekayaan, kesehatan, keturunan, jabatan). Ketika orang tua memilih nama untuk anak-anaknya, maka ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti mencari karakter huruf yang terdengar menyenangkan, dan secara simbolik bermakna baik.

Prinsipnya, yin yang harus selaras. Kombinasi elemen dalam nama harus menguntungkan. Inilah nama Tionghoa yang berlandaskan pada prinsip2 fengshui.

Interaksi dari masing-masing karakter berkaitan dengan 5 elemen fengshui, tentang bagaimana menghasilan dan menghancurkan. Misalnya, Kayu terbakar untuk menghasilkan Api, yang menghasilkan Tanah, dimana Logam berada. Air muncul sebagai embun pada Logam, dan membantu Kayu untuk tumbuh.

Dalam rangka saling perusakan, Kayu meliputi Bumi; Bumi menyerap Air; Air menghancurkan Api. Kayu dipotong oleh Logam, dan Logam dibakar oleh Api.

5 elemen dalam fengshui

Baca juga : Pemberian Nama Tionghoa Menurut Fengshui Pada Anak

Ketika membuat nama Tionghoa yang baik, penting untuk mengikuti pendekatan sistematis, seperti analisis perhitungan tanggal lahir (Bazi, 八字), yakni terdiri dari 2 angka tanggal, 2 angka bulan, 2 angka tahun, dan 2 angka jam. Ini akan membantu dalam menemukan unsur apa yang hilang. Tambahan dengan menambahkan elemen yang hilang di nama.

Kemudian periksa karakter dan yin yang dari nama keluarga (marga). Dipercaya bahwa 8 karakter yang terdapat pada bazi, merupakan tanda takdir dari seseorang.

Oleh karena itu, penting untuk menganalisis tanggal lahir, untuk mengetahui apakah ada keseimbangan atau kekurangan dalam hal unsur-unsur dalam yin yang seseorang.

Loading...

Jika ada keseimbangan dan harmoni dalam namanya, orang tersebut akan menikmati keberuntungan dan kelak akan membawa kehormatan bagi keluarganya. Namun jika tidak, kelak dia mungkin akan menemui kegagalan, dan bahkan akan memiliki kesehatan yang buruk. Dengan demikian, penting untuk mencari nama keberuntungan, sebuah “mantra” kesetimbangan dan harmoni.

Contoh dalam memberi nama berdasarkan fengshui pada anak :

Jika bayi lahir pada 10 Maret 1943, pukul 04 pagi, kita tahu Elemen kelahirannya adalah Kayu, Air, Api, dan Logam. Adalah baik untuk menambah Elemen Tanah dalam nama si bayi. Jika nama belakangnya diketahui berunsur Api, maka kombinasi elemen terbaik dalam namanya adalah Api – Api – Bumi, atau Api – Bumi – Logam, atau Api – Tanah – Tanah.

Kombinasi elemen seperti ini telah dicatat dan diterapkan oleh para ahli Fengshui Tiongkok sejak berabad-abad yang lalu.

Setelah elemen yang diinginkan dicatat, lanjutkan dengan menganalisis nama generasi (nama tengah) untuk mengetahui elemen, karakter (jenis kelamin yin atau yang), dan jumlah goresan yang akan membentuk huruf/karakter. Bagi orang Tiongkok segala hal tentang angka dan karakter dapat diklasifikasikan ke dalam gender yin atau yang.

Karakter yin dan yang dari seluruh nama harus memiliki keseimbangan, agar seorang bayi bisa tumbuh menjadi manusia yang seimbang dan cerdas. Setelah nama generasi (nama tengah) dianalisis, barulah nama belakang dapat diputuskan.

Setelah unsur dan jenis kelamin yin atau yang ditentukan, jumlah total goresan di seluruh nama harus diperiksa kembali untuk memastikan bahwa itu akan menjadi sebuah nama yang menguntungkan. Seorang ahli Fenghsui kadang mengaitkan nama seseorang, dengan horoskop tahun kelahiran, karena setiap pergantian tahun Imlek selalu dikaitkan dengan simbol binatang, yang memberi akan pengaruh pada mereka-mereka yang terlahir di tahun tersebut.

Akhirnya, nama yang telah disusun itu harus diperiksa kembali, dan memastikan agar ketika diucapkan, tidak terdengar konyol/jelek.

“Di masa lalu, agar bayi dapat tidur nyenyak, orang tua akan menyiapkan bantal kecil yang dibuat khusus untuk anak. Bantal itu akan diisi dengan beras dan biji tauge, dan itu bisa membantu sang bayi untuk tidur nyenyak tanpa terbangun karena kaget.”

D. Penamaan Bayi Berdasarkan Fengshui : Bazi Rule!

Memiliki nama yang baik adalah penting bayi yang baru lahir, karena nama itu dapat mengamankan kesuksesan sang anak untuk masa depannya. Nama yang baik juga dapat meningkatkan hubungan interpersonal seseorang, dan membantu orang tersebut mencapai prestasi dalam kehidupan dengan lebih mudah. Beberapa metode yang digunakan dalam penamaan nama bayi adalah :

Kompatibel dengan Bazi (jam, tanggal, bulan dan tahun lahir) si bayi.
Berdasarkan sistem 3 Kekuatan & 5 Struktur (San Cai Wu Ge).
Kompatibel dengan 81 Angka Ilahi (Divine Number).

Nama Mandarin (nama Cina) akan disesuaikan dengan latar belakang budaya, pendidikan/usaha (keluarga), dan kompatibel dengan keseimbangan 5 elemen, akan membantu sang anak dalam kehidupan akademik, karier, jodoh, kesehatan, dan keberuntungan.

Karakter penamaan bayi/anak paling baik didasarkan pada Kamus Kangxi, atau Emperor Kangxi’s Dictionary; karena didalamnya terdapat ribuan karakter huruf langka yang jarang dipergunakan. Jadi, bayi/anak Anda akan memiliki nama unik dan eksklusif, jauh dari kesan nama pasaran 🙂

Karakter mandarin yang digunakan dalam penamaan adalah mandarin tradisional (tradisional chinese), berdasarkan Kamus Kaisar Kangxi, atau Emperor Kangxi’s Dictionary (Hanzi : 康熙字典; Pinyin : Kāngxī Zìdiǎn) yang jumlah goresannya lebih banyak dan lebih klasik (digunakan Kaisar Kangxi).

Kamus Kangxi sendiri adalah kamus bahasa Tionghoa standar pada abad ke 18 hingga 19. Kaisar Kangxi dari Dinasti Qing (Manchu) memerintahkan penyusunannya pada tahun 1710, dan diterbitkan pada tahun 1716. Kamus ini diberi nama sesuai nama era pemerintahan sang kaisar.

Kamus ini berisi ±47.000 aksara, meskipun sekitar 40% dari mereka hanya merupakan varian grafis. Selain itu, terdapat karakter huruf langka/kuno, dan beberapa di antaranya telah diverifikasi penggunaannya hanya digunakan sekali saja! Hanya sekitar 25% dari aksara-aksara ini yang umum digunakan hingga sekarang.

Perlu diingat! Bahwa jika menggunakan metode penamaan Fengshui, ADA KEMUNGKINAN tidak akan kompatibel (tidak cocok, kurang bagus) dengan nama generasi/nama tengah keluarganya. Penamaan bayi juga harus didasarkan pada 5 elemennya (dimana elemen yang dianggap lemah harus ditambal).

Paket pengerjaan nama mandarin (cina) yang ditawarkan, termasuk bingkai kayu buatan tangan berkualitas tinggi, yang berisi segel tali pusar, nama bayi yang dicetak dan cap, sisir rambut tradisional, foto bayi, dan puisi/poem nama bayi (Ilustrasi : fengshui-republic.com/services/baby-naming)

Oleh karena itu, aspek yang menguntungkan (Xi Yong Shen) si bayi akan diberi penekanan.

Meski demikian, analisis nama bukanlah segalanya! Karena harus disadari bahwa keberuntungan dan kehidupan seseorang tidak sepenuhnya bergantung hanya pada namanya.

Menurut kepercayaan orang Tionghoa, kehidupan seseorang juga dipengaruhi oleh nasib (masih bisa berubah), takdir (sisi mentok, tidak bisa berubah), fengshui dari lingkungan hidupnya, kebajikannya, serta latar belakang pendidikannya.

Loading...

One Response to Cara Memberikan Nama Tionghoa (Nama Cina, Nama Mandarin) Pada Bayi & Anak

  1. Andi says:

    Kak, coba tolong saya untuk mencarikan nama anak laki”, nama nya yg sebelumnya adalah Xiao Men ( Raja Kecil ), dengan marga Saya (Zhan, atau ejaan hokkian Indonesia Tjiam ) apakah bisa jika di pakai lagi untuk nanti? Estimasi untuk lahir di bulan November awal atau Oktober akhir di Tahun ini
    Saya Mohon Balasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *