Ada beberapa hal yang  tidak tepat untuk diberikan kepada sahabat saat Tahun Baru Imlek. Jangan diberikan, kalau Anda tidak menginginkan putusnya tali persahabatan yang sudah terjalin.

Merayakan Tahun Baru Imlek dengan teman2 bisa menjadi hal yang menyenangkan. Tetapi, ketika kesenjangan budayanya besar, akan sangat mudah untuk keliru memberikan hadiah yang salah saat Tahun Baru Imlek.

Di sini, kami telah merangkum beberapa hal yang tidak boleh Anda berikan sebagai hadiah Tahun Baru Imlek, karena makna negatifnya dalam budaya Tiongkok. Pastikan Anda tidak memberikan hadiah yang salah.

Untuk beberapa saran positif lainnya, lihat artikel 5 Tips Hadiah Yang Cocok Untuk Diberikan Pada Saat Imlek.

Item2 yang seharusnya tidak Anda berikan sebagai hadiah Tahun Baru Imlek

1. Jam atau Arloji – Nasib Buruk

Dalam bahasa Mandarin, pelafalan/ucapan ‘memberi jam’ (送钟; Song zhong) terdengar persis seperti kata untuk “mengantar pemakaman” (送终; Song zhong). Dengan demikian, memberikan jam atau arloji adalah pertanda tidak bagus.

Selain itu, jam juga melambangkan waktu yang hampir habis. Ini terutama merupakan pengingat yang tidak nyaman bagi para manula. Memberi jam atau arloji sebagai hadiah adalah larangan terbesar dalam budaya Tiongkok!

2. Apa pun dari kata 4 – Terdengar Seperti Kematian

Dalam bahasa Mandarin, angka empat (四; Shi) terdengar mirip dengan kata kematian (死; Si). Oleh karena itu, apapun yang menampilkan angka 4 dianggap sial. Jangan memberikan hadiah dalam angka kelipatan empat, atau angka lainnya dengan angka empat yang mengikuti,, misalnya 14, 40, 44, dsb.

Itu sebabnya, di gedung2 bertingkat tidak ada lantai 4, atau nomor kamar yang memuat angka 4 di hotel2 Tiongkok, Taiwan dan Hongkong, misalnya. Baca juga 8 Hal Seputar Angka Hoki Dan Angka Sial untuk mengetahui angka2 apa saja yang dikeramatkan.

3. Sepatu – Ide Jahat

Sepatu adalah ide yang buruk untuk hadiah Tahun Baru Imlek, karena kata sepatu (鞋; Xie) terdengar persis seperti kata jahat (邪; Xie). Selain itu, sepatu adalah sesuatu yang Anda injak setiap hari, dan karenanya dipandang sebagai hadiah yang merendahkan.

4. Cermin – Menarik Hantu

Cermin adalah ide yang buruk untuk hadiah di sebagian besar negara2 Asia, karena dipercaya dapat menarik roh hantu. Selain itu, mereka termasuk barang yang mudah pecah, dan jika terjadi itu adalah pertanda buruk!

5. Bunga Putih – Bunga Pemakaman

Bunga putih (seperti melati) umumnya adalah bunga yang dibawa ke pemakaman. Jadi jangan berikan pada saat Tahun Baru Imlek! Ini juga berlaku untuk bunga krisan kuning dan bunga putih lainnya yang melambangkan kematian. Dalam budaya Tionghoa, putih adalah warna perkabungan!

6. Buah Pir – Melambangkan Perpisahan

Pir bukan hadiah yang bagus untuk Tahun Baru Imlek. Memberi buah adalah hal yang baik, tetapi buah pir adalah hal yang tabu. Pelafalan Mandarin untuk buah pir (梨; Li) terdengar sama dengan kata “meninggalkan/berpisah” (离; Li), dan ini dianggap sebagai pertanda tidak bagus.

7. Benda2 Tajam – Seperti Gunting dan Pisau

Memberikan sesuatu yang tajam, seperti pisau atau gunting, adalah pertanda tidak baik, karena dianggap dapat memutuskan atau melukai hubungan dengan pasangan atau orang lain.

8. Warna Hitam atau Putih – Digunakan untuk Pemakaman

Hitam dan putih adalah warna tradisional untuk perkabungan. Jadi hindari hadiah yang sebagian besar berwarna hitam atau putih, bahkan termasuk kertas pembungkus angpau (amplop) yang berwarna putih!

Merah, bagaimanapun, diyakini sebagai warna yang melambangkan keberuntungan. Jadi, merah selalu menjadi pilihan yang bagus untuk amplop atau hadiah.

9. Payung – Putus

Memberi hadiah berupa payung adalah ide yang sangat buruk untuk diberikan sebagai hadiah Imlek, karena dalam Mandarin, payung (伞; San) terdengar seperti kata untuk “putus” (散; San). Memberi seseorang hadiah payung mungkin menyiratkan bahwa Anda akan putus dengannya.

10. Boneka – Memiliki Aura Negatif

Sebagian orang menganggap bahwa boneka kain sebagai benda yang harus dihindari, karena dipercaya dapat menarik roh jahat untuk masuk kesitu.

11. Saputangan – Menyiratkan Selamat Tinggal untuk Selamanya

Orang2 umumnya memberikan sapu tangan di akhir pemakaman sebagai tanda terima kasih, dan merupakan simbol ucapan selamat tinggal untuk selamanya (menghapus air mata). Memberi seseorang hadiah seperti ini menyiratkan Anda mengucapkan selamat tinggal untuk selamanya, dan memutuskan semua ikatan dengannya.

Lain2, seperti dasi, ikat pinggang, dompet. Orang Tiongkok menganggap hal2 seperti dasi, ikat pinggang dan dompet berhubungan dengan hubungan intim. Hal2 ini sering diberikan oleh pacar atau pasangan.

By Herman Tan

One Smile Return to the East. Follow @tionghoainfo untuk info2 terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: eitss, mau apa nih?